Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Demi Dzat yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, tidaklah seseorang dari umat ini baik Yahudi dan Nashrani mendengar tentangku, kemudian dia meninggal dan tidak beriman dengan agama yang aku diutus dengannya, kecuali dia pasti termasuk penghuni neraka." (Shahih Muslim: 218)

Iblis Tidak Sujud Kepada Manusia, Tapi Mengapa Tunduk Kepada Isa?

Kafir Kristen pemuja Yesus menulis: Al-Quran mengajarkan bahwa malaikat dan Iblis diperintahkan Allah untuk sujud kepada Adam. Apa maksud malaikat sujud kepada Adam? Mengapa Iblis tidak mau sujud kepada Adam? Iblis telah sukses menggodai Adam dan semua umat manusia. Contohnya, dia mengodai kita untuk berbohong, sombong, berkata kotor dan sebagainya. Karena itu, ia tidak sujud kepada manusia. Tapi, mengapa Iblis sujud kepada Isa Al-Masih?

Jawaban Saya: Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat: "Sujudlah kamu kepada Adam," maka sujudlah mereka kecuali Iblis; ia enggan dan takabur dan adalah ia termasuk golongan orang-orang yang kafir. (Al Baqarah: 34)

Kafir Kristen pemuja Yesus bertanya, apa maksud Malaikat sujud kepada Adam? Mengapa Iblis tidak mau sujud kepada Adam? Allah SWT memerintahkan Malaikat dan Iblis untuk sujud kepada Adam sebagai bentuk penghormatan kepada Adam, bukan sebagai bentuk penyembahan. Malaikat bersujud ketika Allah SWT memerintahkan mereka bersujud, sementara Iblis karena kesombongannya menganggap dirinya lebih baik dari pada Adam, Iblis enggan untuk bersujud.

Sujud menyembah di dalam Bible tidak selalu ditujukan kepada Tuhan sebagai bentuk pemujaan, tetapi juga ditujukan untuk manusia yang di anggap memiliki kedudukan yang tinggi dan mulia sebagai bentuk penghormatan. Seperti rakyat yang sujud menyembah seorang raja (2 Samuel 15:5) atau sujud menyembahnya seorang budak kepada tuannya (2Samuel 18:21). Demikian juga ketika Iblis sujud menyembah Yesus. Iblis sujud menyembah Yesus bukan sebagai bentuk pemujaan kepada Tuhan, tetapi sebagai bentuk penghormatan karena Yesus adalah seorang manusia yang memiliki kedudukan yang tinggi dan mulia.   

Al-Quran: Iblis Tidak Sujud Kepada Adam

Kafir Kristen pemuja Yesus menulis: Al-Quran menuliskan “Dan (ingatlah) ketika Kami berkata kepada malaikat: "Sujudlah kamu kepada Adam," maka mereka sujud kecuali iblis. Ia membangkang” (Qs 20:116). Apa maksud malaikat sujud kepada Adam? Iblis tidak takut kepada Adam dan semua manusia. Ia terus menggodai manusia untuk berdosa sehingga masuk neraka.

Jawaban Saya: Apa maksud malaikat sujud kepada Adam, sudah saya jawab dan saya tidak perlu mengulanginya lagi.

Injil Allah: Iblis Tunduk Kepada Isa Al-Masih

Kafir Kristen pemuja Yesus menulis: Suatu kali Isa bertemu dengan seorang gila karena dirasuk banyak setan. “Ketika ia melihat Yesus [Isa Al-Masih], ia berteriak lalu tersungkur di hadapan-Nya dan berkata dengan suara keras: "Apa urusan-Mu dengan aku, hai Yesus Anak Allah Yang Mahatinggi [gelar keilahian Isa Al-Masih]? Aku memohon kepada-Mu, supaya Engkau [Isa Al-Masih] jangan menyiksa aku" (Injil, Rasul Lukas 8:28). Tersungkurnya orang gila itu karena setan-setan yang di dalam dirinya tunduk kepada Isa. Setan-setan itu juga memohon agar Isa jangan menyiksanya. “Lalu setan-setan itu memohon kepada Yesus [Isa Al-Masih], supaya Ia jangan memerintahkan mereka [setan-setan] masuk ke dalam jurang maut [neraka]” (ayat 31). Lalu Isa memerintahkan setan-setan itu keluar dari tubuh orang itu. Dan mereka pun patuh kepada-Nya. Maka sembuhlah orang gila itu. Siapakah Isa Al-Masih sebenarnya, kok Iblis sujud dan begitu takut kepada-Nya?

Jawaban Saya: Sudah saya jelaskan bahwa sujud menyembah di dalam Bible tidak selalu ditujukan kepada Tuhan sebagai bentuk pemujaan, tetapi juga ditujukan untuk manusia yang di anggap memiliki kedudukan yang tinggi dan mulia sebagai bentuk penghormatan. Seperti rakyat yang sujud menyembah seorang raja (2 Samuel 15:5) atau sujud menyembahnya seorang budak kepada tuannya (2Samuel 18:21). Iblis sujud menyembah Yesus bukan sebagai bentuk pemujaan kepada Tuhan, tetapi sebagai bentuk penghormatan. Iblis tidak pernah menganggap Yesus adalah Tuhan. Itulah sebabnya Iblis berani mencobai Yesus, sampai membawanya ke bubungan Bait Allah (Matius 4:5). Mana berani Iblis berbuat kurang ajar kepada Yesus kalau Iblis memang tahu Yesus adalah Tuhan.

Kafir Kristen pemuja Yesus mengatakan bahwa Iblis patuh kepada Yesus, ketika Yesus memerintahkan setan-setan itu keluar dari tubuh orang yang dirasukinya, setan-setan itu menurutinya. Tetapi walaupun demikian, Yesus juga patuh dan menuruti kehendak Tuhan yang mengutus dirinya (Yohanes 5:30). Dari pada menyembah Yesus yang dipatuhi setan, bukankah lebih baik menyembah Tuhan yang dipatuhi Yesus? Dari pada menyembah Yesus yang Iblis sujud kepadanya, bukankah lebih baik menyembah Tuhan yang Yesus sujud kepada-Nya (Matius 26:39)? Iblis memang takut dengan Yesus, tetapi Yesus juga takut kepada orang-orang Yahudi (Markus 14:33), lalu dengan alasan apa kalian menyembah Yesus?

Hakekat Isa Al-Masih Menurut Al-Quran dan Hadis

Kafir Kristen pemuja Yesus menulis: Menurut Hadis “Isa itu sesungguhnya Roh Allah dan Firman-Nya” (Hadis Anas bin Malik hal.72). Dr. M.Taqi-ud-Din Al-Hilali, menterjemahkan  Qs 4:171 bahwa Isa Al-Masih adalah Kalimattullah. Tulisnya “. . .The Messiah 'Iesa (Jesus), . . . His Word, artinya “. . .Mesias, Isa, (Yesus). . .Firman-Nya [Kalimat Allah], . . .”

"Kalimatullah adalah Allah dalam Hakekat-Nya . . . , Ia adalah tidak lain dari satu Pribadi Ilahi,” terang ulama Muslim Al Syaikh Muhyi Al Din Al Arabi. Pengakuan Hadis, Al-Quran dan pakar Islam di atas sesuai dengan Injil Allah. Bahwa Isa Al-Masih “. . .adalah Firman [Kalimatullah]; . . . dan Firman itu adalah Allah” (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:1).

Jawaban Saya: Kafir Kristen pemuja Yesus mengutip kalimat yang mereka sebut hadits dari Anas bin Malik: “Isa itu sesungguhnya Roh Allah dan Firman-Nya”. Kalimat tersebut tidak dapat saya temukan dalam hadits mana pun. Al-Qur’an menyebut Isa diciptakan dengan jalan meniupkan roh ke dalam rahim Maryam (An Nisaa': 171). Penciptaan Isa yang seperti itu tidak berbeda dengan penciptaan manusia pada umumnya. Allah SWT berfirman; Kemudian Dia menyempurnakan dan meniupkan ke dalamnya roh (ciptaan)-Nya dan Dia menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan dan hati; (tetapi) kamu sedikit sekali bersyukur(As Sajdah: 9)

Pedoman utama umat Islam adalah Al-Qur’an dan Hadits Nabi, bukan perkataan ulama atau pakar-pakar Islam. Perkataan ulama atau pakar-pakar Islam boleh di ikuti selama tidak bertentangan dengan Al-Qur’an dan Hadits Nabi. Jika ada perkataan ulama atau pakar-pakar Islam yang bertentangan dengan Al-Qur’an dan Hadits Nabi, maka umat Islam wajib untuk tidak mengikutinya. Bagaimana jika ada seorang ulama atau pakar-pakar Islam yang mengatakan bahwa Isa Al-Masih adalah Allah? Jika ada ulama atau pakar-pakar Islam yang mengatakan Isa Al-Masih adalah Allah, maka ulama atau pakar-pakar Islam tersebut adalah kafir, siapa pun dia orangnya. Karena Allah Subhanahu wa Ta’ala telah menegaskan melalui ayat-ayatnya bahwa siapa pun yang mengatakan Isa Al-Masih adalah Allah atau sebaliknya adalah kafir. Perhatikan ayat-ayat berikut ini;

Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya Allah itu ialah Al Masih putera Maryam." Katakanlah: "Maka siapakah (gerangan) yang dapat menghalang-halangi kehendak Allah, jika Dia hendak membinasakan Al Masih putera Maryam itu beserta ibunya dan seluruh orang-orang yang berada di bumi kesemuanya?." Kepunyaan Allahlah kerajaan langit dan bumi dan apa yang ada diantara keduanya; Dia menciptakan apa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu(Al Maa'idah: 17)

Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya Allah ialah Al Masih putera Maryam", padahal Al Masih (sendiri) berkata: "Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu." Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolong pun(Al Maa'idah: 72)       

Ada pun orang-orang yang di sebut sebagai pakar-pakar Islam di atas, yang oleh kafir Kristen pemuja Yesus dikatakan mengakui Isa Al-Masih adalah Allah. Saya tidak yakin kalau mereka mengatakan Isa Al-Masih adalah Allah. Lihat saja, kafir Kristen pemuja Yesus hanya memenggal perkataan mereka  dengan maksud supaya terkesan mereka mengakui ketuhanan Isa Al-Masih. Jangankan perkataan ulama atau pakar-pakar Islam, dengan ayat-ayat Al-Qur’an dan Hadits-hadits Nabi saja, kafir Kristen pemuja Yesus sering kali mengutip dengan memenggal isi ayat dan hadits untuk membenarkan kesesatan agama mereka. Selain itu, kafir Kristen juga tidak mampu memberikan sumber valid dari mana perkataan-perkataan ulama atau pakar-pakar Islam itu mereka peroleh.

Al-Qur’an menyatakan Isa Al-Masih (diciptakan dengan) kalimat atau firman Allah, sementara Injil Perjanjian Baru menyatakan firman Allah adalah Allah (Yohanes 1:1) dan firman itulah yang menjelma menjadi Yesus (Yohanes 1:14). Itulah alasan kenapa kafir Kristen pemuja Yesus menganggap Al-Qur’an mendukung ketuhanan Yesus. Padahal pernyataan firman Allah adalah Allah dan pernyataan firman menjelma menjadi manusia hanya ada dalam Injil Perjanjian Baru, tidak ada dalam Al-Qur’an. Al-Qur’an justru menyebut orang-orang yang menganggap Isa Al-Masih sebagai Tuhan dengan sebutan kafir.

Kafir Kristen pemuja Yesus mengatakan Yesus adalah Tuhan karena dia menciptakan bumi dan isinya, Mereka mengutip ayat dari surat kiriman Paulus yang mereka sebut dengan Kitab Allah;

Karena di dalam Dialah telah diciptakan segala sesuatu, yang ada di sorga dan yang ada di bumi, yang kelihatan dan yang tidak kelihatan, baik singgasana, maupun kerajaan, baik pemerintah, maupun penguasa; segala sesuatu diciptakan oleh Dia dan untuk Dia (Kolose 1:16).

Menyebut surat kiriman Paulus dengan sebutan Kitab Allah adalah kekeliruan. Paulus bukanlah Nabi Allah yang kitab tulisannya dapat disebut Kitab Allah. Dia hanya orang Yahudi penganiaya murid-murid Yesus yang mengaku bertobat. Sungguh aneh kalau kafir Kristen pemuja Yesus menganggap semua surat kiriman Paulus sebagai Kitab Allah. Padahal Paulus sendiri mengatakan; Apa yang aku katakan, aku mengatakannya bukan sebagai seorang yang berkata menurut firman Tuhan, melainkan sebagai seorang bodoh yang berkeyakinan, bahwa ia boleh bermegah (2Korintus 11:17).

Dalam surat kirimannya yang lain, Paulus juga mengatakan tetap bersuka cita walaupun Yesus diberitakan dengan maksud palsu atau tidak benar. Ini berarti, sangat mungkin semua pemberitaan Yesus yang ada dalam surat-surat kiriman Paulus adalah palsu atau tidak benar. Sebagaimana perkataan Paulus berikut ini; Tetapi tidak mengapa, sebab bagaimanapun juga, Kristus diberitakan, baik dengan maksud palsu maupun dengan jujur. Tentang hal itu aku bersukacita. Dan aku akan tetap bersukacita, (Filipi 1:18)

Selain itu, pemberitaan Yesus oleh Paulus di surat kirimannya (Kolose 1:16) tersebut bertentangan dengan fakta yang ada. Dalam Kolose 1:16, Paulus mengatakan bahwa Yesus telah menciptakan segala sesuatu yang ada di sorga dan yang ada di bumi, bahkan yang kelihatan dan tidak kelihatan pun Yesus yang menciptakannya. Padahal faktanya, Yesus baru lahir dari rahim seorang wanita 2000 tahun yang lalu, melalui proses tumbuh kembang sebagaimana anak-anak lainnya. Ibunya Maria, juga mengalami proses kehamilan dan persalinan sebagaimana ibu-ibu hamil pada umumnya. Jadi, ucapan Paulus di Kolose 1:16 tersebut sepenuhnya DUSTA. 

Mengapa Manusia Wajib Tunduk Kepada Isa Al-Masih?

Kafir Kristen pemuja Yesus menulis: Iblis tidak sujud kepada manusia karena mereka adalah ciptaan. Sebaliknya, Iblis terpaksa sujud kepada Isa Al-Masih, karena dia tahu bahwa Isa Al-Masih adalah Allah. Karena Isa Al-Masih adalah Allah, Pencipta dunia, wajiblah kita tunduk kepada-Nya, bukan? Juga, orang Kristen tunduk kepada-Nya karena Dia menyelamatkan kita.

Jawaban Saya: Dengan jawaban dan penjelasan-penjelasan saya di atas, sudah cukup menjadi alasan mengapa manusia tidak boleh menyembah Yesus. Kewajiban saya sebagai seorang Muslim hanya berdakwah. Silakan saja jika setelah membaca artikel ini, kafir Kristen pemuja Yesus masih menyembah Yesus sebagai Tuhan. Jika karena Iblis sujud kepada Yesus kemudian mereka juga ikut menyembah Yesus, itu artinya kafir Kristen pemuja Yesus adalah pengikut-pengikut Iblis. Karena mereka menjadi pengikut-pengikut Iblis, maka kafir Kristen pemuja Yesus juga akan bersama-sama kekal di neraka bersama Iblis. Umat Islam tidak akan ikut-ikutan perbuatan mereka, kami hanya menyembah kepada Tuhan yang menciptakan langit dan bumi, bukan kepada Yesus.

Pada waktu itu berkatalah Yesus: "Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil. (Matius 11:25)  

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Iblis Tidak Sujud Kepada Manusia, Tapi Mengapa Tunduk Kepada Isa?"

Post a Comment

Pastikan komentar anda tidak keluar dari topik, seperti menjawab atau menyanggah isi postingan. Komentar di luar itu tidak akan pernah ditayangkan.