Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Demi Dzat yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, tidaklah seseorang dari umat ini baik Yahudi dan Nashrani mendengar tentangku, kemudian dia meninggal dan tidak beriman dengan agama yang aku diutus dengannya, kecuali dia pasti termasuk penghuni neraka." (Shahih Muslim: 218)

Mukmin, Pria dan Wanita Di Sorga Menurut Kitab Suci



Mungkin kita sering berpikir bagaimana indahnya sorga. Apakah sama indahnya dengan istana Taj Mahal yang pembangunannya sendiri menghabiskan waktu selama 22 tahun? Atau mungkin seperti indahnya istana-istana kerajaan di berbagai bangsa? Kita tidak akan pernah bisa menggambarkan dengan pasti bagaimana indahnya sorga. Kitab Suci menggambarkan sorga sebagai tempat yang begitu indah dan kudus. Adakah bedanya antara pria dan wanita di sorga menurut Kitab Suci?

 Gambaran Sorga Menurut Al-Quran

Kafir Kristen pemuja Yesus menulis: Nama lain dari sorga bagi umat Islam adalah Aljana. Setiap orang yang “berhasil” masuk ke Aljana dapat menikmati sungai-sungai dari anggur. Di sini mereka bebas menikmati berbagai jenis anggur. Seperti anggur murni (Qs 83:25), Zanzabil yang berisi anggur (Qs 76:17), atau Tasnim yang merupakan campuran anggur (Qs 83:27).

Satu pertanyaannya adalah: Bila minum anggur adalah haram di dunia ini, mengapa orang-orang di Aljana justru disuguhi sungai-sungai anggur? Dan lagi, apakah orang-orang yang minum anggur tersebut tidak akan mabuk? Kirim pendapat Anda di sini. Selain sungai-sungai anggur, dalam Aljana juga terdapat berbagai macam kenikmatan lainnya.

Jawaban Saya: Surga dalam Islam bukan aljana, tetapi Al-Jannah. Kafir Kristen pemuja Yesus bertanya, jika minum khamr adalah haram di dunia, mengapa penghuni surga justru di suguhi khamr? Apakah khamr yang di minum penghuni surga memabukkan?

Surga disediakan Allah SWT bagi orang-orang beriman dan beramal Shaleh. Orang-orang beriman yang sewaktu di dunia dengan ikhlas mengerjakan perintah Allah SWT dan menjauhi larangan-Nya akan dibalas dengan surga. Di surga sudah tidak ada lagi syariat, baik berupa perintah atau pun larangan. Penghuni surga bebas melakukan apa pun yang ingin dilakukannya. Apa pun yang di minta oleh penghuni surga akan dikabulkan oleh Allah SWT. Karena sudah tidak ada syariat itulah penghuni surga dapat meminum khamr sepuas hatinya. Sifat khamr di surga juga berbeda dengan khamr yang ada di dunia. Khamr di surga tidak membuat mabuk dan pening peminumnya, sebagaimana firman Allah SWT yang artinya;

Tidak ada dalam khamar itu alkohol dan mereka tiada mabuk karenanya. (QS. Ash Shaffat: 47)

Mereka tidak pening karenanya dan tidak pula mabuk (QS. Al Waqi’ah: 19)  

Gambaran Sorga Menurut Injil

Kafir Kristen pemuja Yesus menulis: Injil sering menyebut sorga sebagai Kerajaan Allah. Sorga adalah tempat orang-orang kudus. Hanya mereka yang telah menerima pengampunan dari Isa Al-Masih-lah yang berhak masuk dalam Kerajaan ini.

Injil menegaskan, “Kerajaan Allah bukanlah soal makanan dan minuman, tetapi soal kebenaran, damai sejahtera dan sukacita . . .” (Injil, Surat Roma 14:17).

Lebih jauh Injil menjelaskan, di sorga umat Allah akan tinggal bersama-sama dengan Allah. Tidak ada dosa, kematian atau duka-cita. Yang ada hanya beribadah kepada Allah (Injil, Kitab Wahyu 22:3), dan memerintah sebagai raja (Injil, Kitab Wahyu 22:5).

“Dan Ia akan menghapus segala air mata dari mata mereka, dan maut tidak akan ada lagi; tidak akan ada lagi perkabungan, atau ratap tangis, atau dukacita . . .” (Injil, Kitab Wahyu 21:4).

Jawaban Saya: Kafir Kristen pemuja Yesus mengatakan bahwa kerajaan sorga akan diterima mereka yang telah menerima pengampunan dari Yesus. Ini dusta. Karena Yesus tidak pernah dapat mengampuni. Yesus justru mengajarkan bangsa Israel untuk meminta ampunan kepada Allah, bahkan Yesus memohon ampunan untuk orang lain kepada Allah, sebagaimana ayat-ayat berikut;

dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; (Matius 6:12) 

Dan jika kamu berdiri untuk berdoa, ampunilah dahulu sekiranya ada barang sesuatu dalam hatimu terhadap seseorang, supaya juga Bapamu yang di sorga mengampuni kesalahan-kesalahanmu." (Markus 11:25)

 dan ampunilah kami akan dosa kami, sebab kami pun mengampuni setiap orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan." (Lukas 11:4)

Yesus berkata: "Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat." Dan mereka membuang undi untuk membagi pakaian-Nya. (Lukas 23:34)

Kafir Kristen pemuja Yesus menyebutkan kerajaan sorga bukanlah soal makanan dan minuman, sebagaimana Paulus menyatakannya dalam surat kirimannya (Roma 14:17). Sementara Yesus sendiri menyatakan adanya makanan dan minuman di dalam kerajaan sorga. Yang diminum pun ternyata juga anggur, sama dengan yang ada dalam surga Islam. Jelas dalam hal ini kafir Kristen pemuja Yesus lebih percaya terhadap ucapan Paulus dari pada ucapan Yesus, Tuhan mereka sendiri.

Akan tetapi Aku berkata kepadamu: mulai dari sekarang Aku tidak akan minum lagi hasil pokok anggur ini sampai pada hari Aku meminumnya, yaitu yang baru, bersama-sama dengan kamu dalam Kerajaan Bapa-Ku." (Matius 26:29) 

Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya Aku tidak akan minum lagi hasil pokok anggur sampai pada hari Aku meminumnya, yaitu yang baru, dalam Kerajaan Allah." (Markus 14:25)

Paulus menyatakan di dalam sorga hanya ada damai sejahtera dan sukacita, sementara itu menurut penulis kitab Wahyu, sorga tidak selalu berisi sejahtera dan sukacita. Itu karena di dalam sorga juga dapat peperangan, yang tentunya akan menghilangkan kesejahteraan dan sukacita para penghuninya. Jika sorga Kristen menjadi damai setelah Iblis dikalahkan, tinggal menunggu waktu sorga Kristen akan kembali terjadi perang dan kekacauan;

Maka timbullah peperangan di sorga. Mikhael dan malaikat-malaikatnya berperang melawan naga itu, dan naga itu dibantu oleh malaikat-malaikatnya, (Wahyu 12:7)
Kafir Kristen pemuja Yesus mengatakan bahwa di surga, manusia tinggal bersama-sama Allah dan beribadah kepada-Nya. Ini perbedaan yang paling mencolok antara surga dalam Islam dan sorga dalam Kristen. Jika surga dalam Islam adalah sebuah tempat yang disediakan Allah SWT sebagai balasan bagi orang-orang yang beriman dan beramal Shaleh, maka sorga dalam Kristen adalah tempat untuk beribadah kepada Tuhan. Seorang Muslim masuk surga untuk menikmati berbagai kenikmatan yang disediakan Allah SWT, sementara itu kafir Kristen masuk sorga untuk beribadah kembali. Di dunia mereka bersusah payah beribadah, setelah masuk sorga mereka masih harus beribadah. Kalau begitu tidak ada enaknya sorga dalam Kristen.
Bagaimana Pria di Sorga?

Kafir Kristen pemuja Yesus menulis: Dalam Al-Quran terdapat begitu banyak kabar gembira bagi kaum pria Mukmin yang beriman, bila kelak mereka masuk sorga. Sayangnya kenikmatan sorgawi ini hanya bagi pria Mukmin saja. Di antara kenikmatan tersebut adalah wanita-wanita yang sangat cantik (Qs 44:54, 52:20) dimana jin-jin dan manusia belum pernah menyentuhnya (Qs 55:70-74).

Jawaban  saya: Kafir Kristen pemuja Yesus mengatakan kenikmatan surga dalam Islam hanya pria Muslim saja. Tentu perkataan itu sangat tidak benar. Pria dan wanita sama-sama memperoleh kenikmatan di surga, sebagaimana firman Allah SWT pada ayat-ayat berikut;

Allah menjanjikan kepada orang-orang mukmin, lelaki dan perempuan, (akan mendapat) surga yang dibawahnya mengalir sungai-sungai, kekal mereka di dalamnya, dan (mendapat) tempat-tempat yang bagus di surga 'Adn. Dan keridhaan Allah adalah lebih besar; itu adalah keberuntungan yang besar(At Taubah: 72) 

Barang siapa mengerjakan perbuatan jahat, maka dia tidak akan dibalasi melainkan sebanding dengan kejahatan itu. Dan barang siapa mengerjakan amal yang saleh baik laki-laki maupun perempuan sedang ia dalam keadaan beriman, maka mereka akan masuk surga, mereka diberi rezki di dalamnya tanpa hisab. (Al Mu'min: 40)

Masuklah kamu ke dalam surga, kamu dan isteri-isteri kamu digembirakan." (Az Zukhruf: 70)

Kenikmatan yang ada di surga itu sangatlah banyak, sebagaimana disebutkan di dalam Al-Qur’an dan hadits-hadits sahih. Tetapi kafir Kristen pemuja Yesus menganggap kenikmatan yang ada di dalam surga hanya terbatas pada kegiatan seksual, sehingga mereka menganggap surga hanya bagi pria Muslim, karena sebagian pria di surga akan dikawinkan dengan 72 bidadari sebab amalan jihad mereka sewaktu di dunia. Laki-laki di dalam surga akan dikawinkan dengan minimal dua orang bidadari. Sedangkan wanita penduduk surga akan hidup bersama suami-suami mereka, atau akan dikawinkan dengan laki-laki penghuni surga lainnya. Selain itu, wanita penduduk surga akan memiliki derajat dan keutamaan melebihi bidadari surga. Allah SWT juga akan membuat kecantikan wanita-wanita penghuni surga melebihi kecantikan para bidadari. Sehingga laki-laki penduduk surga akan lebih tertarik kepada istri-istri mereka dari wanita dunia dari pada bidadari-bidadari surga. 

Sebagaimana dalam sebuah hadits, Ummu Salamah bertanya kepada Rasulullah SAW; “Wahai Rasulullah, manakah yang lebih utama antara wanita dunia dan bidadari?" Rasulullah SAW menjawab: Tidak, wanita dunialah yang lebih utama daripada bidadari yang bermata jeli, seperti keutamaan bagian luar atas bagian dalam. Ummu Salamah bertanya, "Mengapa demikian?" Beliau SAW menjawab: "Berkat salat, puasa dan ibadah mereka kepada Allah SWTAllah SWT memakaikan nur pada wajah mereka, dan pada tubuh mereka kain sutra yang putih dan pakaian mereka hijau dengan perhiasan berwarna kuningPedupaan mereka terbuat dari mutiara, dan sisir mereka dari emas. Mereka mengatakan. Kami adalah wanita-wanita yang kekal dan tidak akan mati selama-lamanya, kami adalah wanita-wanita yang hidup senang, maka kami tidak akan sengsara selama-lamanya. Kami adalah wanita-wanita yang selalu berada di tempat, maka kami tidak akan bepergian selama-lamanya; dan kami adalah wanita-wanita yang hidup dengan puas, maka kami tidak akan marah selama-lamanya. Beruntunglah bagi orang yang kami adalah istri-istrinya dan dia menjadi suami kami.”

Nasib Wanita Mukmin di Sorga

Kafir Kristen pemuja Yesus menulis: Bagaimana dengan nasib wanita Mukmin? Siapa yang akan menikahi mereka di sorga? Tidakkah mereka berhak menerima kenikmatan yang sama dari Allah sebagai balasan ketaatan mereka selama berada di dunia?

Al-Quran tidak menyebutkan satu pun kenikmatan bagi wanita di sorga – hampir semua bagi pria. Sekali lagi, wanita Mukmin mengalami diskriminasi, bukan di dunia melainkan di akhirat!

Jawaban Saya: Kafir Kristen pemuja Yesus mengatakan bahwa Al-Qur’an tidak menyebutkan satu pun kenikmatan bagi Muslimah di surga. Tentu itu tidak benar. Karena semua kenikmatan surga yang disebutkan dalam Al-Qur’an bukan hanya untuk seorang Muslim, tetapi juga untuk seorang Muslimah, sebagaimana disebutkan dalam At-Taubah: 72, Al-Mu'min: 40 dan Az-Zukhruf: 70 yang telah saya kutip di atas. Masalahnya kafir Kristen pemuja Yesus hanya melihat bidadari sebagai satu-satunya kenikmatan surga.

Dalam Hadits Shahih disebutkan bahwa wanita penduduk surga akan hidup bersama suami-suami mereka, atau akan dikawinkan dengan laki-laki penghuni surga lainnya. Selain itu, wanita penduduk surga akan memiliki derajat dan keutamaan melebihi bidadari surga. Sebagaimana telah saya jelaskan di atas. Jadi tidak ada yang namanya diskriminasi wanita Muslim di surga.

Tidak Membedakan Antara Pria dan Wanita di Sorga

Kafir Kristen pemuja Yesus menulis: Sorga adalah tempat bagi setiap pria dan wanita yang percaya kepada Isa Al-Masih. Bagi mereka yang telah menerima pengampunan dari Isa Al-Masih dan juga hidup sesuai dengan kebenaran firman Allah, Isa Al-Masih menjanjikan hak-hak yang sama bagi mereka. “Yesus [Isa] bersabda, ‘Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah’"(Injil, Rasul Besar Yohanes 3:3). Jika ingin belajar mendalam tentang wanita di sorga menurut Isa hubungilah kami.

Jawaban Saya: Yesus memang berkata orang yang percaya kepadanya (sebagai Nabi), mendengar perkataan Yesus dan melakukannya, akan memperoleh hidup yang kekal. Tetapi janji Yesus tersebut hanya berlaku untuk bangsa Israel, karena beliau hanya di utus untuk bangsa Israel (Matius 15:24). Oleh sebab itu pintu surganya pun tertulis dengan nama-nama suku Israel (Wahyu 21:12), yang artinya hanya orang Israel yang dapat masuk surga. Itu pun hanya terbatas untuk 144 ribu orang Israel (Wahyu 7:4, Wahyu 14:1). Lagi pula siapa yang ingin masuk sorganya Kristen. Di sorga Kristen, jangankan mendapat berbagai kenikmatan, untuk makan dan minum saja tidak diberi. Mereka di sorga hanya beribadah. Selain itu peperangan juga masih mungkin terjadi di sorga. Kafir Kristen pemuja Yesus yang menuduh wanita Muslim mengalami diskriminasi karena menganggap kenikmatan surga hanya untuk laki-laki Muslim, ternyata kehidupan pria dan wanita dalam sorga Kristen tidak sedikit pun memperoleh kenikmatan, biar pun sekedar untuk makan dan minum.   

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Mukmin, Pria dan Wanita Di Sorga Menurut Kitab Suci"

Post a Comment

Pastikan komentar anda tidak keluar dari topik, seperti menjawab atau menyanggah isi postingan. Komentar di luar itu tidak akan pernah ditayangkan.