Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Demi Dzat yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, tidaklah seseorang dari umat ini baik Yahudi dan Nashrani mendengar tentangku, kemudian dia meninggal dan tidak beriman dengan agama yang aku diutus dengannya, kecuali dia pasti termasuk penghuni neraka." (Shahih Muslim: 218)

Apakah Allah Menghukum Orang Yahudi dan Nasrani di Neraka?


Dalam kebanyakan agama terdapat ajaran mengenai surga dan neraka. Surga merupakan tempat yang indah. Neraka merupakan tempat yang mengerikan. Beberapa hadits menuliskan bahwa di antara orang Muslim akan ada yang Allah selamatkan dari neraka. Allah menghukum orang Yahudi dan Nasrani sebagai penggantinya. Apakah benar demikian?

Allah Menghukum Orang Yahudi Dan Nasrani Sebagai Pengganti Muslim di Neraka

Kafir Kristen pemuja Yesus menulis: Beberapa hadits menjelaskan Allah menyelamatkan Muslim dengan mengangkat dosa mereka. Lalu Dia menimpakannya kepada orang Yahudi dan Nasrani. Maka, Allah dengan rahmat-Nya memperbolehkan orang tersebut masuk ke sorga. Sementara orang Yahudi dan Nasrani di neraka menggantikan mereka.

“Akan datang Hari Kebangkitan, Allah akan menyelamatkan setiap Muslim dengan mengorbankan seorang Yahudi atau Nasrani sebagai korban pengganti di neraka jahanam” (Sahih Muslim, Buku 37, no. 6665).

Jawaban Saya: Kafir Kristen pemuja Yesus mengutip yang mereka katakan dari Shahih Muslim. Dikatakan, dalam Hadits tersebut dinyatakan Allah akan menyelamatkan setiap Muslim dengan mengkorbankan seorang Yahudi atau Nasrani sebagai korban pengganti di neraka. Kafir Kristen pemuja Yesus sepertinya menambahkan kata “mengkorbankan” dan “korban pengganti” pada Hadits kutipannya, sementara pada Hadits yang dimaksud tidak ada kata-kata tersebut. Perhatikan Hadits-Hadits berikut ini;

Telah menceritakan kepada kami Abu Bakr bin Abu Syaibah telah menceritakan kepada kami Abu Usamah dari Thalhah bin Yahya dari Abu Burdah dari Abu Musa dia berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah bersabda: 'Pada hari kiamat kelak, Allah Subhanahu wa Ta'ala akan menyerahkan seorang Yahudi ataupun seorang nasrani kepada setiap orang muslim. Kemudian Allah Subhanahu wa Ta'ala akan berkata; 'Inilah penebusmu dari siksa api neraka. (Shahih Muslim: 4969)

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin 'Amru bin 'Abbad bin Jabalah bin Abu Rawwad Telah menceritakan kepada kami Harami Ibnu 'Umarah telah menceritakan kepada kami Syaddad Abu Thalhah Ar Rasibi dari Ghailan bin Jarir dari Abu Burdah dari bapaknya dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam beliau bersabda: Di hari kiamat kelak, sekelompok dari kaum muslimin akan datang membawa dosa mereka sebesar gunung. Lalu Allah mengampuni dosa-dosanya, kemudian dibebankan-Nya kepada orang-orang Yahudi dan nasrani. (Itu menurut perkiraanku). Rauh berkata; 'aku tidak tahu dari siapa keraguan ini.' Abu Burdah berkata; Maka hal ini aku ceritakan kepada Umar bin Abdul Aziz. Lalu dia bertanya; 'Apakah Bapakmu menceritakan hal ini dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam? aku menjawab; 'Ya.' (Shahih Muslim: 4971)

Telah menceritakan kepada kami Abu Usamah dari Thalhah bin Yahya dari Abu Burda dari Abu Musa ia berkata; Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda: “kelak pada hari kiamat setiap muslim akan diserahi seorang laki-laki dari ahlul milal (pemeluk-pemeluk agama lain) dan (Allah berfirman) padanya, ini adalah tebusanmu dari api neraka. (Musnad Ahmad: 18839)

Telah menceritakan kepada kami Usamah dari Thalhah bin Yahya dari Abu Burda dari Abu Musa ia berkata; Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda: “apabila hari kiamat terjadi, setiap mukmin muslim akan diserahi seorang laki-laki dari ahlul milal (pemeluk-pemeluk agama lain) , lalu dikatakanlah kepadanya, ini adalah tebusanmu dari api neraka. (Musnad Ahmad: 18844)

Muslim Bertanggung-jawab atas Hidupnya Sendiri

Kafir Kristen pemuja Yesus menulis: Ajaran mengenai Allah menghukum orang Yahudi dan Nasrani sebagai pengganti Muslim, perlu kita kaji lebih mendalam. Beberapa ayat Al-Quran (Qs. 3:25, 14:51; 20:15; 45:22) mengajarkan setiap orang bertanggung-jawab atas perbuatan baik dan buruk yang dilakukan semasa hidupnya. Apakah ajaran ini sesuai dengan ajaran di hadits, dimana Allah menimpakan dosa Muslim kepada orang Yahudi dan Nasrani?

Jawaban Saya: Kafir Kristen pemuja Yesus mengatakan Hadits tentang orang-orang Yahudi dan Nasrani yang menjadi tebusan seorang Muslim di neraka, perlu dikaji lebih mendalam karena mereka menganggap bertentangan dengan beberapa ayat Al-Qur’an. Di antaranya surah Ali 'Imran: 25, Ibrahim: 51, Thaahaa: 15, Al-Jaatsiyah: 22. Ayat-ayat Al-Qur’an tersebut mengajarkan setiap orang bertanggung jawab atas perbuatannya sendiri dan sama sekali tidak bertentangan dengan Hadits Shahih yang dimaksud. Karena dijadikannya orang-orang Yahudi dan Nasrani sebagai tebusan seorang Muslim adalah balasan atas kekafiran mereka selama hidup di dunia.

Kafir Kristen pemuja Yesus mengatakan pada Hadits-Hadits di maksud di atas, Allah SWT menimpakan dosa Muslim kepada orang Yahudi dan Nasrani. Itu anggapan yang tidak benar. Bukan dosa Muslim ditimpakan kepada orang Yahudi dan Nasrani, tetapi yang benar orang-orang Yahudi dan Nasrani akan menggantikan seorang Muslim dari api neraka. Bahkan dalam Shahih Muslim: 4971 di atas, Allah SWT terlebih dahulu mengampuni dosa-dosa muslimin, kemudian orang-orang Yahudi dan Nasrani ditempatkan di neraka sebagai tebusan bagi Muslimin. Kalau dosa-dosa Muslimin telah diampuni oleh Allah SWT, lalu dosa mana lagi yang masih bisa ditimpakan kepada orang-orang Yahudi dan Nasrani. Tempat di neraka yang harusnya ditempati oleh Muslimin digantikan oleh orang-orang Yahudi dan Nasrani. Itu maksud yang benar dari Hadits-Hadits tersebut.     

Hanya Muslim Tertentu yang Akan Ditebus

Kafir Kristen pemuja Yesus menulis: Menurut hadis tertentu, hanya sekelompok Muslim yang akan ditebus dari neraka. Allah menghukum orang Yahudi dan Nasrani untuk menderita menggantikan mereka. Untuk setiap dosa yang dilakukan oleh setiap pengikut Nabi Islam.

Hanya Allah yang berhak menentukan siapa yang akan diselamatkan dari neraka. Apakah Anda yakin akan selamat dari neraka? Silakan mengirim email kepada kami jika ingin selamat dari neraka.

Jawaban Saya: Kafir Kristen pemuja Yesus seperti menakut-nakuti umat Islam, mereka mengatakan hanya sekelompok Muslim yang akan ditebus oleh orang-orang Yahudi dan Nasrani dari Neraka. Mereka  mungkin juga berpikir kalau yang ditebus hanya sekelompok Muslimin, berarti hanya sekelompok orang-orang Yahudi dan Nasrani pula yang akan menjadi tebusan. Padahal dalam Hadits Shahih lainnya dikatakan yang ditebus bukan hanya sekelompok, tetapi setiap Muslim akan ditebus oleh orang-orang Yahudi dan Nasrani dari neraka. Itu artinya setiap orang-orang Yahudi dan Nasrani juga akan menjadi tebusan bagi setiap Muslimin di neraka. Baca kembali Shahih Muslim: 4969 yang telah saya kutip di atas.

Adanya Hadits-Hadits Shahih yang menyebutkan setiap Muslim akan diserahi orang-orang Yahudi dan Nasrani untuk menggantikan tempatnya di neraka, seharusnya cukup membuat kafir Kristen pemuja Yesus untuk takut dan segera meninggalkan agama mereka yang sesat. Bukan justru menakut-nakuti umat Islam dengan Hadits-Hadits tersebut. Yang seharusnya merasa takut itu kalian para pemuja Yesus, bukan kami yang Muslim.  

Korban Penghapus Dosa

Kafir Kristen pemuja Yesus menulis: Dalam pengajaran Nasrani, terdapat aturan tentang bagaimana umat Allah menebus dosa mereka. Yaitu dengan cara mempersembahkan kambing domba kepada seorang imam sebagai korban bakaran (Kitab Allah, Kitab Imamat 5:14-6:7) Hal ini dilakukan sebagai tanda pendamaian.

Allah menuntut setiap manusia bertanggung-jawab atas dosa mereka sendiri. Hal ini membuat manusia harus menebus dosa mereka melalui korban bakaran. Tetapi hal ini tidak cukup untuk hidup kekal dan keselamatan.

Jawaban Saya: Kafir Kristen pemuja Yesus mengatakan bahwa dalam ajaran Nasrani terdapat aturan tentang penebusan dosa yaitu dengan cara mempersembahkan kambing domba sebagai korban bakaran. Mereka bohong.

Penebusan dosa dengan mengkorbankan kambing domba sebagai korban bakaran itu ajaran Yahudi. Orang-orang Yahudi dituntut untuk menyerahkan sendiri korban bakaran tersebut kepada imam sebagai bentuk tanggung jawab mereka terhadap dosa-dosa yang mereka lakukan. Berbeda dengan penebusan dosa dalam Nasrani atau Kristen. Penebusan dosa dalam Nasrani atau Kristen tidak dilakukan dengan mengkorbankan kambing dan domba, tetapi dengan ‘mengkorbankan Tuhan’ yang mereka sembah. Dalam ajaran Yahudi, orang-orang Yahudi sendiri yang menyerahkan kambing domba kepada imam untuk dijadikan korban penebus dosa sebagai bentuk tanggung jawab mereka terhadap dosa-dosanya sendiri. Sementara dalam ajaran Nasrani atau Kristen, yang ‘menyerahkan Tuhan’ untuk disalib adalah tua-tua Yahudi, Iblis, Yudas dan pasukan Romawi. Mereka itulah yang terlibat dalam penyaliban Yesus. Harusnya hanya mereka yang dosanya ditebus. Sementara orang-orang Nasrani atau Kristen hanya mengklaim tebusan untuk mereka, padahal tidak memiliki sumbangsih apa pun terhadap penyaliban Yesus.

Isa Al-Masih Sebagai Korban yang Sempurna

Kafir Kristen pemuja Yesus menulis: Terdapat kemiripan dengan pengajaran Nasrani yaitu Allah menghukum Isa Al-Masih sebagai pengganti umat-Nya. Karena kasih, Isa Al-Masih rela menggantikan Anda untuk menerima hukuman dari Allah (Kitab Allah, Injil Yohanes 3:16). Isa Al-Masih menjadi korban penghapus dosa yang sempurna untuk selama-lamanya.

Hal ini membuat Anda tidak perlu dihukum di neraka. Karena Isa Al-Masih sudah menanggung semua dosa manusia (Kitab Allah, I Yohanes 2:2). Apakah Anda ingin Isa Al-Masih menanggung dosa Anda?

Jawaban Saya: Kafir Kristen pemuja Yesus mengatakan Tuhan menghukum Yesus sebagai penganti umatnya. Ini salah satu dari buanyak kebatilan dalam ajaran Kristen. Kalau manusia bersalah harus manusia itu sendiri yang bertanggung jawab dengan dosanya. Salah apa Yesus sampai Tuhan menghukumnya? Di mana keadilan Tuhan yang disembah kafir Kristen. Menurut kepercayaan kafir Kristen, Yesus adalah Anak Tuhan. Kalau tanpa kesalahan Yesus dihukum oleh Tuhan, itu berarti Tuhan tidak mengasihi anak-Nya. Jika dengan anak-Nya saja Tuhan tidak mengasihi, apalagi dengan umat manusia.

Kafir Kristen pemuja Yesus mengatakan bahwa Yesus telah menanggung semua dosa manusia. Pernyataan mereka tidak saja bertentangan dengan banyak ayat-ayat Al-Qur’an, tetapi juga bertentangan dengan banyak ayat-ayat Bible. Perhatikan ayat-ayat berikut;

“Sungguh, semua jiwa Aku punya! Baik jiwa ayah maupun jiwa anak Aku punya! Dan orang yang berbuat dosa, itu yang harus mati.” (Yehezkiel 18:4)

Orang yang berbuat dosa, itu yang harus mati. Anak tidak akan turut menanggung kesalahan ayahnya dan ayah tidak akan turut menanggung kesalahan anaknya. Orang benar akan menerima berkat kebenarannya, dan kefasikan orang fasik akan tertanggung atasnya(Yehezkiel 18:20)

Janganlah ayah dihukum mati karena anaknya, janganlah juga anak dihukum mati karena ayahnya; setiap orang harus dihukum mati karena dosanya sendiri(Ulangan 24:16)

Tetapi anak-anak mereka tidak dihukum mati olehnya, melainkan ia bertindak sesuai dengan apa yang tertulis dalam Taurat, yakni kitab Musa, di mana TUHAN telah memberi perintah: "Janganlah ayah mati karena anaknya, janganlah juga anak mati karena ayahnya, melainkan setiap orang harus mati karena dosanya sendiri." (2 Tawarikh 25:4) 

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Apakah Allah Menghukum Orang Yahudi dan Nasrani di Neraka?"

Post a Comment

Pastikan komentar anda tidak keluar dari topik, seperti menjawab atau menyanggah isi postingan. Komentar di luar itu tidak akan pernah ditayangkan.