Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Demi Dzat yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, tidaklah seseorang dari umat ini baik Yahudi dan Nashrani mendengar tentangku, kemudian dia meninggal dan tidak beriman dengan agama yang aku diutus dengannya, kecuali dia pasti termasuk penghuni neraka." (Shahih Muslim: 218)

Apakah Isa Al-Masih Tuhan atau Siapakah Dia?


“Pernahkah Isa Al-Masih mengatakan ‘Akulah Tuhanmu maka Sembahlah Aku’”? Umat Islam sering mengajukan pertanyaan jujur ini. Bahkan ada banyak orang yang terus bertanya, “Apakah Isa Al-Masih Tuhan?” Alangkah baiknya bila kita dapat mempelajari penjelasan sesuai Kitab Suci Allah supaya mendapatkan jawabannya.

Mengapa Isa Al-Masih Hati-Hati Menyatakan Ketuhanan-Nya

Kafir Kristen pemuja Yesus menulis: Terus terang, tidak ada ayat dalam Alkitab yang persis sama dengan pernyataan di atas. Pasti bila Isa Al-Masih membuka pelayanan-Nya dengan ucapan di atas, pelayanan-Nya akan singkat sekali. Ada dua kemungkinan. Pertama, orang Yahudi akan merajam Isa Al-Masih. Kedua, Ia akan segera ditertawakan dan dicap sebagai “Si tolol dari Nazaret”.

Jawaban Saya: Yesus tidak sekalipun pernah menyatakan dirinya Tuhan dan meminta untuk disembah. Fakta tersebut sudah seharusnya membuat orang-orang kafir pemuja Yesus sadar dan segera meninggalkan keyakinan salah mereka terhadap Yesus. Tetapi nyatanya tidak demikian. Walaupun kafir Kristen pemuja Yesus tahu tidak ada satu pun ayat dalam Bible Perjanjian Baru yang Yesus menyatakan dirinya Tuhan dan meminta disembah, mereka tetap saja menganggap Yesus Tuhan dan menyembah kepadanya. Padahal tidak satu pun kata yang keluar dari mulut Yesus menyatakan dirinya Tuhan. Yesus tidak pernah menyatakan dirinya Tuhan, bukan karena takut dirajam. Karena tanpa menyatakan dirinya Tuhan sekalipun Yesus tetap mati disalib oleh orang-orang Yahudi.  Yesus tidak pernah menyatakan dirinya Tuhan, juga bukan karena takut akan ditertawakan dan di hina orang-orang Yahudi. Karena tanpa Yesus menyatakan dirinya Tuhan sekalipun Yesus tetap jadi bahan tertawaan orang-orang Yahudi dan dihina sebelum mereka menyalibnya. Yesus tidak pernah menyatakan dirinya Tuhan karena memang dia bukan Tuhan.

Dua kemungkinan yang di anggap sebagai alasan mengapa Yesus tidak pernah menyatakan dirinya Tuhan jauh dari kata ilmiah. Itu hanya asumsi kafir Kristen pemuja Yesus yang merasa panik karena kesulitan mempertahankan keyakinan mereka yang sesat. Seandainya benar Yesus tidak pernah mengaku dirinya Tuhan karena merasa takut dengan yang akan diperbuat orang-orang Yahudi, bukankah Yesus mempunyai banyak murid yang kepada mereka, Yesus dapat berkata dirinya Tuhan tanpa ada rasa takut? Tetapi mengapa kepada murid-muridnya Yesus juga tidak pernah menyatakan dirinya Tuhan?

Pernyataan Zakaria, Nabi Yahya dan Rasul Yohanes

Kafir Kristen pemuja Yesus menulis: Yang penting kita dengarkan adalah perkataan malaikat Tuhan kepada Zakaria, ayah dari Nabi Yahya Pembaptis. Yahya yang diutus untuk mempersiapkan kedatangan Isa Al-Masih. “Ia [Yahya Pembaptis] akan mendahului Tuhan dalam roh dan kuasa Elia” (Injil, Rasul Lukas 1:17).

Tiga puluh tahun kemudian Nabi Yahya Pembaptis memulai pelayanannya dan memperkenalkan diri dengan mengutip nubuat-nubuat Nabi Yesaya,“Ada suara yang berseru-seru di padang gurun: Persiapkanlah jalan untuk Tuhan, luruskanlah jalan bagi-Nya” (Injil, Rasul Lukas 3:2). Yahya menggambarkan diri sebagai ‘suara’ saja, tetapi suaranya terang dan jelas – Tuhan datang!

Jawaban Saya: Dengan tidak menyatakan dirinya Tuhan, murid-murid Yesus dan orang-orang beriman yang hidup di masa beliau, tidak pernah menganggap Yesus sebagai Tuhan dan tidak pernah pula menyembahnya. Penyembahan kepada Yesus terjadi jauh setelah berlalu generasi para murid Yesus. Murid-murid Yesus dan orang-orang yang beriman di masa itu menganggap Yesus hanya seorang Nabi utusan Tuhan. Tidak lebih. Itu karena Yesus sendiri menyatakan dirinya sebagai Nabi utusan Tuhan, seperti disebutkan dalam Matius 10:40, Markus 9:37, Lukas 9:48, Yohanes 4:34 dan lain-lain.

Kafir Kristen pemuja Yesus mengutip ayat dari Injil Kristen; dan ia akan berjalan mendahului Tuhan dalam roh dan kuasa Elia untuk membuat hati bapa-bapa berbalik kepada anak-anaknya dan hati orang-orang durhaka kepada pikiran orang-orang benar dan dengan demikian menyiapkan bagi Tuhan suatu umat yang layak bagi-Nya." (Lukas 1:17)

Ayat di atas menyatakan bahwa Yohanes Pembaptis akan berjalan mendahului Tuhan. Kata “Tuhan” pada terjemahan ayat ini berasal dari bahasa Yunani “autou” yang berarti “dia” atau “mereka”. Di terjemahan Bible bahasa Inggris disebut “him” bukannya “God”.

Selanjutnya; seperti ada tertulis dalam kitab nubuat-nubuat Yesaya: Ada suara yang berseru-seru di padang gurun: Persiapkanlah jalan untuk Tuhan, luruskanlah jalan bagi-Nya. (Lukas 3:4)

Ayat di atas menyebutkan nubuat Yesaya untuk mempersiapkan jalan untuk Tuhan. Kata “Tuhan” pada terjemahan ayat ini berasal dari bahasa Yunani “kuriou”, yang kata tersebut tidak memiliki padanan dalam bahasa Indonesia. Maka sangat salah apabila diterjemahkan menjadi Tuhan. Kuriou dapat diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris menjadi “Lord” atau diterjemahkan ke bahasa Jawa menjadi “Gusti”.

Dalam ayat-ayat Injil Kristen lainnya justru sangat jelas menubuatkan Yesus sebagai seorang utusan Tuhan. Utusan Tuhan inilah yang jalannya dipersiapkan oleh Yohanes Pembaptis pada Lukas 1:17 dan  Lukas 3:2. Namun sayang sekali kafir Kristen pemuja Yesus tidak sekalipun mengutipnya. Perhatikan;

Karena tentang dia ada tertulis: Lihatlah, Aku menyuruh utusan-Ku mendahului Engkau, ia akan mempersiapkan jalan-Mu di hadapan-Mu. (Matius 11:10) 

Seperti ada tertulis dalam kitab nabi Yesaya: "Lihatlah, Aku menyuruh utusan-Ku mendahului Engkau, ia akan mempersiapkan jalan bagi-Mu; (Markus 1:2)

Karena tentang dia ada tertulis: Lihatlah, Aku menyuruh utusan-Ku mendahului Engkau, ia akan mempersiapkan jalan-Mu di hadapan-Mu. (Lukas 7:27)

Siapakah Tuhan ini? Tidak lain daripada Isa Al-Masih, Tuhan yang turun dari surga.

Kafir Kristen pemuja Yesus menulis: Rasul Yohanes mulai dengan berita yang sama.“Pada mulanya adalah Firman, Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah. Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi” (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:1-2).

Kemudian, “Firman itu telah menjadi manusia, dan diam diantara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya”(Injil, Rasul Besar Yohanes 1:14).

Jawaban Saya: Kafir Kristen pemuja Yesus menganggap Yohanes 1:1-2 dan ayat 14 sebagai dalil bahwa Yesus adalah Tuhan yang turun dari Sorga. Ayat-ayat tersebut memang menjadi primadona kafir Kristen dalam usaha mereka menyesatkan manusia. Padahal Yohanes 1:1-14 sudah di akui sendiri oleh banyak sarjana Kristen bahwa ayat-ayat tersebut berasal dari hymne Platonis yang diperkenalkan oleh Philo dari Alexandria. Blog ini sudah sering membahasanya. Anda dapat mengetikkan kata “Logos” di pencarian blog ini dan tekan enter.

Apakah Isa Al-Masih Tuhan? Lihat Kuasa-Nya!

Kafir Kristen pemuja Yesus menulis: Jika Anda masih ragu-ragu bahwa Isa Al-Masih adalah Tuhan, tolong baca semua pernyatan Isa berikut:

1) Berkuasa mengampuni dosa?“Supaya kamu tahu, bahwa di dunia in Anak Manusia berkuasa mengampuni dosa” (Injil, Rasul Besar Matius 9:6).

2) Berkuasa membangkitkan orang mati? “Sebab sama seperti Bapa membangkitkan orang-orang mati dan menghidupkannya, demikian juga Anak menghidupkan barangsiapa yang dikehendaki-Nya” (Injil, Rasul Besar Yohanes 5:21). Contoh Lazarus, teman Isa Al-Masih dibangkitkan. Lihatlah Injil Yohanes, pasal 11.

3) Berkuasa memberikan hidup yang kekal? “Sama seperti Engkau (Bapa) telah memberikan kepada-Nya kuasa atas segala yang hidup, demikian pula Ia akan memberikan hidup yang kekal kepada semua yang telah Engkau berikan kepada-Nya” (Injil, Rasul Besar Yohanes 17:2).

5) Berkuasa datang dalam kemuliaan Bapa-Nya?“Sebab Anak Manusia akan datang dalam kemuliaan Bapa-Nya diiringi malaikat-malaikat-Nya” (Injil, Rasul Besar Matius 16:27).

6) Berkuasa mengutus malaikat-malaikat-Nya? “Anak Manusia akan menyuruh malaikat-malaikat-Nya dan mereka akan mengumpulkan segala sesuatu yang menyesatkan dan semua orang yang melakukan kejahatan dari dalam Kerajaan-Nya” (Injil, Rasul Besar  Matius 13:41).

7) Berkuasa membalas setiap orang? “Sebab Anak Manusia akan datang dalam kemuliaan Bapa-Nya diiringi malaikat-malaikat-Nya, pada waktu itu Ia akan membalas setiap orang menurut perbuatannya” (Injil, Rasul Besar Matius 16:27).

Pernyataan-Pernyataan Isa Al-Masih Lain yang Sangat Mengherankan

“Kata Yesus [Isa Al-Masih] kepada mereka, ‘Jikalau Allah adalah Bapamu, kamu akan mengasihi Aku, sebab Aku keluar dari Allah’” (Injil, Rasul Besar Yohanes 8:42).

“Abraham bapamu bersukacita bahwa Ia akan melihat hari-Ku dan Ia telah melihatnya dan ia bersukacita. Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sebelum Abraham jadi, Aku telah ada!” (Injil, Rasul Besar Yohanes 8:56, 58).

 “Tidak ada seorangpun yang telah naik ke sorga, selain dari pada Dia yang telah turun dari sorga, yaitu Anak Manusia [Isa]” (Injil, Rasul Besar Yohanes 3:13).

“Hanya Dia yang datang dari Allah, Dialah yang telah melihat Bapa [Allah]” (Injil, Rasul Besar Yohanes 6:46).

 “Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi” (Injil, Rasul Besar Matius 28:18).

“Jangan takut! Aku adalah Yang Awal dan Yang Akhir, dan Yang Hidup. Aku telah mati, namun lihatlah, Aku hidup, sampai selama-lamanya dan Aku memegang segala kunci maut dan kerajaan maut” (Injil, Kitab Wahyu 1:18).

“Kata Yesus [Isa Al-Masih] kepadanya, ‘Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa [Allah], kalau tidak melalui Aku’” (Injil, Besar Rasul Yohanes 14:6).

Siapakah Isa? Sesudah kebangkitan Isa Al-Masih, Rasul Tomas melihat-Nya dan berkata: “Ya Tuhanku dan Allahku!” (Injil, Rasul Besar Yohanes 20:28).

Jawaban Saya: Kafir Kristen pemuja Yesus mengatakan bahwa Yesus yang mereka puja memiliki kuasa ilahiah. Kafir Kristen pemuja Yesus menyebut banyak contoh perbuatan dan perkataan Yesus dalam banyak ayat, yang mereka anggap hanya Tuhan yang dapat melakukan dan mengatakannya. Kali ini saya tidak akan menjawab dengan memberi penjelasan per ayat seperti biasanya. Selain karena sebagian besar telah terjawab di blog ini, kali ini saya ingin memberi jawaban secara global, yang saya harap akan dapat mencairkan akal kafir Kristen pemuja Yesus yang selama ini beku. Semoga kafir Kristen pemuja Yesus dapat memperdayakan akalnya dengan lebih baik.

Kafir Kristen pemuja Yesus mengutip banyak ayat yang berisi perbuatan dan perkataan Yesus yang mereka anggap bukti ketuhanan Yesus. Saat Yesus melakukan banyak mukjizat, dia berada di depan banyak orang. Bukan hanya orang-orang yang beriman kepadanya saja, orang-orang kafir juga ikut menyaksikan Yesus melakukan mukjizat. Ketika Yesus melakukan mukjizat, muncul berbagai reaksi dari orang-orang yang melihat mukjizat Yesus. Orang-orang kafir menuduh Yesus melakukan sihir dengan kuasa penghulu setan (Matius 9:34). Bagaimana dengan orang-orang yang beriman kepada Yesus? Apa reaksi mereka saat melihat mukjizat Yesus? Apakah mereka menganggap mukjizat Yesus sebagai bukti ketuhanannya? Apakah mereka sujud menyembah Yesus saat melihat Yesus melakukan mukjizat? Apakah kemudian mereka memanggil-manggil Yesus dengan berkata; “Allahku yang turun dari sorga”? tidak! Sama sekali tidak! Orang-orang beriman yang secara langsung melihat Yesus melakukan mukjizat, tidak pernah sama sekali menganggap Yesus sebagai Tuhan. Karena mereka tahu Allah yang melakukan mukjizat dan Yesus hanya jadi perantara (Kisah Rasul 2:22). Mereka memuji Allah setelah Yesus memperlihatkan mukjizat, bukan menyembah Yesus (Lukas 18:43). Mereka yang secara langsung melihat Yesus melakukan mukjizat, menganggap Yesus hanya seorang Nabi (Matius 21:11).

Tidak berbeda dengan ucapan-ucapan Yesus yang oleh kafir Kristen di anggap sebagai bukti ketuhanannya. Yesus berkata-kata dan berucap di depan banyak orang atau berbicara kepada murid-muridnya sendiri. Apakah ketika Yesus berkata bahwa dia akan memerintahkan Malaikat atau diberi kuasa di sorga dan di bumi, dan semacamnya. Apakah orang-orang beriman menjadikan ucapan Yesus tersebut sebagai bukti ketuhanannya? Apakah mereka sujud menyembah Yesus setelah mendengar apa yang dikatakan oleh Yesus? Apakah kemudian mereka memanggil-manggil Yesus dengan berkata; “Allahku yang turun dari sorga”? tidak! Sama sekali tidak! Orang-orang beriman yang secara langsung mendengar Yesus berkata-kata tidak pernah sama sekali menganggap Yesus sebagai Tuhan. Jika kalian berkata, “murid-murid Yesus dan semua orang yang melihat Yesus bermukjizat atau mendengar perkataan-perkataannya, tidak mengenal siapa Yesus sesungguhnya walaupun mereka melihat dan mendengar”. Itu berarti kalian telah menuduh murid-murid Yesus dan banyak orang yang melihat mukjizat dan mendengar ucapan Yesus secara langsung sebagai orang-orang bodoh.

Jika murid-murid Yesus dan orang-orang beriman yang melihat secara langsung Yesus melakukan mukjizat dan mendengar langsung ucapan-ucapan Yesus tidak pernah menganggap Yesus sebagai Tuhan, bagaimana kalian yang tidak pernah melihat secara langsung Yesus bermukjizat dan tidak pernah mendengar secara langsung Yesus berucap, menjadikan Yesus sebagai Tuhan karena mukjizat yang dia lakukan atau ucapan yang pernah dia ucapkan? Ke mana akal kalian selama ini?! Orang-orang yang hidup semasa Yesus hidup tentu lebih mengenal Yesus dari pada kalian yang hidup lebih dari 2000 tahun setelahnya. Jangan coba-coba menyangkut pautkan keyakinan kalian yang salah tersebut dengan Roh Kudus. Roh Kudus sudah terlalu sering kalian jadikan kedok untuk menutupi keyakinan kalian yang rusak.    

Siapakah Isa Al-Masih? Apakah Isa Al-Masih Tuhan?

Kafir Kristen pemuja Yesus menulis: Bagaimana mungkin menarik kesimpulan lain? Apakah kita masih bertanya, “apakah Isa Al-Masih Tuhan atau siapakah Dia?” Tentu jawabannya sudah jelas, bukan? Isa adalah Tuhan!

Tinggal satu pertanyaan lagi, dan pertanyaan yang terpenting: Sudahkah Anda menerima Isa Al-Masih sebagai Tuhan dan Allahmu? Bila belum, hubungi kami untuk belajar lebih lanjut.

Jawaban Saya: Murid-murid Yesus dan semua orang yang beriman di zaman Yesus hidup, mereka melihat langsung Yesus bermukjizat dan mendengar langsung Yesus berkata-kata. Tidak seorang pun dari mereka yang menjadikan Yesus sebagai Tuhan dan menyembahnya karena mukjizat yang dia lakukan atau ucapan yang dia ucapkan. Jika ada yang menjadikan Yesus sebagai Tuhan dan menyembah kepadanya, tentu merekalah orang pertama yang melakukannya, karena mereka jauh lebih mengenal Yesus dari siapa pun. Bukan orang yang hidup ratusan tahun setelahnya atau orang yang hidup setelah 2000 tahun seperti kalian kafir Kristen pemuja Yesus. Pemujaan terhadap Yesus tidak terjadi di masa Yesus hidup atau di awal-awal kekristenan. Pemujaan terhadap Yesus terjadi setelah ratusan tahun. Setelah munculnya orang-orang sesat yang ghuluw (berlebihan) dalam menghormati Yesus. Kami umat Islam lebih percaya dengan orang-orang beriman yang hidup sezaman dengan Yesus dari pada kepada kalian yang hidup lebih dari 2000 tahun setelahnya.   

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Apakah Isa Al-Masih Tuhan atau Siapakah Dia?"

Post a Comment

Pastikan komentar anda tidak keluar dari topik, seperti menjawab atau menyanggah isi postingan. Komentar di luar itu tidak akan pernah ditayangkan.