Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Demi Dzat yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, tidaklah seseorang dari umat ini baik Yahudi dan Nashrani mendengar tentangku, kemudian dia meninggal dan tidak beriman dengan agama yang aku diutus dengannya, kecuali dia pasti termasuk penghuni neraka." (Shahih Muslim: 218)

Mengapa Orang Kristen Mempercayai Adanya Tiga Allah?

Kafir Kristen pemuja Yesus menulis: Kami sedih bila membaca Surah 5:116-117. Belum pernah ada orang Kristen mempercayai atau menerima ajaran yang tertulis dalam Al-Quran ini, yaitu “Allah berfirman, Hai Isa putera Maryam adakah kamu mengatakan kepada manusia, ‘Jadikanlah aku (Isa) dan ibuku (Maryam) dua orang tuhan selain Allah’ “. Ajaran ini adalah hujat. Dari mana datangnya ajaran semacam ini? Yang jelas ini bukan ajaran Kristen atau Alkitab!

Orang Kristen tidak pernah percaya kepada tiga Allah, tetapi kepada satu Allah yang Esa! (Ulangan 6:4; Markus 12:29). Sebetulnya tidak seorang manusia pun bisa mengerti Allah sepenuhnya, karena jika demikian kita akan menjadi setara dengan Allah. Alkitab dengan jelas mengajarkan bahwa Allah adalah Esa yang beroknum tiga. Sejak kekal Allah itu sudah ada sebagai Allah Bapa, Allah Anak, dan Allah Roh Kudus, tetapi Ia Esa adanya.

Allah Bapa terutama ditunjukkan dalam karya menciptakan dan menopang alam semesta beserta dengan segala isinya. Allah Anak disebut sebagai Firman kekal, Tuhan dan Juruselamat dunia. Allah Roh Kudus dihubungkan terutama dengan pekerjaanNya meyakinkan manusia tentang dosa, melahir-barukan, dan membimbing umatNya. (Injil Matius 28:18,19; Lukas 3:21,22; Yohanes 1:1, 14:16-17; 2 Korintus 12:13.

Jawaban Saya: Dan (ingatlah) ketika Allah berfirman: "Hai Isa putera Maryam, adakah kamu mengatakan kepada manusia: "Jadikanlah aku dan ibuku dua orang tuhan selain Allah?." Isa menjawab: "Maha Suci Engkau, tidaklah patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku (mengatakannya). Jika aku pernah mengatakan maka tentulah Engkau mengetahui apa yang ada pada diriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada diri Engkau. Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui perkara yang ghaib-ghaib."(Al Maa'idah: 116)

Pada ayat di atas, Allah SAW berfirman kepada Nabi Isa AS di hari kiamat di hadapan orang-orang yang menjadikan dia dan ibunya sebagai dua tuhan selain Allah. Di balik kalimat ini terkandung ancaman yang ditujukan kepada orang-orang Nasrani (Kristen), sekaligus sebagai celaan dan kecaman terhadap mereka di hadapan semua para saksi di hari kiamat. Kafir Kristen pemuja Yesus menganggap ayat di atas salah karena orang Kristen dalam pandangan mereka tidak pernah menganggap Maryam sebagai Tuhan. Dalam kekristenan yang mereka percaya mungkin benar mereka tidak pernah menyembah Maryam, tapi bagaimana keyakinan dalam sekte-sekte Kristen lainnya? Bukankah Kristen mempunyai banyak sekte?!  

Menurut informasi Ibnu Patrick, seorang sejarawan dan padri Kristen, menjelang Konsili Nicea 325 M dari jumlah peserta keseluruhan 2.048 orang terdapat sebagian peserta dari mahzab Mariamites dan Remitim yang berpendapat bahwa Yesus dan Ibunya adalah 2 (dua) Tuhan selain Bapa. Selain itu terdapat aliran Ebionit yang secara jelas juga memuja Maria sebagai Tuhan Ibu. Penganut aliran Ebionit dikenal sebagai aliran yang para penganutnya menggunakan bulu domba sebagai pakaian. Bulu domba tersebut dikenakan agar mereka dapat hidup dalam kesederhanaan. Jadi tidak ada yang salah ketika Al-Qur’an menyebutkan Nabi Isa AS dan Maryam sebagai Tuhan selain Allah.

Kafir Kristen pemuja Yesus mengatakan bahwa mereka tidak pernah percaya kepada tiga Allah, tetapi kepada satu Allah yang Esa. Saya menganggap pernyataan mereka itu sebagai bentuk penyangkalan terhadap keyakinan mereka yang sesat. Jelas sekali dalam ajaran Kristen, Tuhan memiliki tiga oknum yang sehakikat. Bapa, Putera dan Roh Kudus, mereka mempercayai ketiganya adalah Allah. Tuhan  Kristen yang terdiri dari tiga oknum, tidak dapat disebut dengan Tuhan yang Esa. Tidak mungkin Tuhan dapat dibilang Esa kalau Dia terdiri dari tiga oknum. Sangat mudah dipahami dan sudah sangat tepat jika kita mengatakan orang Kristen menyembah tiga Tuhan. Sayangnya, kafir Kristen pemuja Yesus tidak mempunyai kejujuran hati untuk mengakuinya. Mereka menyangkalnya dengan berbagai argumentasi agar doktrin Tritunggal dapat dipahami. Sekeras apa pun mereka menjelaskan doktrin Tritunggal, tidak akan ada manusia yang akan mampu memahaminya. Bukan karena Allah yang tidak dapat dimengerti, tetapi doktrin Tritunggal yang memang tak logis sehingga sampai kapan pun manusia tidak akan mampu memahaminya. Doktrin Tritunggal baru muncul ratusan tahun setelah Yesus di angkat ke langit. Jika benar Allah adalah Tritunggal, maka ajaran Tritunggal akan dikenal jauh sebelum Yesus hidup.

Bapa sebagai Tuhan pencipta, Putera atau Yesus sebagai Tuhan penebus dan Roh Kudus sebagai Tuhan penghibur atau penolong. Mencipta adalah kuasa yang hanya di miliki oleh Tuhan Bapa, menebus adalah kuasa yang hanya di miliki oleh Tuhan Putera atau Yesus dan menghibur atau menolong adalah kuasa yang hanya di miliki oleh Tuhan Roh Kudus. Tuhan Bapa hanya kuasa dalam mencipta, sedangkan untuk menebus dan menghibur atau menolong Tuhan Bapa tidak mampu. Tuhan Putera atau Yesus hanya kuasa dalam menebus, sedangkan untuk mencipta dan menghibur atau menolong Tuhan Putera atau Yesus tidak mampu. Tuhan Roh Kudus hanya kuasa untuk menghibur atau menolong, sedangkan untuk mencipta dan menebus, Tuhan Roh Kudus tidak mampu. Ternyata tidak satu pun dari ketiga Tuhan-Tuhan kaum kafir Kristen pemuja Yesus, baik itu Bapa, Putera dan Roh Kudus yang benar-benar maha kuasa. Karena ketiga Tuhan kaum kafir Kristen pemuja Yesus tersebut hanya kuasa terhadap fungsi Mereka masing-masing. Tuhan kafir Kristen pemuja Yesus dapat di sebut maha kuasa, hanya apabila keTIGA PRIBADI Tuhan tersebut di MIX jadi satu.

Tritunggal lebih tepat di sebut dengan TIGA PRIBADI (Bapa, putra dan Roh Kudus) dengan TIGA FUNGSI yang berbeda-beda pula, bukan SATU PRIBADI dengan TIGA FUNGSI. Jika Pencipta, Penebus dan Penghibur/Penolong adalah TIGA FUNGSI dari PRIBADI Tuhan yang esa, lalu siapa PRIBADI yang di sebut Bapa, Putera/Yesus dan Roh Kudus? Jadi, pengakuan kaum kafir pemuja Yesus bahwa Tuhan mereka adalah esa adalah bohong. Mereka meyakini TIGA PRIBADI Tuhan dengan fungsi yang berbeda-beda. Penyangkalan semata jika kemudian mereka menyatakan keTIGA PRIBADI Tuhan dengan fungsi yang berbeda-beda tersebut esa, karena bagaimana mungkin Tuhan yang memiliki TIGA PRIBADI dapat di sebut Tuhan yang esa? 

Subscribe to receive free email updates:

2 Responses to "Mengapa Orang Kristen Mempercayai Adanya Tiga Allah?"

  1. Assalamualaikum wr.wb.,

    Akhi, maaf saya mau nyoba kasih saran artikel baru sekiranya akhi belum pernah angkat artikel ini,

    Coba angkat perihal ini...

    Jika Yesus adalah Allah, lalu kenapa syarat untuk menguasai kerajaan bumi adalah bersujud kepada iblis?, (Matius 4: 8-9),

    Bukankan seluas-luasnya alam semesta ini adalah milik Allah?,

    Bukankah jelas pada ayat tersebut yesus hanyalah 'Yesus yang harus sujud pada iblis agar dapat menguasai kerajaan bumi'.

    Lalu Yesus itu siapa?,

    Pastilah bukan Allah yang menguasai seluruh alam semesta ini,

    Lalu siapa?,

    Putra Allah?,

    Apakah Allah melakukan persetubuhan dengan dengan maria?,

    Jelas tidak,

    Lalu Yesus siapa?,

    Firman Allah yang tidak diberi kuasa untuk kerajaan bumi dan harus sujud dulu kepada iblis agar menguasai kerajaan tersebut?,

    Ya, pada awalnya adalah Firman Allah. Firman itu adalah jadilah, maka serta merta tercipta Yesus di rahim maria (yang kalau sudah lahir ingin menguasai kerajaan dunia, harus sujud dulu kepada iblis).

    Maka penciptaan Yesus tidaklah berbeda dengan penciptaan adam, diri kalian, bahkan seorang Fir'aun,

    Karena tanpa Firman 'jadilah', seorang bayi tidak akan tercipta meskipun orang tua telah berhubungan badan berkali-kali.

    Sebaliknya, dengan Firman 'jadilah', Yesus (yang jika ingin menguasai kerajaan dunia harus sujud kepada iblis dulu) dapat tercipta di rahim maria meskipun maria tidak bersetubuh dengan siapapun.

    Yesus pada mulanya adalah firman Allah, ya, pada mulanya adalah firman 'jadilah', sebagai mana seorang fir'aun pada awalnya juga adalah Firman Allah.

    Lalu kenapa kalian umat kristen tidak menyembah Fir'aun saja? Toh dia mengaku sebagai Tuhan juga, dan pada mulanya juga merupakan Firman Allah.

    Semoga bisa bermanfaat akhi,

    Jazak. kh. kh.

    Wasalamuaalikum wr.wb.

    ReplyDelete
  2. Yang aneh mengapa kristen harus menyebut nama tuhannya Allah padahal Allah swt jelas sangat menentang keyakinan syirik mereka tapi mereka menganalogikan bapa, putera, dan roh Kudus sebagai Allah. Jelas aneh bin ngaco. Walaupun dulunya agama nasrani diturunkan oleh Allah melalui nabi isa as tapi itu ketika masih mentauhidkan allah. Kalau udah bukan tauhid lagi gak pantas menyebut Allah dalam keyakinan ketuhanan mereka karena Allah adalah ahad.

    ReplyDelete

Pastikan komentar anda tidak keluar dari topik, seperti menjawab atau menyanggah isi postingan. Komentar di luar itu tidak akan pernah ditayangkan.