Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Demi Dzat yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, tidaklah seseorang dari umat ini baik Yahudi dan Nashrani mendengar tentangku, kemudian dia meninggal dan tidak beriman dengan agama yang aku diutus dengannya, kecuali dia pasti termasuk penghuni neraka." (Shahih Muslim: 218)

Berapa Hal Yang Harus Mukmin Lakukan Untuk Menghapus Semua Dosa?


Anda, sebagai orang beragama, pasti pernah bertanya: “apa yang harus saya lakukan untuk menghapus semua dosa saya?” Pertanyaan itu sangat penting!

Namun, mungkin Anda masih belum tahu jawaban yang pasti. Barangkali, Anda pernah mendengar beberapa jawaban berbeda dan kurang tahu mana yang benar. Setelah membaca artikel ini, Anda akan tahu cara yang benar untuk menghapus semua dosa Anda.

Mengapa Cara Menghapus Dosa Penting?

Kafir Kristen pemuja Yesus menulis: Sebelum mencari jawaban untuk pertanyaan di atas, kita harus memahami mengapa semua dosa kita harus dihapus. Setiap orang beragama sudah tahu bahwa dosa tidak baik. Tetapi, mengapa demikian?

Pertama, Allah Maha Suci dan tidak memperbolehkan dosa di hadapan-Nya. “. . . Allah tidak menyukai orang-orang yang selalu berkhianat lagi bergelimang dosa” (Qs 4:107).

Kedua, dosa memisahkan kita dari Allah. “Tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar, ialah segala dosamu” (Kitab Allah, Nabi Besar Yesaya 59:2). Jadi, semua dosa kita harus dihapus jika mau diterima Allah dan masuk surga.

Jawaban Saya: Kafir Kristen pemuja Yesus mengatakan bahwa Allah Maha Suci dan tidak membolehkan dosa di hadapan-Nya. Tetapi menurut “kitab suci” yang mereka imani, Iblis dapat bertemu dengan Tuhan dan bercakap-cakap dengan-Nya. Padahal Iblis adalah bapa moyangnya dosa. Sebagaimana ayat berikut ini;

Pada suatu hari datanglah anak-anak Allah menghadap TUHAN dan di antara mereka datanglah juga Iblis.  Maka bertanyalah TUHAN kepada Iblis: "Dari mana engkau?" Lalu jawab Iblis kepada TUHAN: "Dari perjalanan mengelilingi dan menjelajah bumi." Lalu bertanyalah TUHAN kepada Iblis: "Apakah engkau memperhatikan hamba-Ku Ayub? Sebab tiada seorang pun di bumi seperti dia, yang demikian saleh dan jujur, yang takut akan Allah dan menjauhi kejahatan." (Ayub 1:6-8)

Kafir Kristen pemuja Yesus menjawab: “Allah itu memang maha kudus, tapi Dia juga maha kasih. Kekudusan-Nya menuntut dosa sekecil apa pun untuk dihukum. Kasih Allah menyebabkan Dia tidak dapat membenci pribadi-pribadi yang menjadi musuh-Nya. Untuk memahami hal ini, mari kita lihat sifat-sifat Allah pada Isa Al-Masih. Jelas Isa Al-Masih tidak hanya mengasihi kawan tetapi juga lawan-Nya.

Kamu telah mendengar firman: Kasihilah sesamamu manusia dan bencilah musuhmu. Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu (Injil, Rasul besar Matius 43-44).”

Kafir Kristen pemuja Yesus mengatakan bahwa selain maha kudus, Allah juga maha kasih. Kekudusan-Nya menuntut dosa sekecil apa pun untuk dihukum. Kasih Allah menyebabkan Dia tidak dapat membenci pribadi-pribadi yang menjadi musuh-Nya. Dengan kata lain, Iblis yang bapanya segala dosa dapat bertemu dan bercakap-cakap dengan Allah karena maha kasih-Nya. Tentu manusia yang dosanya tidak seberapa dibanding Iblis, akan dapat lebih Allah kasihi daripada Iblis. Lalu untuk apa manusia yang berdosa harus menerima Yesus sebagai Tuhan dan juruselamat untuk menyucikan dirinya dari dosa? Blunder!

Cara Menghapus Semua Dosa Menurut Islam

Kafir Kristen pemuja Yesus menulis: Ketika mencari jawaban untuk cara menghapus dosa menurut ajaran Islam, saya menemukan 17 cara yang berbeda! Di antaranya:

Bertaubat, Berhenti melakukan perbuatan dosa besar, Istighfar, Berbuat amal kebaikan, Amalan kebaikan untuk orang yang meninggal, Memohon syafaat Nabi Islam, Perbanyak sedekah, Sholat, Menjaga wudhu, Puasa, Naik Haji, Meninggal/tewas di jalan Allah (Abdullah Bin Al-Mubarak)

Waduh! Bagaimana seseorang bisa mengingat dan melaksakan semuanya dengan baik? Seandainya seseorang rajin melakukan semua amalan di atas, adakah jaminan mereka akan masuk surga?

Jawaban Saya: Tidak ada cara yang berbeda untuk menghapus dosa dalam Islam, apalagi sampai dengan 17 cara. Kafir Kristen pemuja Yesus saja yang tidak paham dengan penghapusan dosa dalam Islam. Dosa dalam Islam dapat terhapus dengan cara seorang yang telah berbuat dosa bertaubat kepada Allah Azza wa Jalla dengan sebenar-benarnya taubat. Setelah bertaubat hendaklah ia memperbanyak amalan-amalan shaleh, sebagaimana dahulu ia banyak melakukan kemaksiatan. Amal shaleh dalam Islam sangat banyak, seperti Shalat, Puasa, Zakat, Haji dan umrah, shadaqah, berqurban, membaca Al-Qur’an, berzikir, berbakti kepada orang tua, menyantuni fakir miskin dan lain-lain. Mengisi hari-hari dengan amal-amal Shaleh sangat penting bagi seorang Muslim, lebih-lebih bagi mereka yang telah bertaubat. Amal-amal Shaleh yang dilakukan akan mendekatkan diri seorang hamba kepada Rabb-nya, dapat menggugurkan kesalahan (dosa kecil) dan dapat menjadi sebab dirinya masuk surga sebagaimana yang Allah Azza wa Jalla janjikan.

Tidak ada sesuatu yang berat dilakukan oleh seorang Muslim dengan amal Shalehnya, apalagi kalau hanya mengingatnya. Amal Shaleh dalam Islam ada banyak. Seorang Muslim dapat memilih amalan-amalan sunnah yang mudah dilakukan dan sesuai kemampuannya. Ada banyak kemudahan-kemudahan dalam beribadah dalam Islam yang tidak diketahui oleh kalian kafir Kristen pemuja Yesus. Sehingga kafir Kristen pemuja Yesus mengira beribadah dalam Islam itu berat, padahal kami sendiri tidak merasa begitu.

Telah menceritakan kepada kami Ismail Telah menceritakan kepadaku Malik dari Abu Zinad dari Al A'raj dari Abu Hurairah dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Biarkanlah apa yang aku tinggalkan untuk kalian, hanyasanya orang-orang sebelum kalian binasa karena mereka gemar bertanya dan menyelisihi nabi mereka, jika aku melarang kalian dari sesuatu maka jauhilah, dan apabila aku perintahkan kalian dengan sesuatu maka kerjakanlah semampu kalian." (Shahih Bukhari: 6744)

Apakah 17 Atau Satu Cara Menghapus Dosa?

Kafir Kristen pemuja Yesus menulis: Sebenarnya, hanya ada satu hal, bukan 17 hal, yang kita harus lakukan untuk menghapus semua dosa. Satu saja! Itu apa?

Allah menjamin untuk mengampuni dosa setiap orang yang mengakui dosanya dan percaya kepada Isa Al-Masih. Karena Isa sudah menanggung dosanya.

Kitab Allah menyatakan, “Tentang Dialah [Isa Al-Masih] semua nabi bersaksi, bahwa barangsiapa percaya kepada-Nya [Isa Al-Masih], ia akan mendapat pengampunan dosa oleh karena nama-Nya” (Injil, Kisah Para Rasul 10:43)

Allah tidak mau membebankan manusia, tapi ingin memberi kelegaan (Injil, Rasul Besar Matius 11:28-30).

Jawaban Saya: Kafir Kristen pemuja Yesus mengatakan bahwa hanya ada satu hal untuk menghapus semua dosa, yaitu mengakui dosa dan percaya kepada Yesus. Itu dua hal, bukan satu hal. Percaya kepada Isa ‘alaihis salam sebelum beliau di angkat ke langit, tidaklah sama dengan percaya Isa ‘alaihis salam pada saat ini. Percaya kepada Isa ‘alaihis salam sebelum beliau di angkat ke langit, berarti harus beriman kepada Tuhan Yang Esa dan menyembahnya, serta mendengar dan menjalankan ajaran Isa ‘alaihis salam sebagai Nabi dan Rasul Allah. Sedangkan percaya kepada Isa ‘alaihis salam atau Yesus pada saat ini, berarti harus meyakini bahwa Tuhan terdiri dari tiga pengata diri, yang ketiganya sehakikat. Percaya kepada Isa ‘alaihis salam atau Yesus pada saat ini, juga berarti harus menjadikan Isa ‘alaihis salam atau Yesus sebagai Tuhan sekaligus korban tebusan. Percaya kepada Isa ‘alaihis salam atau Yesus pada saat ini, juga berarti harus meninggalkan ajaran-ajaran Isa ‘alaihis salam atau Yesus dan mengikuti ajaran-ajaran Paulus. Percaya kepada Isa ‘alaihis salam atau Yesus pada saat ini, berarti anda telah siap untuk menjadi penghuni neraka dan kekal di dalamnya;

Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya Allah ialah Al Masih putera Maryam", padahal Al Masih (sendiri) berkata: "Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu." Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolong pun(Al Maa'idah: 72)

Sesungguhnya orang-orang yang kafir yakni ahli Kitab (Yahudi dan Nasrani) dan orang-orang yang musyrik (akan masuk) ke neraka Jahannam; mereka kekal di dalamnya. Mereka itu adalah seburuk-buruk makhluk(Al Bayyinah: 6)

Telah menceritakan kepada kami Yunus bin Abdul A'la telah mengabarkan kepada kami Ibnu Wahab dia berkata, telah mengabarkan kepadaku Amru bahwa Abu Yunus telah menceritakan kepadanya, dari Abu Hurairah dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, bahwa beliau bersabda: "Demi Dzat yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, tidaklah seseorang dari umat ini baik Yahudi dan Nashrani mendengar tentangku, kemudian dia meninggal dan tidak beriman dengan agama yang aku diutus dengannya, kecuali dia pasti termasuk penghuni neraka." (Shahih Muslim: 218)

Kafir Kristen pemuja Yesus mengutip Injil Matius yang di dalamnya Yesus mengundang semua orang yang letih lesu untuk belajar padanya dengan memikul kuk yang di pasang oleh Yesus. Kuk dari Yesus dikatakan oleh pengarang Injil Matius sebagai lebih enak dan ringan (Matius 11:29-30). Namun ayat tersebut terbantahkan oleh ucapan Yesus lainnya dalam Injil Matius juga. Perhatikan ayat-ayat berikut;

Masuklah melalui pintu yang sesak itu, karena lebarlah pintu dan luaslah jalan yang menuju kepada kebinasaan, dan banyak orang yang masuk melaluinya; karena sesaklah pintu dan sempitlah jalan yang menuju kepada kehidupan, dan sedikit orang yang mendapatinya." (Matius 7:13-14)

Yesus dalam Matius 7:13-14 menyatakan pintu yang lebar dan jalan yang luas adalah yang menuju kebinasaan. Sementara jalan yang menuju kehidupan, pintunya sesak dan sempit jalannya. Yesus perintahkan untuk melalui pintu yang sesak dan jalan yang sempit karena akan menuju kehidupan. Yesus mengajarkan, agama yang membawa ke surga adalah agama yang membuat letih orang yang melaluinya. Sementara agama yang membawa ke neraka adalah agama yang enak dan ringan untuk dilalui. Pernyataan Yesus yang ada dalam ayat-ayat ini bertentangan dengan ayat yang dikutip oleh kafir Kristen pemuja Yesus dan sepertinya Yesus sudah ditabok dengan ucapannya sendiri.

Anda Tidak Harus Gelisah Lagi!

Kafir Kristen pemuja Yesus menulis: Jadi, Anda tidak harus lagi gelisah tentang dosa! Isa Al-Masih akan menghapus semua dosa Anda – di masa lalu, masa kini, dan masa depan. Anda bisa langsung ke surga setelah meninggal.

Saya sudah bertobat dan memutuskan untuk percaya kepada Isa Al-Masih. Saya mengundang Anda untuk juga percaya. Silakan hubungi kami jika Anda ingin mempercayai Isa hari ini!

Jawaban Saya: Kafir Kristen pemuja Yesus mengatakan agar kita tidak harus lagi gelisah tentang dosa. Kami umat Islam tidak pernah gelisah tentang dosa bagaimana kami akan menghapusnya. Karena dalam Islam diajarkan apa yang harus kami lakukan apabila terlanjur berbuat dosa. Yaitu dengan bertaubat dengan sungguh-sungguh kepada Allah Azza wa Jalla, beristiqfar kepada-Nya, serta memperbanyak amalan-amalan Shaleh. Selain dapat mendekatkan diri kepada Allah Azza wa Jalla, amalan-amalan Shaleh juga dapat menghapus dosa-dosa kecil yang kami lakukan, sehingga tidak menutupi hati dan berkarat. Percaya kepada Nabi Isa ‘Alaihis salam atau Yesus hari adalah mempercayai Yesus sebagai Tuhan dan juruselamat, menyembah kepada Yesus, padahal seharusnya hanya kepada Allah Azza wa Jalla saja manusia beribadah. Sebagaimana Nabi Isa ‘Alaihis salam atau Yesus dan semua Nabi dalam Bible dan Al-Qur’an mengajarkan untuk menyembah hanya kepada Allah Azza wa Jalla semata.

Percaya adanya Tuhan selain Allah Azza wa Jalla dan menyembah kepadanya adalah perbuatan syirik, kufur akbar. Orang-orang yang berbuat syirik seperti ini akan masuk neraka dan tidak akan pernah keluar untuk selamanya. Persis seperti yang dilakukan oleh kafir Kristen pemuja Yesus. Mereka menganggap Yesus sebagai Tuhan dan menyembah kepadanya, padahal Yesus bukanlah Tuhan yang harus disembah. Oleh Al-Qur’an orang-orang Kristen di cap sebagai kafir dan telah dipastikan tempat mereka semua di neraka. Kafir Kristen pemuja Yesus berbuat syirik dengan menjadikan Yesus sebagai Tuhan dan menyembah kepadanya. Itu dosa besar yang paling besar, yang Allah Azza wa Jalla tidak akan pernah mengampuni pelakunya. Namun dengan perbuatan syirik yang mereka lakukan, kafir Kristen pemuja Yesus merasa dirinya telah suci dari dosa dan akan langsung masuk surga setelah meninggal. Mereka telah tertipu oleh syaitan dan mencoba untuk menipu manusia lainnya.  

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Berapa Hal Yang Harus Mukmin Lakukan Untuk Menghapus Semua Dosa?"

Post a Comment

Pastikan komentar anda tidak keluar dari topik, seperti menjawab atau menyanggah isi postingan. Komentar di luar itu tidak akan pernah ditayangkan.