Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Demi Dzat yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, tidaklah seseorang dari umat ini baik Yahudi dan Nashrani mendengar tentangku, kemudian dia meninggal dan tidak beriman dengan agama yang aku diutus dengannya, kecuali dia pasti termasuk penghuni neraka." (Shahih Muslim: 218)

Mengapa Maryam, Ibu Isa, Wanita Termulia, Bukan Aminah, Ibu Muhammad?

Mungkin Anda pernah mendengar ungkapan “Sorga terletak di bawah telapak kaki ibu (wanita).” Ungkapan ini menjelaskan bahwa wanita begitu sangat ditinggikan.

Wanita-Wanita Berpengaruh di Dunia

Mari kita melihat beberapa wanita yang mempunyai peranan penting di dunia:

1. Mother Theresa. Wanita sederhana yang melakukan hal-hal luar biasa. Lebih dari 74 tahun, ia melayani orang miskin, sakit, yatim piatu dll. Dia juga mendirikan Misionaris Cinta Kasih. Walaupun dia sudah wafat tetapi karya, peninggalan, serta ajaran-ajarannya masih tetap hidup.

2. Megawati Soekarno Putri. Presiden wanita pertama di Indonesia. Walaupun memimpin Indonesia hanya satu periode, cukup membuktikan bahwa dia salah satu wanita yang mempunyai pengaruh terhadap kemajuan bangsa ini.

3. Siti Khadijah. Umat Muslim percaya Khadijah adalah wanita yang mempunyai peranan penting bagi karir Muhammad. Bahkan, sebuah sumber mengatakan Khadijah-lah yang meneguhkan kenabian Muhammad.

Siapakah Wanita Termulia di Dunia?

Kafir Kristen pemuja Yesus menulis: Ketiga wanita di atas adalah sebagian dari wanita-wanita hebat di dunia. Lalu, bagaimana dengan wanita termulia. Apakah juga terdapat banyak wanita termulia?

Kitab suci maupun kitab-kitab sejarah hanya mencatat satu wanita termulia. Dialah yang melahirkan seorang Pribadi yang disebut terkemuka di dunia dan di akhirat. Dia bukan Siti Aminah, ibu dari Muhammad, melainkan Siti Maryam. Tentang hal ini Al-Quran sangat jelas, “Hai Maryam, sesungguhnya Allah telah memilih kamu, mensucikan kamu dan melebihkan kamu atas segala wanita di dunia” (Qs 3:42).

Jawaban Saya: Dan (ingatlah) ketika Malaikat (Jibril) berkata: "Hai Maryam, sesungguhnya Allah telah memilih kamu, mensucikan kamu dan melebihkan kamu atas segala wanita di dunia (yang semasa dengan kamu). (Ali 'Imran: 42)

Dengan berbekal ayat di atas Kafir Kristen pemuja Yesus mengatakan Maryam adalah satu-satunya wanita termulia. Memang benar Maryam telah dilebihkan dari wanita di dunia, tetapi itu menurut Al-Qur’an. Injil Kristen yang dipercaya oleh kafir Kristen pemuja Yesus tidak sekalipun pernah menyatakan demikian. Mereka yang biasanya menolak ayat-ayat Al-Qur’an karena tidak sesuai dengan Injil Kristen, kali ini seolah membenarkannya. Kafir Kristen pemuja Yesus membenarkan Al-Qur’an hanya jika mereka menemukan ayat-ayat yang di anggap dapat mendukung kekristenan. Betapa tidak punya malunya mereka.

Kafir Kristen pemuja Yesus menyebut Maryam dengan sebutan termulia, seolah-olah tidak ada wanita lain selain Maryam yang mulia. Kelebihan Maryam yang di maksud oleh Al-Qur’an (Ali 'Imran: 42), adalah kelebihan Maryam di atas wanita-wanita yang hidup sezaman dengan beliau, bukan kelebihan yang membuat Maryam menjadi satu-satunya wanita mulia di dunia. Jadi sebutan termulia untuk Maryam sangatlah tidak tepat. Dalam sebuah hadits shahih Nabi Muhammad SAW bersabda;

"Wanita yang paling baik pada jamannya adalah Maryam 'alaihis salam dan wanita yang paling baik pada jamannya adalah Khadijah radliallahu 'anhu." (Shahih Bukhari 3178)

'Sesungguhnya wanita yang paling baik (pada masa lalu) adalah Maryam binti Imran dan wanita yang paling baik (sesudah masa itu) adalah Khadijah binti Khuwailid.' Abu Kuraib berkata; "Waki' meriwayatkan hadits ini sambil memberi isyarat ke langit dan ke bumi." (Shahih Muslim: 4458)

Dalam hadits lainnya, Aisyah RA  dan Asiyah istri Firaun juga di sebut wanita-wanita istimewa dan mulia, sebagaimana sabda Rasulullah SAW;

"Keistimewaan 'Aisyah radliallahu 'anhu dibandingkan wanita-wanita lain, bagaikan keistimewaan makanan "tsarid" terhadap makanan yang lain. Orang-orang yang sempurna dari kalangan laki-laki banyak dan tidak ada orang yang sempurna dari kalangan wanita kecuali Maryam binti 'Imran dan Asiyah, istrinya Fir'aun". (Shahih Bukhari: 3179)

Siti Maryam, yang Termulia, Melahirkan yang “Terkemuka”

Kafir Kristen pemuja Yesus menulis: Siti Maryam telah menerima keistimewaan dari Allah. Allah telah menempatkan dia sebagai satu-satunya wanita termulia. Dengan ketaatannya, dia telah menerima kuasa dari Allah dalam perkara besar. Yaitu ia mengandung walaupun masih perawan, “Kata Maria: aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu" (Injil, Rasul Lukas 1:38).

Siti Maryam dipanggil wanita termulia karena dia telah melahirkan Kalimat Allah, Isa Al-Masih. Qs 3:45 berkata, “Isa Al-Masih adalah seorang terkemuka di dunia dan di akhirat.” Isa juga disebut sebagai satu-satunya yang mengetahui tentang akhir zaman. Demikian Kitab Suci, Injil, Rasul Lukas 1:42, 48 berbunyi, "Diberkatilah engkau [Siti Maryam] di antara semua perempuan dan diberkatilah buah rahimmu [Isa Al-Masih] . . . .”

Jawaban Saya: Allah SWT memilih Maryam menjadi wanita yang terpilih karena ibadahnya yang banyak, zuhudnya, kemuliaannya, dan kesuciannya dari semua kotoran dan godaan setan, bukan hanya karena melahirkan Nabi Isa AS atau Yesus. Jika dilebihkannya Maryam  di atas wanita yang hidup di zamannya karena ia melahirkan Nabi Isa AS atau Yesus, maka Aminah yang melahirkan Nabi Muhammad SAW lebih berhak dilebihkan di atas wanita-wanita lainnya. Karena Aminah adalah ibu dari seorang Nabi terakhir yang di utus oleh Allah SWT, satu-satunya Nabi yang dapat memberikan syafaat ketika semua Nabi termasuk Nabi Isa AS atau Yesus tidak dapat memberikan syafaat. Sebagaimana Rasulullah SAW bersabda;

"Jika hari kiamat tiba, maka manusia satu sama lain saling bertumpukan...Maka mereka pun mendatang Isa. Namun Isa juga berkata, 'Maaf, aku tak berhak untuk itu, namun cobalah kalian temui Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam.' Mereka pun mendatangiku sehingga aku pun berkata: "Aku kemudian meminta ijin Tuhanku dan aku diijinkan, Allah mengilhamiku dengan puji-pujian yang aku pergunakan untuk memanjatkan pujian terhadap-Nya, yang jika puji-pujian itu menghadiriku sekarang, aku tidak melafadkan puji-pujian itu. Aku lalu tersungkur sujud kepada-Nya, lantas Allah berfirman'Wahai Muhammad, angkatlah kepalamu, katakanlah engkau akan didengar, mintalah engkau akan diberi, mintalah keringanan engkau akan diberi keringanan.' Maka aku menghiba 'Wahai tuhanku, umatku-umatku.' Allah menjawab, 'Berangkat dan keluarkanlah dari neraka siapa saja yang dalam hatinya masih terdapat sebiji gandum keimanan.' (Shahih Bukhari: 6956)

Yang “Terkemuka” Membawa Keselamatan

Kafir Kristen pemuja Yesus menulis: Demikianlah Injil Allah dan Al-Quran menyebut Maryam satu-satunya wanita termulia. Wanita yang melalui rahimnya, Kalimat Allah datang ke dunia. Isa Al-Masih, yang “Terkemuka” datang ke dunia membawa Keselamatan bagi setiap orang yang percaya kepada-Nya. Sehingga barangsiapa percaya, tidak akan binasa, melainkan beroleh hidup kekal. Firman Allah berkata, “Ia [Siti Maryam] akan melahirkan . . . Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka" (Injil, Rasul Besar Matius 1:21).

Jawaban Saya: Beriman kepada Nabi Isa AS hari ini tidak sama dengan beriman kepada Nabi Isa AS dua ribu tahun yang lalu. Beriman kepada Nabi  Isa AS dua ribu tahun yang lalu adalah beriman kepada Tuhan Allah yang esa dan beriman kepada Nabi Isa AS sebagai utusan-Nya. Jika anda termasuk dari bangsa Israel kemudian melakukan perintah Nabi Isa AS , maka surga insyaallah akan menjadi tempat tinggal abadi anda. Berbeda dengan beriman kepada Nabi Isa AS hari ini. Beriman kepada Nabi Isa AS hari ini artinya anda harus mempercayai Tuhan Allah itu tiga yang esa, menyembah Yesus sebagai Tuhan dan harus mengikuti dogma gereja yang sesat. Jika anda beriman kepada Isa AS hari ini, berarti anda telah siap menjadi penghuni neraka kekal selama-lamanya. Karena Allah SWT telah menyebut kafir orang-orang yang menjadikan Yesus sebagai sesembahan. Sebagaimana firman Allah SWT;

Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya Allah itu ialah Al Masih putera Maryam." Katakanlah: "Maka siapakah (gerangan) yang dapat menghalang-halangi kehendak Allah, jika Dia hendak membinasakan Al Masih putera Maryam itu beserta ibunya dan seluruh orang-orang yang berada di bumi kesemuanya?." Kepunyaan Allahlah kerajaan langit dan bumi dan apa yang ada diantara keduanya; Dia menciptakan apa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu(Al Maa'idah: 17)

Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya Allah ialah Al Masih putera Maryam", padahal Al Masih (sendiri) berkata: "Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu." Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolong pun(Al Maa'idah: 72)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Mengapa Maryam, Ibu Isa, Wanita Termulia, Bukan Aminah, Ibu Muhammad?"

Post a Comment

Pastikan komentar anda tidak keluar dari topik, seperti menjawab atau menyanggah isi postingan. Komentar di luar itu tidak akan pernah ditayangkan.