Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Demi Dzat yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, tidaklah seseorang dari umat ini baik Yahudi dan Nashrani mendengar tentangku, kemudian dia meninggal dan tidak beriman dengan agama yang aku diutus dengannya, kecuali dia pasti termasuk penghuni neraka." (Shahih Muslim: 218)

Bagaimana Poligami Merusak Pernikahan Islam Terkenal Di Indonesia

Dian Rositaningrum dan Opick (Aunur Rofiq Lil Firdaus) menikah selama 15 tahun. Mereka mempunyai enam anak. Kelihatannya pernikahan mereka baik dan keduanya bahagia. Suatu hari Dian merasa sangat kaget dan kecewa ketika mengetahui suaminya menikahi  wanita bernama Wulan. Opick diam-diam menikahi Wulan, tanpa ijin Dian. Wulan bekerja dengan Opick selama tujuh tahun, dan dia bersahabat dengan Dian. Apakah Dian sudah tidak apa-apa Opick berpoligami? Apakah poligami benar-benar dalam kehendak Allah?

Poligami Merusak Pernikahan

Kafir Kristen pemuja Yesus menulis: Poligami Opick sangat mengecewakan Dian. Dian ingin bercerai karena ada masalah besar dalam rumah tangganya sekarang. Dian mengalami konsekuensi karena poligami dan dia tidak mau keluarga lain mengalaminya juga. Dia berkata, “Semoga kegagalan poligami dalam keluarga saya bisa menjadi pelajaran buat para imam yang mimpi punya istri banyak.”

Jawaban Saya: Kafir Kristen pemuja Yesus mengatakan poligami merusak pernikahan, perceraian Opick dan istrinya mereka jadikan bukti. Padahal di dunia ini bukan cuma Opick yang berpoligami. Ada banyak pernikahan poligami yang dilakukan Muslim. Tidak adil menganggap poligami merusak pernikahan hanya dengan satu kasus perceraian, sementara ada banyak pernikahan poligami yang baik-baik saja. Jika poligami memang merusak pernikahan, seharusnya semua Muslim yang berpoligami juga mengalami perceraian. Tetapi hal seperti itu tidak pernah terjadi. Lihatlah pernikahan poligami Ustadz Arifin Ilham. Punya dua orang istri, tapi pernikahan mereka baik-baik saja. Adanya pernikahan poligami yang berjalan baik-baik saja, membuktikan kalau perceraian dalam pernikahan poligami disebabkan oleh masalah lainnya.

Poligami Dalam Ajaran Islam

Kafir Kristen pemuja Yesus menulis: Dalam ajaran Islam, Allah mengijinkan pria menikahi empat wanita. “. . . maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi: dua, tiga atau empat. . .” (Quran Surat An-Nisa’ [4]:3). Dan pria dapat berpoligami walau tanpa ijin dari isteri pertama. Mungkin pria senang dengan semua pernikahannya. Sayangnya, isteri dan anak-anak yang menderita. Salah satu isteri Nabi Islam, Aisyah, pernah merasa cemburu karena isteri Nabi Islam yang lain. Ada bukti-bukti bahwa wanita yang dipoligami akan merasa rendah diri dan lebih mudah mengalami depresi dan stres. Juga banyak wanita merasa cemburu dan tidak puas dengan pernikahannya lagi. Satu organisasi di Malaysia yang melakukan riset tentang anak dalam pernikahan poligami. Riset mendukung bahwa bertambahnya isteri sangat mengganggu emosi anak dan memperbanyak masalah psikologis. Jika Anda percaya Allah menghendaki poligami, silakan jelaskan kepada kami di sini.

Jawaban Saya: Praktek poligami sudah di kenal jauh sebelum Islam datang. Islam datang bukan untuk melegalkan poligami atau menghalalkan poligami, karena poligami yang sudah ada sebelum Islam datang itu memang sudah legal dan halal. Islam datang bukan untuk melegalkan poligami atau menghalalkan poligami, tetapi untuk membatasi jumlah istri dalam praktek poligami menjadi maksimal empat orang istri. Al-Qur’an adalah satu-satunya kitab suci di muka bumi ini yang mencantumkan frase, “nikahi satu saja.” Tidak ada kitab lain yang menganjurkan laki-laki untuk memiliki satu istri saja. Tak satu pun dalam kitab-kitab lain, entah itu Taurat atau Injil, bisa ditemukan batasan jumlah istri. Baru belakangan saja gereja membatasi jumlah istri menjadi satu saja.

Kafir Kristen pemuja Yesus menyinggung kecemburuan Aisyah RA kepada istrinya yang lain. Padahal cemburu itu sifat yang lumrah ada pada diri manusia, termasuk ada juga pada wanita tentu. Tidak ada perbedaan antara istri Nabi dan istri kita. Istri Nabi bisa cemburu, istri kita juga bisa cemburu. Tidak ada hubungan cemburunya wanita dengan pernikahan poligami yang dijalaninya. Karena wanita dengan pernikahan monogami pun tidak bebas dari sifat cemburu. Cemburu karena suami sering pulang malam, cemburu karena suami di telepon oleh teman kantornya yang wanita, dan lain-lain. Jika hanya karena membuat istri menjadi cemburu pernikahan poligami dilarang, seharusnya pernikahan monogami juga dilarang karena wanita dengan pernikahan monogami juga dapat cemburu.

Kafir Kristen pemuja Yesus mengatakan wanita yang dipoligami akan merasa rendah diri dan lebih mudah mengalami depresi dan stres. Apakah tanda-tanda rendah diri, depresi dan stres ada pada diri para istri Nabi Muhammad SAW? Sama sekali tidak ada!

Sumber hukum dalam Islam itu Al-Qur’an dan Sunnah, bukan hasil riset buatan manusia. Poligami jelas diperbolehkan oleh Allah SWT dan dalam sekalipun Bible tidak pernah ada larangan serta ancaman bagi orang-orang yang berpoligami. Dalam agama Kristen poligami juga halal sampai di masa Paus Leo XIII pada tahun 1866. Itu telah cukup menjadi bukti kalau Tuhan memang tidak pernah melarang poligami. Jika Anda percaya Allah tidak menghendaki poligami, tolong jelaskan mengapa Bible tidak pernah melarang poligami?

Poligami Dalam Ajaran Kristen

Kafir Kristen pemuja Yesus menulis: Dalam Alkitab, ada contoh-contoh tokoh berpoligami seperti Ibrahim, Daud, dan Salomo. Tapi, Allah tidak pernah menghendaki poligami. Allah menciptakan pernikahan di antara satu pria dan satu wanita karena Allah tahu poligami merusak rumah tangga. Misalnya, Raja Salomo, “. . . mempunyai tujuh ratus isteri dari kaum bangsawan dan tiga ratus gundik; isteri-isterinya itu menarik hatinya dari pada TUHAN” (Kitab 1 Raja-raja 11:3). Jadi, Allah tidak senang dengan semua isteri Raja Salomo karena hati Salomo semakin jauh dari Dia. Allah menghendaki satu pria menikah dengan satu wanita. Injil menekankan, “. . . mengingat bahaya percabulan, baiklah setiap laki-laki mempunyai isterinya sendiri dan setiap perempuan mempunyai suaminya sendiri” (Injil, Surat 1 Korintus 7:2). Silakan mengemail kami dengan pendapat Anda tentang poligami dalam ajaran Kristen.

Isa Al-Masih selalu mengajarkan kasih dan apa yang baik bagi semua orang. Isa tidak pernah berpoligami dan Ia tidak pernah berdosa. Jadi, Isa layak diimani. Kami mengajak Anda untuk percaya kepada Isa.

Jawaban Saya: Adanya contoh dari tokoh-tokoh Bible yang berpoligami, sudah cukup menunjukkan kalau Tuhan tidak pernah melarang praktek poligami. Jika Tuhan memang tidak pernah menghendaki poligami, maka Anda akan menemukan larangan disertai dengan ancamannya dalam Bible. Seandainya Tuhan menghendaki pria menikah dengan satu wanita, maka akan ditemukan pembatasan tersebut dalam ayat-ayat Bible. Yang ada justru Tuhan mengatur warisan laki-laki yang mempunyai dua orang istri, yang artinya poligami adalah legal dalam Bible, sebagaimana ayat berikut ini;

"Apabila seorang mempunyai dua orang isteri, yang seorang dicintai dan yang lain tidak dicintainya, dan mereka melahirkan anak-anak lelaki baginya, baik isteri yang dicintai maupun isteri yang tidak dicintai, dan anak sulung adalah dari isteri yang tidak dicintai, (Ulangan 21:15)

Poligami diizinkan dalam agama Yahudi. Praktek poligami berlangsung hingga rabi Gershom ben Yehudah (960-1030 M) mengeluarkan peraturan melarang hal itu. Komunitas Yahudi Sephardi yang berdiam di negara-negara Islam meneruskan praktek itu hingga tahun 1950, sampai undang-undang majelis tinggi rabi Israel memperluas larangan berpoligami. Pada zaman dahulu laki-laki Kristen juga diperbolehkan mempunyai istri sebanyak yang mereka mau karena Injil tidak membatasi jumlah istri. Baru beberapa abad yang lalu gereja membatasi jumlah istri menjadi hanya satu saja, tepatnya di masa Paus Leo XIII pada tahun 1866. Jadi larangan poligami dalam Yahudi dan Kristen muncul dari manusia, bukan dari Tuhan. 

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Bagaimana Poligami Merusak Pernikahan Islam Terkenal Di Indonesia"

Post a Comment

Pastikan komentar anda tidak keluar dari topik, seperti menjawab atau menyanggah isi postingan. Komentar di luar itu tidak akan pernah ditayangkan.