Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Demi Dzat yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, tidaklah seseorang dari umat ini baik Yahudi dan Nashrani mendengar tentangku, kemudian dia meninggal dan tidak beriman dengan agama yang aku diutus dengannya, kecuali dia pasti termasuk penghuni neraka." (Shahih Muslim: 218)

Tiga Alasan Mengapa Orang Islam Menjadi Kristen!

Kafir Kristen pemuja Yesus menulis: Ada ribuan kesaksian tentang Kristen yang menjadi Muslim, dan Muslim yang menjadi Kristen. Tidak mengherankan! Selama dunia ada, hal tersebut akan terus terjadi. Orang sering bertanya, “Mengapa orang Muslim masuk Kristen? Bila Islam agama terbaik di dunia, mengapa sebagian orang Islam pindah ke agama lain?” Seorang ahli sosiologi mensurvei seribu Muslim dari berbagai negara yang pindah agama. Ia ingin menemukan mengapa mereka menjadi Kristen. Tiga penemuannya:

1.  Dampak Penterjemahan Al-Quran

Muslim berpegang pada Al-Quran sebagai fondasi imannya. Mereka menghargai dan menghafalnya, walau sering tidak mengerti isinya. Raja Fahd di Saudi, sebelum meninggal tahun 2005, mensponsori penterjemahan Al-Quran ke dalam semua bahasa dunia. Alasannya, ini akan memajukan agama Islam. Yang terjadi justru sebaliknya.

Pertobatan Abdul dari Asia Selatan

Abdul berkata, “Kepindahan saya menjadi Kristen berawal saat saya membaca Al-Quran dalam bahasa ibu. Sebelumnya saya menghafal Al-Quran dalam bahasa Arab, walau tidak mengerti maknanya. Saat membacanya dalam bahasa ibu, saya mengerti bahwa Al-Quran tidak memuat jalan keselamatan. Tidak ada janji yang menjamin sorga!”

Ketika membaca Kitab Injil, Abdul menemukan jalan ke sorga. Akhirnya ia minta Isa Al-Masih menjadi Juru selamatnya. Nabi Isa berjanji, “Aku memberikan hidup kekal kepada mereka dan mereka tidak akan binasa sampai selama-lamanya . . . ” (Injil, Rasul Besar Yohanes 10:28-KSI).

Jawaban Saya: Kafir Kristen pemuja Yesus menyebutkan kisah pertobatan seorang bernama Abdul dari Asia Selatan. Yang menurut mereka, kepindahan Abdul menjadi seorang Kristen berawal ketika dia membaca terjemahan Al-Qur’an. Kemudian dari membaca terjemahan Al-Qur’an itu, si Abdul mengerti bahwa Al-Qur’an tidak memuat jalan keselamatan, tidak ada janji yang menjamin sorga.

Membaca kesaksian Abdul di atas, saya berani pastikan bahwa kesaksian seperti di atas tidak pernah benar-benar terjadi. Jika kesaksian tersebut memang pernah diceritakan oleh seseorang, maka kesaksiannya itu dapat dipastikan palsu. Dia mengarang kesaksian palsu demi sesuap nasi dari gereja. Atau bisa jadi kesaksian tersebut hanya karangan pemilik situs Kristen yang kafir. Untuk mengetahui palsunya kesaksian seperti di atas bukanlah masalah yang sulit. Coba anda perhatikan, Abdul yang membaca terjemahan Al-Qur’an tidak menemukan jalan keselamatan dan tidak menemukan janji yang menjamin surga. Padahal ada banyak ayat-ayat Al-Qur’an yang menjamin orang-orang beriman dan beramal shaleh akan memperoleh balasan berupa surga, salah satu ayat yang saya maksud;

Dan sampaikanlah berita gembira kepada mereka yang beriman dan berbuat baik, bahwa bagi mereka disediakan surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya. (Al Baqarah: 25)

Al-Qur’an juga memberikan jalan keselamatan yaitu Islam, karena Al-Qur’an menyatakan hanya Islam agama yang diterima oleh Allah SWT;

Barang siapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi. (Ali 'Imran: 85)

Oleh karena Al-Qur’an menjelaskan jalan keselamatan dan juga terdapat jaminan akan memperoleh surga bagi siapa saja yang beriman dan beramal shaleh. Maka kesaksian si Abdul yang menyebutkan tidak ada jalan keselamatan dan tidak ada janji yang menjamin sorga dalam Al-Qur’an adalah kesaksian palsu. Untuk menyesatkan orang, kafir Kristen pemuja Yesus sering kali berdusta dengan membuat kesaksian-kesaksian palsu. Dusta dalam agama Kristen tidaklah di anggap berdosa, kalau dusta tersebut dimaksudkan untuk membuat kebenaran Tuhan semakin melimpah (Roma 3:7). Pernah ada seorang pendeta yang bernama Ruth Ewin dari Gereja Yakin Hidup Sukses (YHS) Blitar yang mengaku cucu dari kyai Pesantren Tebu Ireng. Setelah tim klarifikasi dari Pesantren Tebu Ireng  bertemu secara langsung dengan Ruth, wanita tersebut tidak dapat berkutik. Di hadapan Tim Klarifikasi Tebu Ireng dan Gereja YHS, pendeta itu mengakui dirinya telah berbohong. Sebenarnya, Ruth bukanlah keturunan Kyai Tebu Ireng.

Dan saya juga sangat yakin, kafir Kristen pemuja Yesus di situsnya tersebut, juga telah berbohong dengan mengatakan adanya survei yang dilakukan oleh seorang ahli sosiologi terhadap seribu Muslim dari berbagai negara untuk mengetahui alasan mereka murtad. Seorang Muslim murtad dari agamanya sudah pasti ada, tetapi hal tersebut tidak dapat dijadikan indikator bahwa ada yang salah dengan Islam. Karena bukan hanya muslim yang murtad, orang Kristen dan pemeluk agama-agama lainnya juga banyak yang murtad.

2.  Kontradiksi dalam Kehidupan Nabi Islam

Kafir Kristen pemuja Yesus menulis: Umat Muslim sungguh menghormati Muhammad. Mereka yang dengan teliti mempelajari Al-Quran dan Hadith, sangat terkejut mengetahui kontradiksi dalam kehidupannya. Misalnya, kelihatan nabi memanfaatkan wahyu Allah untuk menguntungkan dirinya. Sebut saja pernikahannya dengan isteri anak angkatnya, Zaid bin Muhammad. Nabi Islam mendapat wahyu yang mengizinkannya menikahi Zainab walau sudah menjadi isteri Zaid. Mereka juga melihat bagaimana ia menambah kekayaan dari musuh-musuh yang dikalahkannya. Juga bagaimana Islam, pada permulaannya, menyebarkan agama dengan pemakaian pedang. Fakta-fakta ini mendorong mereka mengambil langkah menuju kepada Injil.

Jawaban Saya: Kafir Kristen pemuja Yesus mengatakan umat Islam yang mempelajari Al-Qur’an dan Hadits, sangat terkejut mengetahui kontradiksi dalam kehidupan Nabi Muhammad SAW. Saya katakan itu tidak benar. Tidak ada seorang Muslim yang mempelajari Al-Qur’an dan Hadits menjadi sangat terkejut karena menemukan sesuatu yang kontradiksi dalam kehidupan Nabi Muhammad SAW. Orang-orang Islam yang mempelajari Al-Qur’an dan Hadits, pasti akan mengetahui duduk masalah yang sebenarnya mengapa Nabi Muhammad SAW menikahi Zainab, masalah harta ghanimah  dan perang dalam Islam. Ketiga hal tersebut tidak pernah dipermasalahkan oleh orang-orang Islam yang mempelajari Al-Qur’an dan Hadits. Yang mempermasalahkannya adalah orang-orang kafir yang tidak pernah mempelajari Al-Qur’an dan Hadits.

Pertama: Kafir Kristen pemuja Yesus menuduh Nabi Muhammad SAW memanfaatkan wahyu untuk menguntungkan dirinya agar dapat menikahi Zainab. Tuduhan tersebut sangat tidak benar, karena Nabi Muhammad SAW tidak memiliki keinginan untuk menikahi Zainab. Itulah sebabnya ketika Zaid mengeluhkan pernikahannya dengan Zainab, Rasulullah SAW justru menghimbau Zaid untuk tetap mempertahankan pernikahannya dengan Zainab. Sikap Nabi Muhammad SAW tersebut tidak mungkin muncul jika Nabi SAW memang mempunyai keinginan untuk mengambil istri anak angkatnya. Tuduhan kafir yang mengatakan Nabi Muhammad SAW menikahi Zainab walau sudah menjadi istri Zaid, juga tidak benar. Nabi Muhammad SAW menikahi Zainab, setelah Zainab bercerai dengan Zaid. Penisbatan nama Zaid kepada Nabi Muhammad SAW (Zaid bin Muhammad) yang dilakukan oleh kafir Kristen pemuja Yesus juga tidak benar. Zaid tidak dapat dinisbatkan kepada Nabi Muhammad SAW karena statusnya hanya anak angkat. Zaid dinisbatkan kepada ayah kandungnya Haritsah. Oleh karena itu Zaid di panggil dengan nama Zaid bin Haritsah, bukan Zaid bin Muhammad.

Tuduhan kafir Kristen pemuja Yesus tentang pernikahan Nabi Muhammad SAW dan Zainab sudah saya jawab di tempat lain, anda dapat membaca Isa Al-Masih, Bukan Muhammad, Hakim Dan Pembela Di Pengadilan Akhir.     

Kedua: Kafir Kristen pemuja Yesus menuduh Nabi Muhammad SAW menumpuk-numpuk kekayaan dengan harta yang di peroleh dari orang-orang kafir melalui jalan peperangan (harta ghanimah). Walaupun Nabi Muhammad SAW memperoleh bagian dari seperlima harta ghanimah, namun kehidupan Nabi Muhammad SAW dan keluarganya tidak dapat disebut berkecukupan. Hal tersebut dapat dilihat dari fakta kehidupan keluarga Nabi Muhammad SAW yang tidak pernah kenyang dengan makanan selama tiga hari berturut-turut. Nabi Muhammad SAW bahkan harus mengganjal perutnya dengan batu karena sudah beberapa hari tidak ada makanan yang dapat di makan. Jadi tuduhan kalau Nabi Muhammad SAW menambah kekayaan dengan harta ghanimah adalah tuduhan yang sangat berlebihan.

Telah menceritakan kepada kami Yusuf bin Isa Telah menceritakan kepada kami Muhamamd bin Fudlail dari bapaknya dari Abu Hazim dari Abu Hurairah ia berkata; "Keluarga Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam tidak pernah kenyang dengan makanan selama tiga hari, hingga beliau wafat." (Shahih Bukhari: 4955)

Telah menceritakan kepada kami Khallad bin Yahya telah menceritakan kepada kami Abdul Wahid bin Aiman dari Ayahnya dia berkata, aku pernah menemui Jabir radliallahu 'anhu, "Ketika kami menggali parit pada peristiwa khandaq, sebongkah batu yang sangat keras menghalangi kami, lalu para sahabat menemui Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, mereka berkata, "Batu yang sangat keras ini telah menghalangi kami dalam menggali parit, lalu beliau bersabda: "Aku sendiri yang akan turun." Kemudian beliau berdiri (di dalam parit), sementara perut beliau tengah diganjal dengan batu (karena lapar). Semenjak tiga hari kami lalu tanpa ada makanan yang dapat kami rasakan, lalu Nabi shallallahu 'alaihi wasallam mengambil kampak dan memukulkan pada batu tersebut hingga ia menjadi pecah berantakan atau hancur. (Shahih Bukhari: 3792)

Ketiga: Kafir pemuja Yesus menuduh Islam di awal penyebarannya dilakukan dengan pedang. Perintah perang dalam Islam dimaksudkan sebagai bentuk perlindungan atau pertahanan diri orang-orang beriman terhadap pelakuan dzalim orang-orang kafir. Allah SWT memerintahkan orang-orang beriman untuk memerangi orang-orang kafir bukan karena mereka tidak percaya kepada Nabi Muhammad SAW, bukan juga karena mereka tidak mau masuk Islam. Orang-orang beriman memerangi orang-orang kafir karena mereka selalu berbuat dzalim dan menebarkan fitnah di tengah-tengah kaum Muslimin. Jika orang-orang kafir tidak berbuat dzalim dengan memerangi orang-orang beriman atau mengusir orang-orang beriman dari negerinya, maka Allah SWT juga tidak melarang orang-orang beriman untuk berbuat baik kepada orang-orang kafir, sebagaimana firman Allah SWT, Allah tidak melarang kamu untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tiada memerangimu karena agama dan tidak (pula) mengusir kamu dari negerimu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil (Al-Mumtahanah: 8). Jadi ayat-ayat perang dalam Al-Qur’an itu muncul sebagai tindak lanjut dari ancaman perang orang-orang kafir.

Orang-orang kafir jahiliyah bukanlah orang-orang cinta damai yang dapat bertoleransi dengan dakwah Nabi Muhammad SAW. Sikap intoleran orang-orang kafir jahiliyah terlihat sejak awal dakwah Nabi Muhammad SAW di Mekkah dan semakin memuncak ketika umat Islam mengalami kemajuan pesat setelah hijrah ke Madinah. Sikap intoleran orang-orang kafir jahiliyah itulah yang di kemudian hari memicu perang.

3.  Kekerasan dalam Agama Islam

Kafir Kristen pemuja Yesus menulis: Antara seribu orang Islam yang diwawancarai, sebagian mengatakan kekerasan endemik dalam agamanya mendorong mereka meninggalkan Islam. Kekerasan dan perang yang mereka saksikan setiap hari dalam dunia Islam menyakinkan mereka bahwa agamanya bukan agama damai. Mangsa kekerasaan ini sering orang Muslim sendiri. Dengan kata lain, terlalu sering orang Islam membunuh orang Islam. Jadi orang-orang ini mau meninggalkan kekerasan Islam. Mereka menerima Isa Al-Masih, Raja Damainya. “Sebab seorang anak telah lahir untuk kita . . . dan namanya . . .  Raja Damai” (Kitab Para Nabi, Yesaya 9:6). Nabi Isa dapat membawa damai ke hati Anda juga!

Jawaban Saya: Kafir Kristen pemuja Yesus mengatakan di antara seribu orang Islam yang diwawancarai, sebagian mengatakan kekerasan dalam Islam yang membuat mereka meninggalkan Islam. Adanya kepercayaan dalam agama Kristen yang membolehkan dusta jika dusta tersebut dimaksudkan untuk membuat kebenaran Tuhan semakin melimpah (Roma 3:7), membuat saya sulit untuk mempercayai perkataan mereka, apalagi mereka tidak menyertakan bukti. Kafir Kristen pemuja Yesus mengatakan Islam bukan agama damai dengan alasan karena terlalu sering orang Islam membunuh orang Islam.

Menilai agama Islam dengan melihat perilaku sebagian umatnya sangatlah tidak tepat. Agama Islam adalah sempurna, sementara umatnya tidak. Perbuatan seorang Muslim terhadap sesamanya tidak mungkin dapat dijadikan standar dalam menilai benar atau salah ajaran sebuah agama. Ini dapat dengan mudah dipahami, karena tidak semua penganut agama yang dapat menjalankan ajaran agamanya dengan baik. Seandainya dipaksakan, maka semua agama di dunia ini masuk dalam kategori agama yang salah, tak terkecuali agama Kristen itu sendiri. Jika ada dua orang Muslim saling bunuh, apakah itu cukup untuk mengatakan Islam bukan agama damai, sementara Islam sendiri melarang seorang Muslim membunuh saudaranya sendiri. Dalam sebuah hadits shahih Nabi Muhammad SAW bersabda; "Mencela orang muslim adalah kefasikan dan membunuhnya adalah kekufuran." (Shahih Bukhari: 5584). Bahkan dalam hadits shahih lainnya, Nabi Muhammad SAW menyatakan apabila ada dua orang Muslim saling bunuh maka kedua-duanya masuk neraka, sebagaimana sabda Nabi; "Jika dua orang muslim bertemu dengan menghunuskan pedangnya, maka si pembunuh dan yang dibunuh sama-sama di neraka." (Shahih Bukhari: 6367).

Islam telah melarang seorang Muslim membunuh saudaranya dengan alasan yang tidak dibenarkan. Maka jika ada seorang Muslim yang membunuh saudaranya, itu sepenuhnya kesalahan orangnya, bukan kesalahan agamanya. Kafir Kristen pemuja Yesus sering tidak utuh dalam melihat peperangan yang terjadi di Timur Tengah. Mereka hanya melihat yang berperang sama-sama shalat, kemudian mereka katakan sesama umat Islam saling bunuh. Mereka tidak tahu, kalau dalam Islam ada firqah-firqah sesat yang menganggap halal darahnya orang-orang Islam di luar golongannya. Firqah-firqah sesat seperti mereka itu tidak boleh diperangi, kecuali mereka memerangi kita terlebih dahulu.  

Menjadi pemuja Yesus tidak menjamin membawa damai dalam hati seseorang. Jika dengan menjadi pemuja Yesus seseorang akan memperoleh damai, maka tidak akan ada yang namanya kolonialisme bangsa barat, perang salib, perang dunia I dan perang dunia II, perang Vietnam, perang Irak, perang Afghanistan, Genosida Srebrenica dan lain-lainnya. Mengapa demikian? Karena dalam setiap perang ternyata selalu melibatkan mereka yang menyebut diri sebagai orang Kristen. Bahkan pembunuhan-pembunuhan juga terjadi atas restu para Paus melalui inkuisisi. Jadi karena menjadi pemuja Yesus tidak menjamin memperoleh damai sejahtera, untuk apa menjadi seorang pemuja Yesus?

Subscribe to receive free email updates:

28 Responses to "Tiga Alasan Mengapa Orang Islam Menjadi Kristen!"

  1. Kenapa lu orang islam indonesia selalu berpendapat bahwa agama lain lebih buruK dari islam ? Contoh : islam selalu berusaha agar orang beragama lain masuk islam , jika semua orang di dunia ini islam , apa bagusnya dunia ini? Nggak seru... kita punya beragam budaya karena itu dunia ini indah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama saja, orang Kristen juga menganggap orang selain Kristen sebagai domba2 tersesat dan orang Kristen juga selalu berusaha agar orang lain masuk Kristen.

      Delete
  2. masyaallah, di tunggu artikel selanjutnya.....

    ReplyDelete
  3. Agama islam adalah satu-satunya agama yang benar. Selain Agama islam agama yg lain adalah agama yg salah, sesat. Islam bukan agama yg paling benar,kalau istilahnya disebut agama yg paling benar maka agama yg lain tentu bisa dikatakan juga benar dengan kadar yg lebih sedikit. Tentu saja sebagai satu-satunya agama yg benar islam mendakwahkan diri mengajak semua manusia tidak terkecuali untuk memeluk dan mentaati islam, karena memang Islamlah satu2nya agama keselamatan yg mengantarkan manusia ke surganya Allah. Sdr. Indraja indra Tidak benar ada tiap minggu ketekumen islam masuk katholik,. Anda jangan berbohong terhadap kami. Sdr. Kanehira makoto jika anda mencari keseru-seruan jng dlm hal agama,. Dlm hal agama sdh d jelaskan oleh tuhan bahwa tuhan hanya Ridho & membenarkan agama ini. jadi hanya Islamlah satu2nya agama yg wajib kita taati. Lihat pada sejarah semua Rasul Allah mengajarkan Islam. Jadi kalau seandainya Tuhan membenarkan Semua Agama, Maka Tuhan Allah itu Sama Saja Sudah Gila dan goblok banget karena Ajaran Tiap2 agama beda.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kenapa kita sering menganalogikan Tuhan Allah sesuai pikiran kita? Kalau memang Allah tidak menghendaki agama selain Islam ada di muka bumi..maka apa beratnya Dia yang Maha Kuasa menghabiskan semua manusia yang tidak Islam hanya dalam hitungan nafas manusia? Dia tidak butuh bantuan manusia karena Dia Yang Maha apapun juga. Dengan berteriak-teriak Allah Maha Besar sekaligus mengancam nyawa manusia apa tidak sama artinya menghinaNya...Maha Kuasa kok butuh manusia untuk memusnahkan manusia..berarti manusia justru meremehkan kekuasaanNya..Coba renungkan...apa yang perlu dibela dari Yang Maha Kuasa? Dikatakan Allah Maha Pengasih dan Maha Penyayang dan kita sebagai manusia meyakiniNya..bagaimana tindakan kita..apakah mencerminkan semuanya itu..atau hanya sekedar tulisan dan ucapan tanpa tindakan yang nyata? Keberagaman ditunjukkanNya pada keberagaman ciptaanNya...aneka warna kulit, aneka rambut, aneka budaya, masih banyak keanekaan yang lain...Dia mengijinkan semuanya dan semua ada karena kehendakNya bukan kehendak manusia. Pak Arif Budi P, mohon ampunlah atas perkataan yang didasarkan pada akal pikir kedagingan manusia dengan semua keterbatasan kita...yakinlah Dia yang Alfa dan Omega tahu benar semua rancanganNya dan tidak pernah salah. Syalom.

      Delete
    2. Saya sangat setuju dengan anda, saling menghargai dan mengasihi. Saya islam tapi saya juga menghargai dan menyayangi orang2 selain islam. Saya indonesia dan saya mencintai perbedaannya

      Delete
    3. komentar saya mau mnjawab komentar Om Popang:
      -sya sbg pemeluk islam tidak pernah menganalogikan Tuhan Alloh sesuai pikiran saya
      Alloh Maha Sempurna sedangkan saya banyak kekurangan, bagaimana bisa yg banyak kekurangan memberikan suatu penilaian thdp tuhannya? jd jgn meng-generalisirnya dg kata "kita"

      -manusia diciptakan dg tujuan untuk menyembah Alloh
      bukan untuk dihabisi, hahaha
      jd pertanyaan om yg dibawah ini bertentangan
      "apa beratnya Dia yang Maha Kuasa menghabiskan semua manusia yang tidak Islam hanya dalam hitungan nafas manusia?"

      -Alloh mengutus rasul/nabi Muhammad dari kaum manusia utk menyampaikan kebenaran Islam.
      ini jangan diartikan bahwa Alloh itu butuh bantuan manusia yah.
      justru sebaliknya ini membuktikan bahwa Alloh Maha besar, Maha Kuasa untuk memerintah(dlm hal ini manusia)
      atau apapun yg Dia kehendaki.
      jadi prnyataan om popang yg satu ini udah bener
      "Dia tidak butuh bantuan manusia karena Dia Yang Maha apapun juga"

      cuman pemahamanya om yg salah, sayang sekali ujung2nya salah semua :D

      -om popang bilang "Dengan berteriak-teriak Allah Maha Besar sekaligus mengancam nyawa manusia"

      mana ada orang islam teriak-teriak Allah Maha Besar sekaligus ancam nyawa.hahaha lebay si om
      yang ada juga teriak Allohu Akbar itu ngajak sholat, yg sering masuk tipi tuh azan magrib coba dengerin tuh

      klo yg ngancem nyawa tuh penjajah yg ngejajah indonesia tuh, penjajahan trjadi dipicu oleh revolusi industri (duniawi banget tuh)orang jahil(bodoh) pengen rempah2

      Delete
    4. saya ingin menjawab pertanyaan sdr popang
      >> Kenapa kita sering menganalogikan Tuhan Allah sesuai pikiran kita? Kalau memang Allah tidak menghendaki agama selain Islam ada di muka bumi..maka apa beratnya Dia yang Maha Kuasa menghabiskan semua manusia yang tidak Islam hanya dalam hitungan nafas manusia?

      jawaban>>
      kita hanyalah makhluk yang mengetahui sedangkan Allah zat yang maha mengetahui jadi kita tidak akan dapat mengetahui kenapa allah tidak menghancur umat yang selain daripada agama islam

      kalau kita mencoba berpikir logika dan mencoba memahami
      kenapa Allah tidak menghancur kan agama selain Islam padahal itu adalah paling gampang bagi nya

      jika Allah menghancurkan umat selain agama Islam, maka dapat kita pastikan hal yang kita takuti tentang kedatangan dajal, turun nya nabi Isa ( yesus ) kebumi untuk membunuh dajal dan kiamat tidak akan terjadi. Allah tidak mempunyai alasan untuk mengadakan hari akhir ( kiamat ) karena semua manusia berada pada agama yang Allah SWT berkahi yaitu Islam.

      jika Allah menghancurkan manusia selain Islam makanya Allah tidak akan perlu menciptakan Syaitan ( iblis ) untuk menggoda manusia kedalam kesesatan. jika Allah tidak menciptakan Syaitan sungguh tidak lah berat kita sebagai makhluk ciptaan nya untuk menjadi manusia yang paling taat kepada Nya.

      jika Allah menghancurkan selain Islam, nanti nya kita akan bertanya Kenapa Allah menciptakan Bumi dan neraka sedang kan seluruh manusia berada pada agama yang dia berkahi ( Islam )? pasti nanti akan ada pertanyaan itu jika Allah menghancurkan selain Islam.

      maka kesimpulan nya dari kisah dari awal bumi diciptakan, syaitan, malaikat, manusia, surga dan neraka, kisah para nabi, kisah apa yang ada pada bumi dan langit, kisah apa yang ada pada surga neraka, kisah apa yang ada di lautan itu adalah bukti bahwa kita hanya sekedar mengetahui point penting dari apa yang telah Allah sampaikan melalui malaikat dan diteruskan kepada nabi untuk disampaikan kepada kita, tidak lebih dan tidak kurang. selebih nya tidak tahu bagaimana itu terjadi ( proses detail nya ) karna kita bukan lah Maha Mengetahui

      Delete
  4. Ada seorang ustadz Pondok pesantren AzZaytun yang berpindah agama dari Islam ke Kristen dengan alasan dalam mimpinya dia pernah duduk bersama dengan nabi Isa dan nabi Muhammad. Posisi duduknya lebih dekat dengan nabi Isa. Dengan dasar bahwa mimpi bertemu nabi Muhammad itu pasti benar dan duduknya lebih dekat dengan nabi Isa maka ini ditafsirkan agar dia berpindah ke Agama Kristen. Kesimpulan: Orang yang pindah dari Agama Islam ke Kristen biasanya didasarkan dengan hal-hal supranatural, sedangkan orang yang pindah dari Kristen ke Islam biasanya didasarkan pada logika berfikir dan fakta ilmu pengetahuan. Hal ini konsisten dengan klaim kedua agama tersebut: 1. Kekristenan adalah semata-mata anugerah. 2. Sesungguhnya peristiwa alam adalah tanda bagi orang yang berakal.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mimpi bertemu nabi Muhammad SAW memang pasti benar karena setan tidak dapat menyerupai Nabi Muhammad SAW. Tetapi dalam mimpi setan dapat menjelma menjadi seseorang yang kemudian mengaku-ngaku Nabi Muhammad SAW. Maka kalau dalam mimpi bertemu seseorang yang mengaku Nabi Muhammad SAW, harus di lihat apakah sifat-sifatnya sma persis dengan sifat-sifat Nabi Muhammad SAW dalam hadits. Dalam Islam, Mimpi tidak dapat dijadikan dalil dalam beragama, biarpun nabi Muhammad SAW sendiri yang memerintahkannya dalam mimpi. Lagi pula, kesaksian kafir Kristen 1000% palsu. Kami umat Islam tidak akan mudah diperdaya.

      Delete
    2. Al-Qur'an telah menyatakan hanya agama Islam yang diterima Allah SWT dan diridhai-Nya. Al-Qur'an juga mengancam orang-orang Kristen dengan neraka jika mereka masih tetap dengan agamanya. Oleh karena itu mustahil Nabi Muhammad SAW datang dalam mimpi seseorang kemudian memerintahkannya untuk kafir dengan menyembah Yesus. Jadi, kesaksian murtadin tersebut memang 1000% palsu, seperti yang dikatakan oleh Mas Bileam bin Beor.

      Delete
    3. Mengapa banyk orang islam yg murtad selalu melalui mimpi? Sedangkan seorang mualaf atau dr agama lain pindah agama ke islam melalui proses berpikir yg sangat panjang dengan bukti ayat2 alqur'an? Itu dikarenakan agama islam hanya agama untuk orang2 yang berakal.

      Delete
    4. Ya menjadi pengikutNya adalah sebuah anugrah.
      Sejujurnya hatiq sakit membaca semua hinaan ini.
      Tapi gpp. Saya akan tetap mengasihi semuanya krn Dia mengajarkan kasih sempurna yg g kn pernah berubah.
      Hina lah ejek lah dan maki lah aq saja...
      Tapi jgn Yesus.
      Aq rela berlutut dan memohon hanya utk itu.
      G seberapa itu dibandingkn pengorbananNya untuk ku.
      Karna bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan.

      Stop!
      Jangan hina Bapaku.

      Delete
    5. Tidak ada yang menghina Yesus di sini. Yesus bagi Muslim adalah seorang Nabi, menghina salah seorang Nabi berarti kekufuran.

      Delete
  5. Saya juga org islam, tapi saya sering merasa bahwa org islam sendiri over confident. Selalu berpendapat yang paling benar, dan agama lain salah. Ini yang selama ini Saya lurang respect terhadap agama islam. Dari segi kemanusiaan dan toleransi masih kalah sama filosofi Buddha. Bahwa aksi lebih penting daripada iman, kalau diislam Iman yg ebih penting itulah knp org Yg berguna tapi bukan muslim tetap akan masuk neraka. Bahkan lebih logis konsep nirwana daripada surga dan neraka.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jika benar kamu memang benar-benar seorang Muslim, tentu kamu tahu kalau Al-Qur'an menyatakan hanya Islam satu-satunya agama benar dan diridhai Allah SWT.

      Delete
    2. Berarti keislamanmu masih dipertanyakan

      Delete
    3. Berarti kamu dajal bertopengkan islam

      Delete
    4. assalamalaaikum Peace saya seorang muslim dan saya tidak pernah membedakan agama. Saya tetap berkawan dengan yang bukan beragama islam. Namun 1 hal yang selalu saya ingat Agama ku adalah agama ku dan agama mu tetap agama mu. Tidak saling mengusik dan bersikap menekan untuk masuk agama siapapun. Islam tidak pernah mengajarkan tentang kebencian dan permusuhan antar agama. Tapi manusia itu sendiri yang menciptakan kebencian diantara mereka. Jika kamu memang islam jangan pernah sesekali salahkan agama apa lagi ajaran mu. Karna semua kesalahan berasal dari manusia itu yang tidak paham betul dengan apa yang di imaninya. Saya mohon maaf kaalau tulisan saya menyinggung pihak mana pun. Disini sebagai muslim saya hanya ingin meluruskan agar tidak ada kesalah pahaman.

      Delete
    5. Dalam islam itu Tauhid dan aqidah dulu dibereskan , hubungan vertikal dulu yg benar sesuai syariat baru hubungan horisontal akan bernilai ibadah ke Allah, lah kalau tauhidnya ke Allah sudah salah ( mempersekutukan Allah ) maka amalan apapun tidak berarti buat Allah..

      Karena kita diciptakan pada dasarnya untuk beribadah dahulu, perbaiki aqidah dulu ..Nabi saja mendakwahkan tauhid dan aqidah 13 tahun khusus di mekah , baru yg 10 tahun di madinah mendakwahkan muamalah, hukum dsb..

      Delete
    6. Mantap. Coba bisa kasih "like" di komentar. Pasti komentar Mohat di atas akan saya like.

      Delete
    7. @Peace owh umat Budha yang katanya sangat toleransi dan cinta damai sanggup membantai ribuan warga Rohingya muslim, owh gitu ajaran cinta damai dan tolenransinya.

      Delete
  6. Begitulah manusia yg dikatakan oleh allah swt,.bila hati,pendengaranya dan penglihatannya tdk berfungsi untuk menerima hidayah allah..
    Ia bagaikan bintang ternak bahkan lebih hina dari itu (q.s al'araf 179)

    ReplyDelete
  7. Sesungguhx agama mereka masih dlm keragu"an. Sgma allah memberix hdayah. Amin

    ReplyDelete
  8. Mulai cara becara dan cara beribadah Kristen tidak ada dasar jadi siapapun Pengikutnya bebas merevisi aturannya ,ok kapan ya Kristen update ,, tentu nunggu Mimpi dan kesaksian Palsu ,

    ReplyDelete
  9. Kita hanya bisa menyampaikan, karena iman soal hidayah, bahkan nabi pun hanya menyampaikan, sehingga wajar kalo ada org sudah tahu kebenaran namun tetap saja membangkang, karena hidayah belum juga sampai padanya, bismillah semoga kita semua selalu diberikan hidayah oleh Allah SWT, dan diberikan pertolongan untuk melakukan perintah Nya, amin YRA

    ReplyDelete
  10. Islam adalah agama yang membuat orang kafirrrr hidup didunia. Ketahuilah. Ketika sudah tidak ada lagi orang di dunia ini yang menyebut nama allah. Maka kiamatlah dunia ini. Masuklah islam dengan penuh keikhlasan sesungguhnya islam adalah jalan yang benar.

    ReplyDelete

Pastikan komentar anda tidak keluar dari topik, seperti menjawab atau menyanggah isi postingan. Komentar di luar itu tidak akan pernah ditayangkan.