Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Demi Dzat yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, tidaklah seseorang dari umat ini baik Yahudi dan Nashrani mendengar tentangku, kemudian dia meninggal dan tidak beriman dengan agama yang aku diutus dengannya, kecuali dia pasti termasuk penghuni neraka." (Shahih Muslim: 218)

Bagaimana Mengetahui Jika Islam Atau Kristen Mengikuti Ajaran Yang Salah

Ada 12 agama terbesar di dunia. Dalam semua agama ada aliran-aliran berbeda. Juga dalam semua aliran ada ajaran-ajaran yang berbeda. Setiap hari Minggu, orang Kristen mendengar khotbah dari pendeta yang berbeda. Setiap hari Jumat, orang Muslim mendengar khotbah dari imam yang berbeda. Ada ribuan ajaran yang kita bisa ikuti. Anda tidak ingin meninggal lalu mengetahui ajaran yang Anda ikuti salah, betul? Bagaimana Anda tahu kalau sedang ikuti ajaran yang salah?

Faktor-Faktor Menentukan Ajaran Yang Benar

Kafir Kristen pemuja Yesus menulis: Ada beberapa faktor baik untuk menentukan ajaran yang benar. Pertama, kita harus melihat contoh pendiri agama dan ajarannya. Apakah pendiri pernah berdosa? Apakah pendiri pernah melakukan mukjizat?  Bagaimana pendiri memperlakukan musuhnya?  Bagaimana dengan keluarga dan pernikahan pendiri? Apakah pendiri pernah memenuhi nubuatan-nubuatan?

Jawaban Saya: Di sini kafir Kristen pemuja Yesus akan berusaha memperlihatkan Islam bukan ajaran agama yang benar berdasar alasan-alasan yang mereka buat sendiri. Tidak ada sesuatu yang baru. Hanya berisi tuduhan-tuduhan lama yang sudah sering di jawab. Yang membuat saya eneg dan ingin muntah adalah tindakan mereka yang berusaha membuktikan kebenaran ajaran agama Kristen dengan menghubungkan berbagai hal tentang Yesus. Padahal dalam tulisan mereka yang berjudul: “Apakah Isa Al-Masih Mendirikan Agama Baru?”, mereka mengatakan Yesus tidak pernah mendirikan agama baru. Jika mereka yakin Yesus tidak pernah mendirikan agama baru, mengapa mereka masih menghubung-hubungkan ajaran agama Kristen dengan segala hal berkaitan dengan Yesus? Itulah yang membuat saya ingin muntah!

Bagaimana dengan Isa Al-Masih dan Nabi Islam?

Kafir Kristen pemuja Yesus menulis: Isa melakukan banyak mukjizat termasuk membangkitkan orang mati. Isa selalu mengasihi musuh-Nya. Isa tidak pernah berdosa. Isa memenuhi kira-kira 300 nubuatan. Nabi Islam tidak pernah melakukan mukjizat. Dia pernah bunuh musuhnya. Dia menikah dengan 11 perempuan, dan dia juga berdosa. Ia tidak pernah memenuhi satu pun  nubuatan. 

Jawaban Saya: Kafir Kristen pemuja Yesus menganggap Islam bukanlah ajaran agama yang benar. Karena Nabi Muhammad SAW mereka anggap tidak dapat melakukan mukjizat, membunuh musuh, berpoligami dan juga berdosa. Mengenai mukjizat, Al-Qur’an telah menyebutkan mukjizat yang pernah dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW dan banyak mukjizat lainnya dapat kita baca dalam hadits-hadits shahih. Kafir Kristen pemuja Yesus saja yang buta mata hatinya, sehingga mereka seolah tidak dapat melihatnya. Di antara mukjizat yang pernah dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW di antaranya adalah;

Mukjizat Terbelahnya Bulan

Telah dekat datangnya saat itu dan telah terbelah bulan. Dan jika mereka (orang-orang musyrikin) melihat suatu tanda (mukjizat), mereka berpaling dan berkata: "(Ini adalah) sihir yang terus menerus." (Al Qamar: 1-2)

Telah bercerita kepada kami Shadaqah bin Al Fadlal telah mengabarkan kepada kami Ibnu 'Uyainah dari Ibnu Abu Najih dari Mujahid dari Abu Ma'mar dari Abdullah bin Mas'ud radliallahu 'anhu berkata; Pada zaman Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bulan pernah terbelah menjadi dua bagian lalu Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Saksikanlah". (Shahih Bukhari: 3364)

(Ahmad bin Hanbal radliyallahu'anhu) berkata; telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Katsir berkata; telah menceritakan kepada kami Sulaiman bin Katsir dari Hushain bin Abdurrahman dari Muhammad bin Jubair bin Muth'im dari Bapaknya berkata; Bulan terbelah pada masa Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam menjadi dua bagian, satu bagian di atas gunung ini dan satu bagian lagi pada gunung itu. Mereka berkata; "Muhammad telah menyihir kita". Mereka juga berkata; "Jika dia telah menyihir kita, namun niscaya dia tidak akan bisa menyihir manusia semuanya." (Musnad Ahmad: 16150)

Mukjizat Air Keluar Dari Jari-Jemari Nabi

Telah bercerita kepadaku Muhammad bin Al Mutsannaa telah bercerita kepada kami Abu Ahmad Az Zubairiy telah bercerita kepada kami Isra'il dari Manshur dari Ibrahim dari 'Alqamah dari Abdullah berkata; "Kami dahulu menganggap tanda-tanda luar biasa (seperti Mu'jizat) sebagai barakah sedangkan kalian menganggapnya sebagai sesuatu yang menakutkan. Kami pernah bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dalam suatu perjalanan kemudian persediaan air menipis, maka beliau bersabda: "Carilah sedikit air". Maka mereka datang dengan membawa sebuah bejana berisi air yang sedikit lalu beliau memasukkan tangan beliau ke dalam bejana itu kemudian bersabda: "Kemarilah bersuci dengan penuh keberkahan dan keberkahan itu datang hanya dari Allah". Sungguh aku melihat air memancar dari sela-sela jari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dan sungguh kami pun pernah mendengar makanan bertasbih ketika sedang dimakan"(Shahih Bukhari: 3314)

Mukjizat Memerintahkan Pohon Untuk Berjalan

Telah mengabarkan kepada kami Ishaq bin Ibrahim telah menceritakan kepada kami Abu Mu'awiyah telah menceritakan kepada kami Al A'masy dari Abu Sufyan dari Anas bin Malik ia berkata; Jibril datang kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam ketika beliau sedang duduk sedih berlumuran darah disebabkan perlakuan orang-orang kafir Quraisy Makkah, lalu jibril berkata: wahai Rasulullah apakah baginda ingin saya perlihatkan tanda (kekuasaan Subhanahu wa Ta'ala) Rasul menjawab: 'ya': lalu beliau melihat sebuah pohon di belakangnya, jibril mengatakan: panggillah pohon tersebut, maka beliau memanggilnya dan pohon itu datang serta berdiri di hadapan beliau, kemudian Jibril berkata: "Perintahkan untuk kembali". Maka beliau memerintahkannya untuk kembali dan pohon itu pun kembali (ke tempat asalnya) Rasulullah berkata: cukup-cukup(Sunan Darimi: 23)

Kafir Kristen pemuja Yesus menganggap Islam bukan ajaran yang benar, karena Nabi Muhammad SAW membunuh musuh dalam perang. Sedangkan Yesus mengasihi musuh. Nabi Muhammad SAW memerangi orang-orang kafir karena perintah Allah SWT. Sebagaimana juga para Nabi dalam Bible Perjanjian Lama yang menerima perintah Tuhan untuk memerangi musuh-musuh Israel. Jika kafir Kristen pemuja Yesus menganggap Islam bukan ajaran yang benar karena Nabi Muhammad SAW memerangi orang-orang kafir, seharusnya mereka juga menganggap ajaran para Nabi dalam Bible Perjanjian Lama bukanlah ajaran yang benar. Perintah perang dan pembunuhan dalam Bible Perjanjian Lama di antaranya;

maka bunuhlah dengan mata pedang penduduk kota itu, dan tumpaslah dengan mata pedang kota itu serta segala isinya dan hewannya. (Ulangan 13:15)

dan setelah TUHAN, Allahmu, menyerahkannya ke dalam tanganmu, maka haruslah engkau membunuh seluruh penduduknya yang laki-laki dengan mata pedang. (Ulangan 20:13)

Jadi pergilah sekarang, kalahkanlah orang Amalek, tumpaslah segala yang ada padanya, dan janganlah ada belas kasihan kepadanya. Bunuhlah semuanya, laki-laki maupun perempuan, kanak-kanak maupun anak-anak yang menyusu, lembu maupun domba, unta maupun keledai." (1Samuel 15:3)

Dan Aku akan memberi damai sejahtera di dalam negeri itu, sehingga kamu akan berbaring dengan tidak dikejutkan oleh apapun; Aku akan melenyapkan binatang buas dari negeri itu, dan pedang tidak akan melintas di negerimu. Kamu akan mengejar musuhmu, dan mereka akan tewas di hadapanmu oleh pedang. (Imamat 26:6-7)

Kulihat Tuhan berdiri dekat mezbah, dan Ia berfirman: "Pukullah hulu tiang dengan keras, sehingga ambang-ambang bergoncang, dan runtuhkanlah itu ke atas kepala semua orang, dan sisa-sisa mereka akan Kubunuh dengan pedang; tidak seorang pun dari mereka akan dapat melarikan diri, dan tidak seorang pun dari mereka akan dapat meluputkan diri. (Amsal 9:1)

Demikianlah Yosua mengalahkan Amalek dan rakyatnya dengan mata pedang. (Keluaran 17:13)

Dan TUHAN menyerahkan kota itu juga kepada orang Israel, beserta rajanya. Yosua memukul kota itu dan semua makhluk yang ada di dalamnya dengan mata pedang, tidak ada seorang pun di dalamnya yang dibiarkannya lolos, dan rajanya itu, diperlakukannya seperti telah diperlakukannya raja Yerikho. (Yosua 10:30)

Para Nabi dalam Bible Perjanjian Lama berperang dan membunuh karena ada perintah Tuhan kepada mereka, demikian pula dengan Nabi Muhammad SAW. Sementara Yesus, Tuhan tidak pernah memerintahkannya untuk berperang dan membunuh. Oleh karenanya dia tidak berperang dan membunuh. Yesus dan orang Kristen mula-mula tidak pernah memerangi orang dalam mendirikan agama karena mereka tidak memiliki kekuatan untuk itu, bukan karena menyebarkan agama dengan kasih dan kedamaian. Ketika Yesus memiliki kuasa, maka dia akan memaksa semua bangsa untuk bertaubat dengan pedang. Gambaran dari perbuatan Yesus tersebut tertulis dengan rapi dalam kitab Wahyu;

Dan semua pasukan yang di sorga mengikuti Dia; mereka menunggang kuda putih dan memakai lenan halus yang putih bersih. Dan dari mulut-Nya keluarlah sebilah pedang tajam yang akan memukul segala bangsa. Dan Ia akan menggembalakan mereka dengan gada besi dan Ia akan memeras anggur dalam kilangan anggur, yaitu kegeraman murka Allah, Yang Mahakuasa. (Wahyu 19:14-15)

Sebab itu bertobatlah! Jika tidak demikian, Aku akan segera datang kepadamu dan Aku akan memerangi mereka dengan pedang yang di mulut-Ku ini. (Wahyu 2:16)
  
Kafir Kristen pemuja Yesus menganggap Islam bukan ajaran yang benar, karena Nabi Muhammad SAW berpoligami. Padahal poligami bukan sesuatu yang di larang baik dalam Perjanjian Lama atau pun dalam Perjanjian Baru. Banyak Nabi-nabi dan tokoh-tokoh Bible Perjanjian Lama yang berpoligami dan Tuhan mengatur pembagian warisan ketika seorang laki-laki berpoligami. Perhatikan ayat berikut;  

"Apabila seorang mempunyai dua orang isteri, yang seorang dicintai dan yang lain tidak dicintainya, dan mereka melahirkan anak-anak lelaki baginya, baik isteri yang dicintai maupun isteri yang tidak dicintai, dan anak sulung adalah dari isteri yang tidak dicintai, (Ulangan 21:15) 

Pada zaman dahulu, laki-laki Kristen diperbolehkan mempunyai istri sebanyak yang mereka mau karena Injil tidak membatasi jumlah istri. Baru beberapa abad yang lalu gereja membatasi jumlah istri menjadi hanya satu saja, tepatnya di masa Paus Leo XIII pada tahun 1866. Poligami juga diizinkan dalam agama Yahudi. Menurut hukum Taurat, Abraham mempunyai tiga orang istri dan Salomo punya ratusan istri. Praktek poligami berlangsung hingga rabi Gershom ben Yehudah (960-1030 M) mengeluarkan peraturan melarang hal itu. Komunitas Yahudi Sephardi yang berdiam di negara-negara Islam meneruskan praktek itu hingga tahun 1950, sampai undang-undang majelis tinggi rabi Israel memperluas larangan berpoligami. Jika karena Nabi Muhammad SAW berpoligami kemudian kafir Kristen pemuja Yesus menganggap Islam bukan ajaran yang benar, maka agama Yahudi dan Kristen juga bukan ajaran yang benar.  

Kafir Kristen pemuja Yesus menganggap Islam bukan ajaran yang benar, karena Nabi Muhammad SAW berdosa. Dalam Islam, Maksum adalah sifat para Nabi, termasuk Nabi Muhammad SAW. Mereka semua terjaga dari kesalahan dalam menyampaikan agama. Mereka juga terjaga dari dosa-dosa besar. Adapun dosa-dosa kecil, atau lupa, atau keliru, maka para Nabi terkadang mengalaminya. Dan jika mereka berbuat kesalahan, maka Allâh SWT akan segera meluruskannya. Allah SWT dalam Al-Qur’an memerintahkan Nabi Muhammad SAW untuk memohon ampunan, karena sebagai seorang Nabi, beliau terkadang melakukan kekeliruan. Allah SWT mengingatkan kekeliruan tersebut dengan memerintahkan Nabi Muhammad SAW untuk memohon ampunan. Jika karena Nabi Muhammad SAW tidak lepas dari kekeliruan kemudian kafir Kristen pemuja Yesus menganggap Islam bukan ajaran yang benar, maka agama Kristen juga bukan agama yang benar karena Yesus pun pernah berbuat dosa.

Menurut Injil Kristen, Yesus bukan manusia suci dan tak berdosa. Misalnya ketika satu hari Yesus di ajak oleh saudara-saudaranya untuk menghadiri sebuah pesta, Yesus menolak dengan alasan waktunya belum genap. Tetapi setelah saudara-saudaranya pergi ke pesta, Yesus pun pergi ke pesta tersebut dengan diam-diam (Yohanes 7:10). Perbuatan Yesus tersebut tergolong perbuatan dosa karena melanggar hukum Taurat yang melarang berbohong dan berdusta (Imamat 19:11). Yesus juga pernah menyuruh murid-muridnya untuk mengambil keledai betina milik orang lain tanpa izin pemiliknya (Matius 21:2). Perbuatan Yesus tersebut dapat digolongkan sebagai tindak pencurian, karena definisi mencuri itu adalah mengambil properti milik orang lain tanpa izin pemiliknya. Mencuri termasuk perbuatan dosa karena hukum Taurat melarang perbuatan tersebut (Keluaran 20:15, 17).

Kafir Kristen pemuja Yesus menganggap Islam bukan ajaran agama yang benar, karena kedatangan Nabi Muhammad SAW tidak pernah dinubuatkan. Nabi Muhammad SAW dinubuatkan oleh Nabi sebelumnya. Dalam Injil Kristen Yesus berkata kepada murid-muridnya; Namun benar yang Kukatakan ini kepadamu: Adalah lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi, Penghibur itu tidak akan datang kepadamu,  tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu(Yohanes 16:7)

Pada ayat tersebut Yesus berkata bahwa setelah dirinya pergi, akan datang utusan yang lain, yang di sebut oleh Yesus sebagai seorang “penghibur”. Saya yakin “penghibur” yang dimaksud Yesus pada ayat tersebut adalah Nabi Muhammad SAW. Tetapi gereja menafsirkan “penghibur” sebagai Roh Kudus. Penafsiran yang terkesan dipaksakan, karena Roh Kudus sudah ada ketika Yesus berada di dunia, bahkan sebelum Yesus lahir. Sedangkan “penghibur”, dia baru datang setelah Yesus pergi. Selain itu, Injil Kristen berbahasa Inggris menggunakan kata ganti orang laki-laki untuk “penghibur”. Sedangkan untuk Roh Kudus, Injil Kristen berbahasa Inggris menggunakan kata ganti benda.

Bahkan orang-orang Yahudi tahu kalau akan lahir seorang Nabi dari kota Mekkah. Maka mereka sengaja tinggal di Mekkah dan sekitarnya untuk menanti kedatangan Nabi tersebut. Ketika orang-orang Yahudi tersebut berselisih dengan suku-suku Arab, mereka sering mengancam akan memerangi suku-suku Arab tersebut bersama seorang Nabi yang akan lahir. Tetapi setelah Nabi Muhammad SAW lahir dan di utus sebagai Nabi dengan membawa bukti-bukti yang nyata, kebanyakan orang-orang Yahudi kafir dan sebagian lagi beriman. Salah seorang Yahudi yang beriman dengan kenabian Nabi Muhammad SAW adalah Abdullah bin Salam. 

Faktor-Faktor Yang Lain

Kafir Kristen pemuja Yesus menulis: Kedua, kita harus belajar Firman Allah termasuk Kitab Suci Taurat, Zabur, dan Injil. Kita akan menemukan kebenaran kalau kita membaca Firman Allah dengan hati yang terbuka. Ketiga, seperti orang Muslim berdoa setiap hari, Ihdinā ṣ-ṣirāṭ al-mustaqīm, kita harus minta Allah menunjukkan jalan yang lurus. Kita tidak boleh hanya mengucapkan frasa-frasa itu, tapi dalam hati harus sungguh-sungguh ingin tahu jalan kebenaran. Isa berfirman, “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku” (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6).

Banyak orang sudah sungguh-sungguh berdoa supaya Allah menunjukkan jalan yang lurus (ṣ-ṣirāṭ al-mustaqīm) kepada mereka, lalu mereka bermimpi. Dalam mimpinya, mereka bertemu dengan Isa Al-Masih dan mulai mengikuti-Nya. Kami mendorong Anda untuk memastikan Anda sedang mengikuti satu-satunya ajaran yang benar, yaitu Isa.

Jawaban Saya: Kafir Kristen pemuja Yesus mengajak kita belajar Taurat, Zabur dan Injil, padahal mereka sendiri tidak paham isi Taurat, Zabur dan Injil. Jika mereka benar-benar paham dengan Taurat, Zabur dan Injil. Mereka tidak akan pernah mempermasalahkan Nabi Muhammad SAW yang memerangi orang-orang kafir, berpoligami dan dapat melakukan kesalahan. Anda dapat membacanya. Segala alasan yang di buat oleh kafir Kristen pemuja Yesus untuk menyatakan Islam bukan ajaran yang benar hanya berbalik menyerang mereka kembali. Karena nyatanya Bible tidak sekalipun mempermasalahkannya. Mengenai ihdinash shirathal mustaqim dan Yesus adalah jalan kebenaran, sudah pernah saya jawab dan tidak perlu saya ulang kembali. Cukup klik link yang ada dan baca.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Bagaimana Mengetahui Jika Islam Atau Kristen Mengikuti Ajaran Yang Salah"

Post a Comment

Pastikan komentar anda tidak keluar dari topik, seperti menjawab atau menyanggah isi postingan. Komentar di luar itu tidak akan pernah ditayangkan.