Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Demi Dzat yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, tidaklah seseorang dari umat ini baik Yahudi dan Nashrani mendengar tentangku, kemudian dia meninggal dan tidak beriman dengan agama yang aku diutus dengannya, kecuali dia pasti termasuk penghuni neraka." (Shahih Muslim: 218)

Benarkah Al-Qur'an Tidak Setuju Kristen di Sebut Kafir?

Sebutan kafir bagi umat Kristen ternyata membuat beberapa situs Kristen merasa perlu membantahnya. Dengan judul “Al-Qur’an Tidak Setuju Kristen Disebut Kafir”, mereka mencoba membuktikan bahwa Al-Qur’an tidak setuju Kristen disebut kafir, tentu dengan gaya dan cara mereka yang sok tahu. Mereka mengatakan: “Kata kafir berasal dari bahasa Arab. Artinya orang yang menyembunyikan atau mengingkari kebenaran. Dalam terminologi kultural, kata ini digunakan dalam agama Islam untuk merujuk kepada orang yang mengingkari nikmat Allah. Bila melihat pengertian di atas, jelas orang Kristen tidak termasuk dalam bagian tersebut. Karena orang Kristen tidak menyembunyikan atau mengingkari kebenaran Allah. Lalu, sungguhkah Allah sendiri yang memberi label ini kepada golongan manusia tertentu? Menurut firman Allah, semua manusia yang ada di dunia ini diciptakan oleh Allah yang sama. Sehingga, Tuhan yang menciptakan orang Islam, adalah Tuhan yang sama, yang menciptakan orang Budha, Kristen, Hindu, Ateis, dll. Dan seharusnya Dia tidak pilih kasih kepada ciptaan-Nya, bukan?”
   

Secara bahasa, kata kafir juga bisa bermakna mengingkari, menolak, menentang atau menyangkal. Orang kafir adalah orang yang mengingkari, menolak, menentang, menyangkal atau tidak mengikuti petunjuk Allah SWT karena petunjuk tersebut terhalang darinya. Kafir adalah lawan dari iman. Dalam Quran terutama surah an-Nuur, Allah SWT menganalogikan kekafiran dengan kegelapan, dan keimanan dengan terang benderang, serta petunjuk (huda) sebagai cahaya. Penggunaan kata kafir dalam Al-Qur’an tidak hanya merujuk kepada orang yang mengingkari nikmat Allah, seperti yang dikatakan oleh pengelola situs-situs Kristen. Kata kafir dalam Al-Qur’an juga merujuk pada orang-orang yang mengingkari Kenabian Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wasallam, menolak serta menyangkal kebenaran Al-Qur’an dan menentang hukum-hukum di dalamnya. Bahkan Al-Qur’an dengan sangat jelas menyebut KAFIR orang-orang yang menganggap Nabi Isa ‘Alaihissalam atau Yesus sebagai Tuhan selain Allah Subhanahu wata’ala. Sebagaimana ayat-ayat berikut:

Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya Allah itu ialah Al Masih putera Maryam." Katakanlah: "Maka siapakah (gerangan) yang dapat menghalang-halangi kehendak Allah, jika Dia hendak membinasakan Al Masih putera Maryam itu beserta ibunya dan seluruh orang-orang yang berada di bumi kesemuanya?." Kepunyaan Allah lah kerajaan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya; Dia menciptakan apa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. (Al Maa'idah: 17)

Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya Allah ialah Al Masih putera Maryam", padahal Al Masih (sendiri) berkata: "Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu." Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolong pun. (Al Maa'idah: 72)

Dengan kedua ayat di atas, tidak ada alasan bagi siapa pun untuk mengatakan bahwa Al-Qur’an tidak setuju Kristen di sebut kafir. Dan, tidak ada alasan pula orang-orang Kristen merasa tidak senang dengan sebutan kafir. Sebutan kafir menurut saya masih jauh lebih baik dari pada sebutan Yesus terhadap orang-orang di luar Israel. Jika umat Kristen tidak suka di sebut Kafir, bukankah seharusnya mereka lebih tidak suka Yesus menyebut mereka anjing? Tapi kenyataannya, mereka lebih suka di sebut Yesus anjing dari pada Islam yang menyebut mereka kafir. Atau sebaiknya kami umat Islam menyebut kalian yang Kristen dengan sebutan anjing saja? Coba pikirkan!

Pengikut Isa Bukan Orang Kafir (Kristen)

(Ingatlah), ketika Allah berfirman: "Hai Isa, sesungguhnya Aku akan menyampaikan kamu kepada akhir ajalmu dan mengangkat kamu kepada-Ku serta membersihkan kamu dari orang-orang yang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat. Kemudian hanya kepada Akulah kembalimu, lalu Aku memutuskan di antaramu tentang hal-hal yang selalu kamu berselisih padanya." (Ali 'Imran: 55)

Ayat di atas dijadikan sebagai alasan oleh orang-orang Kristen pemuja Yesus, bahwa mereka adalah pengikut-pengikut Nabi Isa ‘Alaihissalam dan mereka bukanlah termasuk orang-orang kafir. Padahal yang kami lihat selama ini, mereka bukanlah pengikut Nabi Isa ‘Alaihissalam atau Yesus dan tidak dapat di sebut sebagai pengikut Nabi Isa ‘Alaihissalam atau Yesus. Mereka tidak melakukan apa yang diperintahkan Nabi Isa ‘Alaihissalam atau Yesus, seperti menyembah Tuhan yang esa (Markus 12:29, Markus 12:32)  dan memelihara hukum-hukum Taurat (Mat 5:19) . Lalu dengan alasan apa mereka menyatakan diri sebagai pengikut Nabi Isa ‘Alaihissalam atau Yesus?

Orang-orang Kristen pemuja Yesus sebenarnya hanyalah pengikut ajaran-ajaran Paulus. Mereka munafik, menyatakan diri pengikut Yesus, tetapi ajaran-ajaran Yesus mereka tinggalkan. Merekalah yang satu hari nanti akan di usir oleh Yesus, “Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan” (Matius 7:23).  

Isa Al-Masih Sumber dari Terang

Isa Al-Masih berkata, "Akulah terang dunia; barang siapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup" (Yohanes 8:12).


Nabi Isa ‘Alaihissalam atau Yesus adalah terang dunia, siapa saja yang mengikutinya berarti telah memperoleh terang, itu bagi mereka yang mengikuti Nabi Isa ‘Alaihissalam atau Yesus. Tetapi bagi orang-orang yang tidak mau mengikuti ajaran-ajaran Yesus, mereka berada dalam kegelapan, kekufuran. Mereka itulah orang-orang Kristen, menyatakan diri pengikut Yesus namun ajaran-ajarannya ditinggalkan. Mereka hidup dalam kegelapan, dalam kekufuran, mereka KAFIR. Terang yang dibawa oleh Yesus, tidak lagi dapat memberikan terang, karena terang yang dibawa Yesus hanya terbatas sampai dirinya hidup di dunia, baca di sini.  

Subscribe to receive free email updates:

109 Responses to "Benarkah Al-Qur'an Tidak Setuju Kristen di Sebut Kafir?"

  1. Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuuh.....Justru sebaliknya dari tulisan mereka para kafir musyrikin sesat kristen Laknatullah....Al Qur'an Nur Kariim sangat setuju kalau kristen2 itu di sebut kafir....dan wajib bagi muslin untuk meng imani dan meyakini bahwa kristen2 itu adalah kafir sekaligus musyrikin laknatullah dan sesat sampai tiba Yaumil Qiyamah kelak.....

    ReplyDelete
    Replies
    1. koment begini kok menamakan diri orang islam....?? islam itu damai.... islam itu indah..... islam itu tidak pernah menjelek2kan agama lain..... itu islam yang sebenarnya......

      Delete
    2. Al-Qur'an memang menyebut orang Kristen sebagai KAFIR, Mbah Suro. Mungkin anda sendiri yang menamakan diri Islam.

      Delete
    3. muterbalik fakta ini mah, sejak kapan agama non muslim spt.. protestan dn katolik berusaha mmbuktikn isi alquran ttg kafir ato tdk kafir..., mirip habib riziq nyebut "kalo kristen mengucapkn selamat natal........" sejak kapan agama katolik dn protestan ada aturan ngucap selamat hri raya mrk kpd muslim/ penganut islam!

      Delete
  2. Dalam surat Q.69:50 tertulis bahwa Alquran menjadi penyesalan bagi orang kafir.
    Jadi bagaimana mungkin Allah Maha Adil menurunkan Alquran akan disesali oleh orang yang tidak tahu menahu?

    Lihat di: http://siapaisa.blogspot.co.id/

    ReplyDelete
    Replies
    1. Orang kafir yang menyesal akibat mereka mendustakan Al-Qur'an kok kamu katakan tidak mungkin Allah yang maha adil menurunkan Al-Qur'an? Akal di mana, akal...!

      Delete
  3. Untuk ayat (Matius 7:23) mengatakan tentang sikap orang-orang munafik yang berseru kepada Allah tapi tidak mengikuti ajaranNya.

    Lalu, apa dasar anda mengatakan bahwa umat Kristen tidak mengikuti Yesus? Justru arti kata Kristen/kristiani (Christian = bahasa inggris) artinya adalah orang-orang pengikut Kristus (Yesus Kristus). Ajaran manakah yang ditinggalkan? Ajaran utama Yesus Kristus adalah Kasih. Jika kami tidak mengikuti ajaran Yesus, kami akan nekat melempari rumah ibadah agama lain, membakar dan melarang pendirian rumah ibadah sebagai pembalasan atas apa yang kami terima. Tapi kami, dengan terhormat mengamalkan ajaranNya. Bukan ajaran mata ganti mata, tangan ganti tangan. Karena kami bukan "anak-anak" dari dunia. Kami anak-anak terang. Karena yang berhak menentukan dan melaksanakan hukuman hanyalah Dia. Dia tidak perlu dibela. Hukum-hukumNya kekal dan tidak perlu dibela oleh kami yang bukan siapa2. Hukum kasihNya akan menang. Salam persaudaraan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hanya karena memakai nama Kristen, umat Kristen dapat dikatakan mengikuti Yesus? Polos sekali mbak Putri ini ya...?!

      Saran untuk mbak Putri, baca postingan saya di link ini: http://kristolologi.blogspot.co.id/2015/12/menggenapi-dan-membatalkan-taurat.html

      Di dalamnya mbak akan tahu kenapa umat Kristen tidak dapat disebut sebagai pengikut Yesus.

      Delete
    2. Sederhana saja... Liat pohon dr buahnya.. Jika memang apa yg anda jabarkan benar, sudah pasti keimanan milyaran umat kristen akan sia2.. termasuk saya.
      Singkat nya, ajaran mana dalam islam yang cukup berkontribusi dalam hidup kemanusiaan secara universal. Saya ulangi, secara universal karena manusia bukan hanya umat islam saja toh?
      Saya sendiri lebih setuju disebut "ber-Tuhan" daripada "beragama". Karena agama tidak menyelamatkan.. Yang menyelamatkan itu iman yang menjadi dasar agama. Setiap agama punya kelemahan, begitu juga islam dan kristen. Saya tidak akan memaksa anda untuk mengakui agama kristen yg terbaik, tidak pula memaksa anda mengikuti nya dengan ancaman akan membunuh anda atau menyebut anda "kafir". Tidak! Karena bukan itu iman yang kami miliki, yg menjadi dasar agama kami. Seperti yang saya katakan, lihat pohon dari buahnya. Jika anda masih tetap bersikeras menyebut "agama" baiklah. Adakah tokoh muslim dunia yang menjadi "penyelamat" umat manusia karena "ajaran agama nya?" seperti Bunda Theresa. Jangan berdasarkan nilai kemanusiaan tapi berdasarkan ajaran agama nya. Bunda Theresa saya yakin didasari oleh ajaran Yesus tentang "kasih" yg menjadi dasar agama kristen. Adakah tokoh muslim yg mengamalkan kasih karena "ajaran dalam agama nya" tanda memandang siapa yg dia tolong, apa agama nya, darimana asalnya. Hanya karena alasan keimanan yg menjadi dasar dalam agama nya? Trm ksh.

      Delete
    3. Mbak Putri yang polos, mengenai pohon yang baik dan buah yang baik, saya sudah menjawab di artikel saya yang lain. Perbarui pemahaman anda tentang pohon yang baik dan buah yang baik dengan membaca artikel saya, bukan hanya bersandar pada dogma gereja. Linknya di sini: http://kristolologi.blogspot.co.id/2015/11/standar-ajaran-yang-salah.html

      Delete
    4. Lalu bagaimana pertanyaan saya tentang Adakah tokoh muslim dunia yang menjadi "penyelamat" umat manusia karena "ajaran agama nya?" mohon dijawab.

      Delete
    5. Bertanya adakah tokoh Muslim dunia yang menjadi penyelamat umat manusia, seolah umat mbak Putri adalah penyelamat umat manusia. Padahal kalau di lihat dalam sejarah, umat mbak Putri lah yang telah membuat banyak kerusakan di muka bumi. Negara-negara penjajah berasal dari barat yang Kristen, bukan arab yang Islam. Bom atom yang meledak di hirosima dan nagasaki juga amerika Kristen yang menjatuhkannya, bukan arab yang islam. Negara-negara barat sekarang ini juga menjadi produsen senjata-senjata pemusnah massal.

      Mungkin mbak putri mau membela diri dengan mengatakan bahwa itu adalah perbuatan orang Kristen yang tidak mengenal kasih yang sebenarnya, tapi bagaimana dengan Paus Pius yang menjadi inisiator perang salib?!

      Itulah bukti kalau perbuatan baik dan perbuatan buruknya manusia tidak dapat dijadikan barometer benar atau salahnya agama yang dipeluk.

      Delete
    6. Mengikuti ajaran yesus tentang kasih memang baik semua mahluk harusnya spt itu..nyang gak bener dari ajaran itu nyaitu penyembahan manusia kepada manusia, yesus itu manusia biasa yg diberi mukzizat dari Tuhan sebagai bukti kenabiannya (sebagaimana nabi Muhammad saw) untuk menyapaikan firman Tuhan kepadaa umat manusia, harusnya yg disembah itu yg menciptakan yesus bukan yesusnya sebagai mahluk (utusan) Tuhan..

      Delete
    7. hahaha ajaran agama jangan disamakan dengan politik negara mas broo...... amerika itu bukan kristen, belanda itu bukan pula nasrani.... belanda ya belanda.... amerika ya amerika.... arab ya arab...... (kalau arab memang negara islam ya.) begitu pula indonesia ya indonesia bukan islam...... (meskipun sebagian besar penduduknya beragama islam) kalau ngomongin agama ya yang dirembug agama bukan negara.... setahu saya ajaran orang kristen itu cinta kasih.... mereka tidak boleh menganggap agama lain jelek atau jahat atau yang lainnya..... tidak boleh menjelek2kan agama lainnya..... agama itu ciptaan manusia.... kitab itu tulisan manusia..... bukan tulisan Tuhan.... seperti 10 perintah Allah itu yang nulis ya nabi Musa bukan turun dari langit tlebok jatuh ke bumi..... bukan itu.......

      Delete
    8. Di dalam sebuah agama ada 3 dasar nya....
      1. Tuhan
      2. Penyebar ajaran Tuhan
      3. Kita suci
      Mas boncel menurut Anda dalam Islam seperti itu tidak....
      Soal nya dlm Kristen juga seperti itu.
      1. Allah
      2. Yesus Kristus
      3. Alkitab
      Anda boleh check di agama lain nya pasti 3 ini ada...
      Jika Anda masih belum paham juga saya bingung lah...

      Untuk bileam.
      Saya tanya ini, ketika Amerika menjatuhkan bom nuklir apakah ada mereka berseru atau mengatakan tentang agama...
      Saya rasa tidak ada kekuatan negara jangan disamakan dgn agama...
      Di dalam sebuah negara belum tentu hanya satu penganut agama.

      Delete
    9. Ketika Amerika menjatuhkan bom nuklir memang mereka tidak berseru atau mengatakan tentang agama. Tetapi apakah bom nuklir bisa jatuh tanpa peran serta manusia? Tidak bisa! Manusia yang berperan menjatuhkan bom atom ke hirosima dan nagasaki adalah orang-orang yang beragama Kristen. Agama itu mendidik manusianya. Kalau Kristen memang agama kasih, tidak mungkin orang amerika yang Kristen akan menjatuhkan bom atom ke hirosima dan nagasaki. Ingat ya FERNAND CHARLES, menurut Yesus (Matius 7:16), baik atau buruknya ajaran agama bisa dilihat dari kelakukan orang. Kalau orang Kristen membuat banyak kerusakan di muka bumi, itu artinya agama Kristen bukan agama yang baik.

      Delete
    10. nggak usah jauh2 mas bileam, kalo mereka mau mengatakan bahwa amerika itu menjatuhkan bom atom/nuklir bukan atas dasar agama. terus bagaimana dengan slogan 3G (GOLD, GLORY, GOSPEL) sewaktu kerajaan2 nasrani eropa menjajah dan membaptis bangsa lain secara paksa,dan juga sewaktu ratu Issabela dari spanyol merebut semenanjung Iberia juga memaksa umat islam dan yahudi untuk dibaptis kalo tidak mau pasti dibantai, memangnya kita hanya mau menyebut Amerika, atau Spanyol yang melakukannya? jelas umat nasrani yang katanya agama kasih itu yang harus dipersalahkan....

      Delete
    11. Sebenarnya kebenaran ttg islam itu selalu disembunyikan oleh pihak pihaj tertentu. Apapun jika itu islam selalu saja disembunyikan atau tidak diakui atau di distorsi. Sya akan berikan salah satu contoh saja yg mungkin saudara saudara saya yang muslim belum mengetahuinya bahwa ketika dulu terjadi tragedi Holocaust Negara Islam terbesar di Eropa Albania mereka pernah menyembunyikan Yahudi kurang lebih sekitar 2000 Yahudi. Dan sekarngpun Walikota London dari islam namanya Shadiq Khan

      Delete
  4. Seberapa besar kontribusi ajaran islam dalam hidup UNIVERSAL??

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mbak Putri pernah mendengar nama Muhammad Ibn Musa al-khawarizmi. Al-Khawarizmi dikenal di Barat sebagai al-Khawarizmi, al-Cowarizmi, al-Ahawizmi, al-Karismi, al-Goritmi, al-Gorismi dan beberapa cara ejaan lagi. Al-Khawarizmi mengabdikan hidupnya sebagai dosen sekolah kehormatan yang ada di Kota Baghdad. Sebagai seorang ilmuan, ia telah menelurkan banyak karya monumentalnya antara lain al-Kitab al-mukhtasar fi hisab al-jabr wa’l-muqabala yang berisi rangkuman perhitungan, pelengkapan serta peneimbangan. Buku ini merangkum dasar-dasar aljabar. Rumus-rumus aljabar masih di gunakan sampai sekarang lho mbak. Itu baru satu ilmuan Muslim, ada banyak lainnya.

      Kontribusi terbesar ajaran Islam tentu saja bukan itu mbak, tetapi menyelamatkan manusia dari kegelapan menuju cahaya itulah kontribusi terbesar ajaran Islam.

      Delete
    2. "Abbas Ibn Firnas" penemu konsep pesawat terbang ,
      "Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam" penemu konsep sikat gigi
      dan masih banyak lagi , sementara di Eropa yg notabene penganut Kristen,Katolik berada diZaman Kegelapan.

      Delete
    3. Alfarabi bapak musik modern dgn not baloknya

      Delete
    4. Ga usah jauh2, semua ilmu pengetahuan, ekonomi, kedokteran, teknologi, semua atas dasar kontribusi umat islam,
      Mo tau apa ituh????
      Sebelum islam angka2 yg dipakai adalah angka romawi bukan angka latin,

      1. angka romawi tdk mengenal angka nol (0) 2. angka romawi tidak mengenal pecahan & desimal"
      3. Angka latin itu 0,1,2,3,4,5,6,7,8,9 angka latin ini temuan umat islam

      Coba bayangin gmn semua ilmu pengetahuan bisa sehebat sekarang kalo ga ada angka latin,

      Ngomong Ekonomi, kedokteran maupun teknologi??? Semuanya pake angka binner & desimal

      Nih contoh sederhana:
      1998 = MCMLXXXVIII

      Belum lagi ngitung duit jutaan, milyaran, trilyunan (ampe mampus ga akan bisa, krn angka itu ada setelah ada angka latin)

      Delete
  5. Sepertinya saudari putri harus berkenan mencari tau sendiri adakah kontribusinya tokoh muslim di semua bidang kehidupan.nah setelah anda tahu,pasti anda akan bertanya balik ke pihak anda"lalu kontribusi tokoh agama kita kira-kira apa?"..apakah anda tahu plato,socrates,descartes?atau anda pasti tahu siapa pascal ?atau albert einstein.mereka tokoh ternama,akan tetapi anda pasti belum tahu kalau mereka sangat mengagumi tokoh-tokoh muslim sebelum mereka dan di jadikan acuan pola berpikir mereka.karena apa ? Sebelum temuan mereka di publikasikan sesungguhnya jauh sebelum itu,temuan tsb sudah di pelopori oleh tokoh-tokoh muslim dan mereka mengakuinya.sebagai contoh,bapak einstein tentang hukum relativitas,jauh sebelumnya seorang tokoh muslim bernama Al-kindi telah menjelaskan dengan gamblang tentanng teori tersebut.dan masih banyak lagi ,sekiranya anda cari tahu sendiri kalau anda memang ingin tahu,terimakasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah untung saya tidak bertanya pada anda ya.. Tidak heran jika sepupu saya batal masuk islam karena kurang nya sikap persuasif dan mengayomi dari umat kalian sendiri.. Jika kalian ingin lebih banyak orang yang mendapat "hidayah", alangkah lebih baik jika kalian menjelaskan tanpa nada menghina toh? Saya belum merasa pertanyaan saya dijawab. Masih ada perbedaan pemahaman "kemanusiaan" di sini. Oke terima kasih.

      Delete
    2. Hidayah itu datangnya dari Allah, mbak. Kalau mbak Putri sampai hari ini belum juga memperoleh hidayah, itu mungkin Allah belum berkenan memberikan mbak Putri hidayah atau mbak putri sendiri yang menutup diri dari hidayah. Kalau mbak Putri berniat memperoleh hidayah, mbak putri akan melihat agama Islam untuk mencari kebenaran, bukan melihat orang Islam untuk mencari kebenaran. Perilaku orang Islam tidak selalu sesuai dengan agama yang diyakininya, sebagaimana perbuatan orang Kristen yang juga tidak selalu sesuai dengan agama yang dipeluknya. Itulah sebebnya saya selalu berkata perbuatan baik dan perbuatan buruknya manusia tidak dapat dijadikan barometer benar atau salahnya agama yang dipeluk.

      Selama mbak Putri masih menjadikan manusia sebagai korban penebus dosa, jangan menyinggung masalah "kemanusian" dengan kami. Karena menjadikan manusia sebagai korban penebus dosa itu sangat jauh dari nilai-nilai kemanusian, mbak.

      Delete
    3. Persoalan masuk atau tidak masuk Islam bukan hanya sekedar pemahaan terhadap agama Islam saja, banyak pastur, pendeta dan profesor theologi sangat memahami konsep Islam sebagai agama yg benar, namun kalau HIDAYAH tidak menghampiri mereka sekuat apapun mereka mengakui kebenaran Islam mereka tidak akan memeluk Islam, karena umat nabi Muhammad benar benar umat pilihan dan tidak ada paksaan untuk masuk Islam.

      Delete
  6. Saya rasa pertanyaan saya tidak akan bisa dijawab selama tidak ada persamaan pemahaman tentang kemanusiaan. Terima kasih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Selama mbak Putri masih menjadikan manusia sebagai korban penebus dosa, jangan menyinggung masalah "kemanusian" dengan kami. Karena menjadikan manusia sebagai korban penebus dosa itu cara biadab menghapus dosa yang sangat jauh dari nilai-nilai kemanusian, mbak.

      Delete
    2. Mba Putri Kristiani, sudah jangan di ladeni mereka itu kan mayoritas ...jadi ya akan terusss merasa paling..paling dan paling ...sedangkan kita ini umat Kristen yang baik...di ajarkan cinta kasih ...jadi orang kristen identik dengan damai ...perbedaan nya jelas kok ...lihat aja aksi demo...demo,..demooo terus ...mana ada orang kristen demo ...karena demo itu memicu ke kerusuhan ..so salam damai buat semua ...kita semua bersaudara

      Delete
    3. Siapa bilang orang Kristen tidak pernah demo? Lihat tuh di Amerika banyak demo anti Donald Trump orang-orang Kristen.

      Delete
    4. Tanya ama mantan org kristen aja ya biar nyambung

      Inilah daftar sebagian Mualaf dari kalangan Pendeta, Pastur, Biarawati, dan Missionaris Kristen.

      Berikut adalah daftarnya:

      1. Pdt. Steven Indra Wibowo (Sekarang: Ketua Mualfaf Center Indonesia)
      2. Pdt. Hanny Kristianto
      3. Pdt. Stevanus R Sumangkir ( Gereja Maranatha Slawi. Kini Ketua Mualaf Tegal)
      4. Pdt. Paulus F Tengker (GPPS Surabaya)
      5. Antonius Sugito (Perintis Pembangunan 38 gereja di Jatim)
      6. Willibrodus Romanus Lasiman (Missionaries Di Jogja)
      7. Pdt. Yudhi Mulyana (Missionaries Jawa Barat)
      8. Pdt. Jonathan Arnold
      9. Pdt. Agustinus Kainama, M.Th.
      10. Christine Olivia Wijaya (Sudah me-mualafkan dosennya)
      11. Pdt. Herbert Simpson (Australia).
      13. Pdt. Bernard Nababan, STT, Nomensen, Medan
      14. Pdt. Prof. DR. Yahya Walony
      15. Pdt Bernard Abdul Jabbar (Pdt. Bernardus)
      16. Pastor Antonius Dira Kumanireng
      17. Insan LS. Mokoginta
      18. Felix Siauw
      19. Pdt. Ruben Hasiholan Sianipar
      20. Missionaries Irena Handono
      21. Petrus Kali
      22. Pastor Bangun Samodra
      23. Pdt. Edy Prayitno
      24. Pdt. Yokhanan Johnny Mewa
      25. Pdt. Ismael Saul Yenu (Kepala pendeta Papua)
      26. Pdt. Rudi Rudolf
      27. Missionaries Dewi Purnamawati
      28. Pdt. Agustinus Ragil
      29. Calon Pdt. Yusuf Ismail
      30. Pdt. Agustinus Sri Urip
      31. Pdt. Ali Handono
      32. Pdt. Rahmat Hidayat
      33. Missionaries Maria Anastasia
      34. Missionaries Isselius Uda (Kalteng)
      35. Missionaries Ita Mega Fitri
      36. Bobby Nainggolan
      37. James Johanes
      38. Pdt. Lodewyk Maxy Deeng, Mth.
      39. Pdt. Nefi Manohara
      40. Pdt. Idris
      41. Pdt. DR. David Mandey
      42. DR. Deslyn Wongkar
      43. Pdt. Lexy Everhard Kindangen
      44. Pdt. Margarin Kosegeran, M.Th.
      45. Prof. DR. Robert M. Price (Guru besar dan peneliti Theology)
      46. Prof. DR. Thomas L. Thompson (Guru besar dan peneliti Theology)
      47. Prof. DR. Gerald F. Dirk (Guru besar dan peneliti Theology)
      48. Prof. DR. Jeffry Lang (Guru besar dan peneliti Theology)
      49. Prof. DR. Bart D. Ehrman (Guru besar dan peneliti Theology)
      50. Prof. Dr. Donald Guthrie (buku beliau: Theology Perjanjian Baru jilid 2 dipakai sebagai buku pegangan perkuliahan di sekolah-sekolah tinggi Theology di Indonesia dan manca negara)
      51. Pendeta DR. Keith Williams
      52. Prof. DR. Ken Dawden
      53. Romo Christian (lulusan saint Peter Vatican)

      Dan masih sangat banyak lagi nama-nama Pastur atau Pendeta yang lain yang belum sempat masuk ke dalam list kami

      Delete
    5. Ngomong kemanusian.
      Anda hidup di indonesia yg mayoritas muslim dengan aman, tenang, tentram karena persamaan hak itu jg kemanusiaan

      Coba bandingin islam minoritas di negara2 mayoritas kristen????

      Delete
  7. jangan berdebat soal agama, apa yang kamu anut pasti kamu bela mati2an, kitabmu adalah yang paling benar.. apakah kamu sendiri penah menemuiNya?
    well, selama kamu yakin apa yang kamu anut adalah benar, its okay, namun pantaskah kalian saling tidak menghargai satu sama lain, apakah itu yang agama kalian ajarkan? saya rasa tidak.

    tak apa jika orang islam menyebut kristen kafir, karena memang itu mungkin yang tertulis di kitab mereka, seperti apa yang ditulis di blog ini, saya tidak masalah, dan saya menambah pengetahuan. namun apakah dengan menyebut mereka kafirdan terus memperdebatkannya, para kriten tsb akan berpaling pada agamamu (karena islam benar) atau (krn agar tidak disebut kafir)? tidak bukan. bukankah indah dan berpahala jika memang islam bisa mengubah para kafir tsb menjadi taat dengan Alloh? tunjukanlah cahaya islammu...

    jika kristen disebut kafir, apakah itu masalah bagi kamu para kristiani? bukankah kristen diajarkan mengasihi siapapun, karena Yesus juga mengasihi siapapun tanpa terkecuali.. Tuhan yang paling Maha segala-galanya, kamu tidak perlu membela karena Ia bisa membela dirinya sendiri. cukup taat, perbaiki pribadi, dan tunjukanlah cahaya kasihmu..

    well, saya percaya Tuhan didunia ini hanya satu, dan agama adalah sarana menuju Tuhan, Bagimu Agamamu dan Bagiku Agamaku. ibarat kalian menuju surga, ingin naik transportasi apa, senyaman dan se-aman kalian. perdebatan soal agama memang tidak akan pernah berakhir, balik lagi, karena masing2 mempunyai apa yang mereka yakini.. mau bilang kitab ini salah kitab ini benar juga tidak bisa, siapa yang tahu, masing2 kitab saya yakin punya bukti dan filosofi sendiri.

    tunjukkanlah perdamaian jika kamu memang merasa apa yang kamu anut adalah benar... permusuhan dengan alasan agama itu memang sering terjadi di dunia dan indonesia misalnya, menurut saya, sangat tidak baik dan tidak dewasa menyalahkan agama apapun. karena itu adalah kesalahan individu itu sendiri. toh masih banyak islam yang sangat baik, begitupula kristen yang sangat baik. itu bukan tergantung agama, tapi individu..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tujuan utama dari blog ini adalah untuk menjawab segala tuduhan saudara-saudara anda terhadap Islam, bukan untuk membuat orang Kristen berpaling dari agamanya.

      Delete
    2. Menjawab tuduhan atau menghujat.. ? Admin kok gitu,tidak tahu atau pemikiran dangkal? Apa bedanya qm sama org kafir? Foto itu di edit, dan qm menyembunyikan kebenaran atas foto editan?

      Delete
    3. Foto itu terinspirasi dari cara Yesus menyebut orang-orang non Israel dengan sebutan anjing.

      Delete
    4. Kamu menghujat Yesus, sedangkan Yesus (isa) adalah nabi mu sendiri, pantaskah seorang muslim menghujat nabi nya sendiri? Apakah kamu seorang islam atau muslim?

      Delete
    5. Kapan saya menghujat Yesus Abu Rakat?!

      Delete
    6. Secara tidak langsung kamu menghujat dan menyangkal.

      Delete
    7. Asal tuduh saja kamu ini, giliran di minta menunjukkan bukti saya menghujat Yesus kamu tak mampu menunjukkannya.

      Delete
    8. Anda jangn berpura-pura tidak tahu, anda tahu tidak arti menghujat, semua isi Web anda ini mencela yesus, judul menyatakan pernyataan terbalik atau menyatakan dengan makna yg terbalik, secara tidak langsung anda menghujat Yesus dan pengikut yesus. Bodoh kah anda? Semua kutipan dengan pemahaman yg dangkal.

      Delete
    9. Asal anda tahu, tidak ada satu pun yg sempurna di dunia ini. Coba sebutkan kalau ada? Jadi jangan coba membenarkan apa yg salah.

      Delete
    10. Agama itu ditunkan untuk membenarkan yg salah, kalau untuk membiarkan yg salah gak perlu diturunkan nabi, dan anda silahkan tinggal di planet lain..wkwkwk

      Delete
    11. Anda salah @abu rakyat, ada 2 hal yg sempurna di dunia ini: Al Quran Al Karim & Islam.

      “… Pada hari ini telah Aku sempurnakan untukmu agamamu, dan telah Aku cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Aku ridhai Islam sebagai agama bagimu …” [Al-Maa-idah: 3]

      Delete
  8. Islam mau menang sendiri dan sok benar..padahal kami yang agama non muslim tidak pernah menghina agama anda

    ReplyDelete
    Replies
    1. Anda saja yang tidak tahu kalau saudara-saudara Kristen anda banyak yang menghina agama Islam. Blog saya ini justru bertujuan menjawab segala tuduhan dan hinaan saudara-saudara Kristen anda terhadap agama Islam.

      Delete
  9. Bagi umat Nasrani disebut Kafirpun merima saja, Karena Yesuspun diolok-olok dan disalibkan. Bagi Nasranipun selalu mendoakan kepada mereka yang selalu berkata kafir supaya dia diberkati oleh dari Tuhan dan agar dia sadar apa yang dilakukannya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jika benar orang Kristen menerima saja dikatakan kafir, tentu postingan seperti tidak akan pernah ada.

      Delete
    2. Kebanyakan umat islam membaca Al quran TIDAK mengetahui Apa yg di maksud ...
      Kawan jadi lah seperti Dr. Uztad Zakir Uztad terbaik di dunia , dalam Perdebatan Islam dan kristen dia tidak menjelaskan bahwa kristen itu kafir !! , melain kan dia mempercayai Yesus sebagai Juruslamat dan Allah adalah Tuhan menurut Al quran ...

      Saya salut dengan Dr. Uztad Zakir

      Delete
    3. Zakir Naik mungkin tidak atau belum pernah mengatakan bahwa Kristen itu kafir, tetapi Allah SWT telah menyatakan Kristen adalah kafir, ini dia ayat-ayatnya;

      Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya Allah itu ialah Al Masih putera Maryam." Katakanlah: "Maka siapakah (gerangan) yang dapat menghalang-halangi kehendak Allah, jika Dia hendak membinasakan Al Masih putera Maryam itu beserta ibunya dan seluruh orang-orang yang berada di bumi kesemuanya?." Kepunyaan Allahlah kerajaan langit dan bumi dan apa yang ada diantara keduanya; Dia menciptakan apa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. (Al Maa'idah: 17)

      Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya Allah ialah Al Masih putera Maryam", padahal Al Masih (sendiri) berkata: "Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu." Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun. (Al Maa'idah: 72)

      Delete
    4. Blog sdh bagus cuma dasar diskusi (argumen) belum kuat

      Delete
    5. Blog sdh bagus cuma dasar diskusi (argumen) belum kuat

      Delete
    6. wah, sepertinya Anda perlu belajar agama lagi Bileam bin Beor. Bisa2nya mengatakan Allah SWT sendiri menyatakan Kristen itu kafir. pengetahuan agama belum benar tapi Anda sudah sok pintar. itu karena Anda cuma mempelajari agama Anda saja dan itu setengah2.

      Delete
    7. Bagaimana dengan ayat-ayat ini, Edo?

      Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya Allah itu ialah Al Masih putera Maryam." Katakanlah: "Maka siapakah (gerangan) yang dapat menghalang-halangi kehendak Allah, jika Dia hendak membinasakan Al Masih putera Maryam itu beserta ibunya dan seluruh orang-orang yang berada di bumi kesemuanya?." Kepunyaan Allah lah kerajaan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya; Dia menciptakan apa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. (Al Maa'idah: 17)

      Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya Allah ialah Al Masih putera Maryam", padahal Al Masih (sendiri) berkata: "Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu." Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolong pun. (Al Maa'idah: 72)

      Delete
    8. Itu menurut ayat anda. Ne menurut ayat Alkitab yg saya pelajari..
      Tetapi aku berkata kepadamu: setiap orang yg marah ha4us di hukum,siapa yg berkata kepada saudaranya: kafir! Harus di hadapkan ke mahkamah agung dan siapa yg berkata: jahil! Harus di serahkan kedalam neraka yg menyala-nyala

      Delete
    9. Pertama, yang mengkafirkan orang-orang Kristen adalah Allah SWT sendiri, sebagaimana ayat-ayat yang sudah saya kutip di atas. Saya tidak akan mengatakan orang-orang Kristen kafir kalau Allah SWT tidak pernah menyatakannya. Kekafiran orang Kristen telah dinyatakan dalam oleh Allah SWT dalam Al-Qur'an. Mohon bagi orang-orang Kristen untuk menghormati keyakinan kami umat Islam.

      Kedua, Larangan Yesus mengatakan kafir itu kepada saudara seiman. orang Islam dan orang Kristen tidak seiman, maka bukan saudara dan oleh karena itu orang Islam tidak dapat disalahkan karena mengatakan orang Kristen kafir. Bukan hanya Yesus yang melarang menyebut saudaranya seiman dengan sebutan kafir, Nabi Muhammad SAW juga telah melarangnya; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Apabila seseorang berkata kepada saudaranya; "Wahai kafir" maka bisa jadi akan kembali kepada salah satu dari keduanya." (Shahih Bukhari: 5638)

      Delete
  10. Dalam Al quran tidak menjelaskan bahwa kalau masuk Islam masuk surga , atau masuk kristen masuk surga , Yesus tidak menyebarkan Agama melainkan kebenaran , begitu pula Nabi Muhammad menyebarkan kebenaran . jadi, Allah Mengatakan bahwa "siapa saja yg percaya kepadaku Akan di Selamatkan" Allah tidak mengatakan bahwa Masuk Islam di selamatkan atau Masuk Kristen dapat di selamatkan
    Allah tidak mengatakan bahwa kita harus memerangi Kafir . melainkan memberi mereka pertobatan , Bukan soal Agama melainkan Kepercayaan , jika kita Tidak mempunyai Agama tapi kita Percaya kepada Allah maka kita akan di selamat kan .. SKALI LAGI SAYA TANYA APAKAH KRISTEN DIAJARKAN UTK MENGHINA?! DAN YG ISLAM DI AJARKAN UTK MENGHINA?!

    SATU LGI KALIAN MENGHINA SATU SAMA LAIN BERARTI KALIAN TIDAK MEMPERCAYAI ALLAH

    ReplyDelete
    Replies
    1. Allah SWT telah menyatakan bahwa tidak diterima agama selain agama Islam dan orang yang beragama selain Islam akan merugi di akhirat. Itu bukti kalau ingin masuk surga harus masuk Islam?!

      Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu)daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi. (Ali 'Imran: 85)

      Di tambah dengan sabda Rasulullah SAW dalam hadits shahih;

      "Demi Dzat yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, tidaklah seseorang dari umat ini baik Yahudi dan Nashrani mendengar tentangku, kemudian dia meninggal dan tidak beriman dengan agama yang aku diutus dengannya, kecuali dia pasti termasuk penghuni neraka." (Shahih Muslim: 218)

      Delete
    2. Semua agama pasti menyerukan kebaikan kepada umatnya, pasti. Yg membedakan adalah konsep penyembahan manusia kepada pencipta Nya.

      Delete
  11. Anda mungkin orang yg taat beragama, sehingga mengatakan orang kristen kafir, sy orang kristen tetapi menyembsh Tuhan yg benar. Tuhan yesus memberkatimu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya rasa mbak Lely tidak membaca keseluruhan postingan di atas. Mungkin hanya membaca judul kemudian berkomentar di sini. Seandainya mau membaca keseluruhan postingan saya, mbak Lely pasti mengerti apa alasan seseorang itu di sebut kafir.

      Delete
  12. Kristen bukan Agama kasih melainkan Agama biadab
    Banyak saudara muslim kami di negara lain di bantai dengan sadis dan tak brprikemanusiaan.
    Untung Agama islam bukan seperti Agama kristen yang biadab
    Kalo sama biadab nya pasti Kristen indonesia akan habis
    Tpi Allah tidak mengajarkn kebiadaban dan saya yakin isa pun tidak mengajarkn namun Umatnya yang sesat....!!!
    Apakah anda masih ngomong Agama kasih



    ReplyDelete
    Replies
    1. yg biadab itu bukan agama nya bos tapi org2 nya,
      agama islam sendiri pun sama jika melakukan kedzoliman dan kerusakan di muka bumi mrk pantas di sebut kafir.
      karena agama islam itu damai dan semua agama itu benar dan mengajarkan kebaikan.

      Delete
  13. dari agama yg diturunkan dari 2 saudara ini, mengapa salalu mencari pembenarannya masing2, jika kalian percaya dan yakin apa yang kalian yakini...yakini saja, tak perlu mencari kekurangan masing2, kita bersaudara satu tujuan beda kendaraan, kalian sedang membedakan kendaraan masing2, satu pake AC yang lain tidak, satunya bilang ada toiletnya yg satunya tidak...hanya beda di kendaraan..tujuannya sama..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bukannya mencari pembenaran, melainkan menjawab tuduhan. Kalau tidak ada yg menuduh kami jg tdk perlu membela diri kok.

      Delete
  14. Ok first , thankyou for your blog , but i think you shouldn't write this , christ or moeslem are same , we have religion , we fight? Just becauss of this ? Totally wrong ,God Taught us to pray , have a good manner / individuality , but once again some blog include this are very provoke and it will be better if you use thd best diction thankyou GodBless

    ReplyDelete
    Replies
    1. Komentar seperti sudah sering saya jawab. Blog ini saya maksudkan untuk menjawab segala fitnah dan tuduhan orang-orang Kristen terhadap Islam, tidak ada maksud untuk memprovokasi pembaca. Kalau saudara-saudara anda bebas membuat fitnah dan tuduhan terhadap Islam, mengapa kami tidak boleh membuat jawaban?

      Delete
    2. Semoga saudaraku bileam selalu dalam perlindungan Allah SWT, mudah2an tetap istiqomah, dan tetap santun dalam memberikan jawaban.

      Delete
  15. Gmpang nya gini aja dahh..
    Baca msing2 kitab suci qt Qur'an.., Wedha.., Injil.., and so on. Klo mang itu Firman Tuhan.., artinya gx bs/boleh salah. Krna Tuhan maha benar.
    Jika di Kitab suci ada kesalahan ato kontradiksi.., artinya itu bukan Firman Tuhan.. Jika tetep ngotot bhwa kitab ente firman Tuhan sdgkan Ente tau da kontradiksi.., artine Tuhan ente yg gx bner...

    Silahkan dBaca and cari2 kslahan kitab masing2.., jgn cri2 kbnaran... Krna smua psti ngaku and ngotot kitab nya paling benar...
    1 lagi.., jika sudah ktmu ato dTunjukkan dgn bukti2 kslahan/kontradiksi dKitab ente smua.., and tdk bs mnynggah nya.., mau kah ente mngkui and mnyadarinya..?

    Dr Zakir Naik mberikan Bukti.., gx AsBun..
    Skali lgi.., lihat.., baca ad pelajari Kitab Suci NYA.. bukan orang2 pemeluk Agama itu yg jdi Patokan anda utk mnilai suatu agama itu bner ato gx nya..

    ReplyDelete
  16. Semoga saudaraku bileam selalu dalam perlindungan Allah SWT, mudah2an tetap istiqomah, dan tetap santun dalam memberikan jawaban. aamiin yaa Robbal,aalamiin

    ReplyDelete
  17. Falky Mahya Purba
    アントン パランテ anda memakai ayat yg salah dalam galatia dan Roma... saya coba baca... malah disebutkan sunat adalah tanda kebenaran berdasarkan iman...(roma)
    didalam galatia 5 Rasul paulus mengajarkan bukan untuk kita tidak bersunat tapi apa landasan seseorang bersunat... apakah karena dia beriman pada Yesus atau terlihat benar dimata hukum... (menuruti hukum tidak berlandaskan Kasih alias takut bisadikatakan juga terpaksa) karena judul diatas galatia 5 adalah kemerdekaan Kristen..

    tentang makan haram.. didalam Alkitab juga disebutkan makan haram dan halal...
    babi jelas.. anjing dll.. ikan yg bersirip dan bersisik adalah ikan yang bisa dimakan alias Halal... (ikan Lele?? bersirip tp tak bersisik) di dalam taurat juga dijelaskan seperti demikian... apakah umat Kristen dan Islam juga menjalankan...???
    kembali lagi bukan karena agamanya tp dari pribadi masing-masing menjalankan apa yng mereka inginkan aja.. bukan seluruh yang tertulis...

    hari ibadah juga beda... jumat sabtu dan minggu.. yg bener yang mana... ??
    didalam keluaran 20 : 8, 10 disebutkan Hari ketujuh (sabat) hari ibadah.... berhenti dari semua segala pekerjaan.... didalm Al-Quran... Tafsir Surah Al Baqarah 65

    Dan sesungguhnya telah kamu ketahui orang-orang yang melanggar diantaramu pada hari Sabtu, lalu Kami berfirman kepada mereka: `Jadilah kamu kera yang hina`.
    (QS. 2:65) Orang Yahudi di zaman Rasul saw. telah mengetahui kisah nenek moyang mereka yang melanggar ketentuan yang terdapat di dalam Taurat, yaitu agar mereka meninggalkan pekerjaan duniawi untuk melaksanakan amal ibadat pada hari Sabtu
    jadi yang mengingkari kebenaran siapa??? (bukan untuk menyalahkan tp coba selidiki lagi kitab kita masing-masing) bila menemui perbedaan itu bukan sebagai alat untuk menghakimi tp sebagai cerminan diri...
    apakah ada disbutkan hari jumat yang di minta menjadi hari ibadah yng kudu berhenti dari segala pekerjaan dan menjalankan amal ibadat.... atau kah padahari jumat temen2 Muslim sudah berhenti dari segala pekerjaan pada hari Jumat... bukan pukul 11-13 saja.. tp satu hari.. 24 jam.. dari mata hari terbenam sampai matahari terbenam

    APAKAH AGAMA YANG SALAH... ATAU ORANG-ORANGNYA??? mengapa antara 2 agama yg notabene berasal dari saudara kandung Ismail dan Iskak sekarang berseteru.... dalam sejerah 2 keturunan ini mereka saling membantu... tp belakangan ini knp menjadi musuh....

    anda bilang Allah Islam dan Allah Kristen beda?? terus yang mana Allah yang menciptakan anda dan saya?? apakah pernyataan anda malah membuat dua agama ini tambah bermusuhan...

    siapa Yesus.. coba simak video ini dan selidiki sendiri

    https://www.youtube.com/watch?v=WjUXd4qW9mg

    ini adalah persamaan antara islam dan kristen....

    ReplyDelete
  18. BANYAK YANG PERCAYA SAMA PAULUS DARI PADA SAMA YESUS,BUKTINYA YESUS DISUNAT TAPI AJARAN PAULUM BANYAK YANG GAK DISUNAT,MAKAN BABI DSB.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sebutkan ayat paulus yg anda bilang tu

      Delete
    2. Kami percaya Yesus. Paulus hanya sebagai penyebar injil sama seperti muhammad kalian tu

      Delete
  19. Al-Baqarah ayat 62

    {إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَالَّذِينَ هَادُوا وَالنَّصَارَى وَالصَّابِئِينَ مَنْ آمَنَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ وَعَمِلَ صَالِحًا فَلَهُمْ أَجْرُهُمْ عِنْدَ رَبِّهِمْ وَلا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلا هُمْ يَحْزَنُونَ (62)

    Sesungguhnya orang-orang yang mukmin, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani, dan orang-orang Sabi-in, siapa saja di antara mereka yang benar-benar beriman kepada Allah, hari kemudian, dan beramal saleh, mereka akan menerima pahala dari Tuhan mereka, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sesungguhnya orang-orang mukmin, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani dan orang-orang Shabiin, siapa saja di antara mereka yang benar-benar beriman kepada Allah, hari kemudian dan beramal saleh, mereka akan menerima pahala dari Tuhan mereka, tidak ada kekhawatiran kepada mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati. (Al Baqarah: 62)

      Ayat tersebut diturunkan berkenaan dengan teman-teman Salman Al-Farisi. Ketika ia sedang berbincang-bincang dengan Nabi SAW, lalu ia menyebutkan perihal teman-teman yang seagamanya di masa lalu, ia menceritakan kepada Nabi berita tentang mereka. Untuk itu ia mengatakan, "Mereka salat, puasa, dan beriman kepadamu serta bersaksi bahwa kelak engkau akan diutus sebagai seorang nabi." Setelah Salman selesai bicaranya yang mengandung pujian kepada mereka, maka Nabi Saw. bersabda kepadanya, "Hai Salman, mereka termasuk ahli neraka." Maka hal ini terasa amat berat bagi Salman.

      Iman orang-orang Yahudi itu ialah barang siapa yang berpegang kepada kitab Taurat dan sunnah Nabi Musa AS, maka imannya diterima hingga Nabi Isa AS datang. Apabila Nabi Isa telah datang, sedangkan orang yang tadinya berpegang kepada kitab Taurat dan sunnah Nabi Musa AS tidak meninggalkannya dan tidak mau mengikut kepada syariat Nabi Isa, maka ia termasuk orang yang binasa.

      Iman orang-orang Nasrani ialah barang siapa yang berpegang kepada kitab Injil dari kalangan mereka dan syariat-syariat Nabi Isa AS, maka dia termasuk orang yang mukmin lagi diterima imannya hingga Nabi Muhammad SAW datang. Barang siapa dari kalangan mereka yang tidak mau mengikut kepada Nabi Muhammad Saw dan tidak mau meninggalkan sunnah Nabi Isa AS serta ajaran Injilnya sesudah Nabi Muhammad SAW datang, maka dia termasuk orang yang binasa.

      Singkat kata, siapa saja yang hidup sesudah di utusnya Nabi Muhammad SAW dan telah sampai dakwah Islam kepadanya, baik dia Yahudi atau Nasrani, maka wajib baginya mengikuti syariat agama yang di bawa oleh Nabi Muhammad SAW, karena Allah SWT sudah tidak lagi menerima agama selain Islam, sebagaimana firman-Nya; Barang siapa mencari agama selain Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) darinya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi. (Ali Imran: 85).

      Delete
    2. Jazakallah khoiran ya akhina ..lanjutkan Mas

      Delete
  20. Maha Suci Allah , sunnguh siapapun yg mensekutukanNYA dgn makhluk , patung , dan berhala berhala , menyembah kpd Nabi / menjadikan nabi itu Tuhan , dan di mati dalam kaadaan belum bertobat dan blm mengakui bahwa Tiada Tuhan selain Allah dan Nabi Muhammad utusan Allah maka iya akan kekal di neraka .

    Yang di maksd dgn pengikut Nabi Isa masuk surga ialah yg mengakui nabi isa ialah nabi utusan Allah yg menyeru bahwa Sembah lah Allah SWT saja dan para pengikutnya nabi isa pada masa itu ada yg patuh dan ada yg menyimpang , yang patuh maka ia mengikuti perkataan Nabi isa bahwa akan datang nabi terakhir bernama Ahmad/ Muhammad ( nama ini ada dalam injil dan taurat tapi para ahli kitab menghapus / menyembunyikanya) maka ia jika mati dalam keadaan nabi Muhammad belum di utus(datang) maka ia akan masuk surga , akan tetapi ketika para pengikut nabi isa masih hidup ketika Nabi Muhammad sudah lahir dan di utus kemuka bumi (hingga sekarang ini ) jika dia tdk mengakui Nabi Muhammad Nabi terakhir nabi yang mensempurnakam ajaran sebelumnya maka ia akan kekal di neraka , sebab orang hidup sesudah nabi isa wajib mengikuti perkataan Nabi Isa bahwa akan ada Nabi terakhir yg akan datang membawa kebenaran dalam bentuk ajaran (syariat) (As sunnah) dan tata cara ibadah yg sesuai Allah SWT perintahkan seperti ( Bersyahadat, sholat, puasa , dan lain lain) yaitu ialah Nabi Muhammad . (Cari kitab asli injil / taurat , semua ada dan ini dikisahkan didalam kitab suci Al quran ) sayangnya kmngkin semua sdh di ubah, di hapus, di sembunyikan para paulus2 yg telah lalu . (Hanya Allah yg tahu)

    ReplyDelete
  21. Intinya , dalam
    Injil dan taurat di ceritakan bahwa akan datang Nabi terakhir bernama Ahmad/Muhammd , cmn para ahli kitab pemdahulu mensenbunyikan/ menghapus/mengubah kebenaran tersebut , kisah ini terdapat dalam Al quran ..

    Maka barang siapa yg masih hidup setelah nabi musa dan isa harus wajib mengikuti petunjuk Nabi terakhir dan menerima islam sebagai agamanya , maka jika tidak dia akan kekal di neraka , mau bukti ? Coba pelajari Al quran dan hadis/tafsir ayatnya , tanya kpd Ahli sejarah , tanya kpd profesor , ilmuan ilmuan , terkenal dunia yg sdh mendapatkan hidayah , dan tanya kpd pastur pastur yg sdh memeluk islam , jgn keraskam hati mu , jgn mendebat , coba saja belajar dan mencari kebenaran ini , semoga kalian mendapatkan hidayah Aamiin

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayat Alkitab apa ada menyebutkan yg anda bilng itu

      Delete
    2. Mari lihat dalam Yohanes 15:26

      "Aku akan mengutus kepadamu Penolong yang berasal dari Bapa. Dialah Roh yang akan menyatakan kebenaran tentang Allah. Apabila Ia datang, Ia akan memberi kesaksian tentang Aku"

      Dengan kata lain, Nabi Muhammad bersaksi tentang Yesus (Nabi Isa) persis seperti yang ada di dalam Al-Qur'an. Dan Allah menetapkan bahwa kita tidak bisa menjadi seorang muslim kecuali mengimani para rasul termasuk Yesus (Nabi Isa), karena dia adalah seorang Rasul Tuhan dan seorang messiah bagi Bani Israel, berbeda dengan pemahaman orang Kristen yang menganggapnya sebagai Tuhan atau anak Tuhan.

      Dan di dalam Yohanes 14:26 tertulis:

      "tetapi Penolong, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam namaku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah kukatakan kepadamu."

      Dan dalam Yohanes 16:7-14 tertulis:

      "Namun benar yang Kukatakan ini kepadamu: Adalah lebih berguna bagi kamu, jika aku pergi. Sebab jikalau aku tidak pergi, Penolong itu tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau aku pergi, aku akan mengutus Dia kepadamu. Kalau Ia datang, Ia akan menyatakan kepada dunia arti sebenarnya dari dosa, dari apa yang benar, dan dari hukuman Allah."

      Beberapa umat Kristen mengatakan bahwa sang penolong adalah Roh Kudus. Tapi ini tidak benar karena Yesus berkata "Jikalau aku tidak pergi, penolong itu tidak akan datang" sedangkan Roh Kudus mendampingi Yesus dan murid-muridnya. Jadi Penolong itu bukanlah Roh Kudus.

      Sedangkan umat Muslim meyakini bahwa Roh Kudus adalah Malaikat Gabriel (Malaikat Jibril). Ruhul Qudus adalah Roh Kudus. Ruh = Roh, Qudus=Kudus. Malaikat Jibril adalah malaikat penyampai wahyu. Jadi wahyu yang baru/Roh Kudus tidak akan datang, kecuali kalau Yesus telah tiada. Jadi Yesus harus pergi agar penolong Muhammad S.A.W. datang.

      Dan dikatakan "Kalau ia datang, ia akan menyatakan kepada dunia arti sebenarnya dari dosa, dari apa yang benar, dan dari hukuman Allah. Akan dosa, karena mereka tidak percaya kepada-Ku" yang berarti mereka tidak percaya kepada Yesus sebagai messiah sebagaimana diramalkan dalam gospel. “Akan kebenaran, karena Aku pergi kepada Bapa dan kamu tidak akan melihat aku lagi.” Dengan kata lain, jika tidak ada rasul yang diutus, maka manusia akan kehilangan arah. “Tetapi apabila ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab ia tidak akan berkata-kata dari dirinya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengarnya itulah yang akan dikatakannya." Apakah kalian ingat yang tertulis dalam Ulangan 18:18, bahwa "Ia tidak akan berkata-kata dari dirinya sendiri, dia tidak berbicara oleh kemauannya sendiri, dia berbicara dari apa yang diwahyukan kepadanya.” Yesus terus mengulang-ulang kata itu. "Dan dia akan menunjukkanmu hal-hal yang akan datang" yang berarti nubuat-nubuat Nabi Muhammad tentang masa depan. “Ia akan memuliakan Aku” yang berarti dia akan berbicara jujur tentang siapa Yesus yang sebenarnya “Sebab Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterimanya dari padaku.”

      Rudolf Bultmann dalam bukunya "Gospel of John: A Commentary" menulis:

      "Paraclete (penolong) adalah figur yang sama dengan Yesus. Dan hal ini sendiri mengkonfirmasi kesimpulan bahwa bukti-buktinya cocok untuk keduanya (baik untuk Yesus maupun “penolong”), jadi dia pasti seperti Yesus. Dan sangat jelas dari Yohanes 14:16, bahwa akan ada 2 paraclete, yaitu Yesus dan orang setelahnya.”

      Jadi gambaran Sang Penolong begitu cocok dengan Nabi Muhammad S.A.W.

      Delete
  22. Yang di maksd dgn pengikut Nabi Isa masuk surga ialah yg mengakui nabi isa ialah nabi utusan Allah yg menyeru bahwa Sembah lah Allah SWT saja dan para pengikutnya nabi isa pada masa itu ada yg patuh dan ada yg menyimpang , yang patuh maka ia mengikuti perkataan Nabi isa bahwa akan datang nabi terakhir bernama Ahmad/ Muhammad ( nama ini ada dalam injil dan taurat tapi para ahli kitab menghapus / menyembunyikanya) maka ia jika mati dalam keadaan nabi Muhammad belum di utus(datang) maka ia akan masuk surga , akan tetapi ketika para pengikut nabi isa masih hidup ketika Nabi Muhammad sudah lahir dan di utus kemuka bumi (hingga sekarang ini ) jika dia tdk mengakui Nabi Muhammad Nabi terakhir nabi yang mensempurnakam ajaran sebelumnya maka ia akan kekal di neraka , sebab orang hidup sesudah nabi isa wajib mengikuti perkataan Nabi Isa bahwa akan ada Nabi terakhir yg akan datang membawa kebenaran dalam bentuk ajaran (syariat) (As sunnah) dan tata cara ibadah yg sesuai Allah SWT perintahkan seperti ( Bersyahadat, sholat, puasa , dan lain lain) yaitu ialah Nabi Muhammad . (Cari kitab asli injil / taurat , semua ada dan ini dikisahkan didalam kitab suci Al quran ) sayangnya kmngkin semua sdh di ubah, di hapus, di sembunyikan para paulus2 yg telah lalu . (Hanya Allah yg tahu)

    ReplyDelete
  23. Intinya , dalam
    Injill dan tauratt di ceritakan bahwa akan datang Nabiterakhir bernama Ahmad/Muhammd , cmn para ahlikitab pemdahulu mensenbunyikan/ menghapus/mengubah kebenaran tersebut , kisah ini terdapat dalam Al quran ..

    ReplyDelete
  24. Semoga admin selalu dlm kesehatan dan kemudahan dalam berdakwah menyampaikan yg haq , Aamiin

    ReplyDelete
  25. Setuju dengan saudara Muhammad Ramadhani.
    Alkitab yang asli telah disembunyikan oleh Paulus. Bahkan isinya disobek, kenapa sampai disobek??
    Karena di salah satu halaman dalam Alkitab itu berisi keterangan yang mengatakan bahwa "akan datangnya Nabi terakhir utusan Allah SWT. Nabi yang akan menuntun kita menuju jalan Allah, jalan kebenaran. Nabi itu adalah Nabi Muhammad SAW.

    ReplyDelete
  26. Intinya kalian orang islam, hanyalah manusia biasa dan kalian tidak tahu apa2 tentang agama kami. Jika memang bagi kalian kami orang kristen adalah orang kafir, silahkan kalian ucapkan sesuka hati kalian, jika menurut kalian orang kristen orang2 munafik, silahkan kau bilang sesuka mu, dan kalaupun kau anggap agama kalian paling benar, itu masalah kalian. Jangan pernah kalian ikut campur dengan agama kami, karena kalian manusia yang tak tau apa2.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Blog ini hanya menjawab tuduhan terhadap Islam dan upaya penyesatan kepada umat Islam, yang dilakukan oleh saudara-saudara anda seiman di dalam website2 mereka.

      Delete
  27. Saya mememuluk agama Kristen. Saya sebenarnya masih banyak pertanyaan dalam benak tentang Alkitab.
    Tp saya tetap percaya kepada Allah yg menciptakan alam semesta.
    Dan saya percaya kepada Allah Tri Tunggal. Walau belum saya pahami betul, krn memang Allah yang ku sembah tidak akan terselami.
    Mungkin bagi saudara" muslim yg mengatakan kami kafir, apakah saudara" merupakan ahli" tafsir dan ahli" teolog sehingga dengan blak" an mengatakan kafir? Seolah" anda ahli" tafsir utusan Muhammad.
    Banyak yg saya tdk pahami tentang agama yg ku anut, tapi apakah umat muslim ingin mengatakan Kristen harus mengikut Muhammad? Dari sejarah penciptaan saja sdh bertolak belakang apa yg dilakukan Muhammad (kawin 12 kali). Allah menciptakan manusia berpasang" an. Satu tulang rusuk. Muslim mengakui sejarah penciptaan itu. Kalau saya ikuti Muhammad menikahi 12 orang, dan sekaligus saya pakai ke 12 nya. Bisa cepat kena sipilis saya. Gonta ganti pasangan.
    Jd saran saya, imani lah imanmu tanpa harus mengusik penganut agama lain. Setiap agama mempunyai celah untuk dibilang salah/kafir.
    Berimanlah kepada Allah, bukan kepada Agama yg diwariskan nenek moyangmu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kami mengatakan orang Kristen adalah kafir berdasarkan DALIL dalam Al-Qur'an. Coba mas Bobby Nababan baca postingan saya di atas lebih teliti.

      Delete
  28. injil diperuntukkan untuk orang Kristen.hukum-hukum yang berkaitan dengan kebenaran dan kasih sudah jelas itu di ajarkan oleh Tuhan Yesus.adapun dilaksanakan atau tidak tentu dikembalikan kepada oknumnya masing2.maka jangan ada yang mengatakan kalau orang kristen itu kafir,karena bagi saya tidak semua orang kristen itu kapir pasti ada yang mau melaksanakan perintah Tuhan dan ada pula yang terang2an menabrak firman Tuhan.Yang menabrak itulah yang disebut kafir.dan yang melaksanakan perintah Tuhan maka haruslah disebut pengikut kristen sejati.Demikian juga dengan Al'Quran yang pengikutnya disebut umat Islam.Quran mengajarkan kebaikan untuk umatnya.Wajib berkata kafir itu di depan umatnya,tentu bagi umatnya yang meninggalkan ajaran quran.Sedang untuk berkata kafir di depan umat Kristen,tentu akan ditertawakan.Karena injil tidak pernah ada kata2 yang memojokan atau mendeskripsikan pemeluk agama lain.Injil hanya mengajarkan bagai mana harus berbuat kasih baik dengan diri sendiri maupun dengan sesama manusia.Lepas dari suku,ras,kepercayaan,dan perbedaan2 lainnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Al-Qur'an menyebut orang Kristen kaafir, Arya Darma. Sikap kamu yang tidak setuju Al-Qur'an menyebut orang Kristen kaafir, justru menunjukkan kalau kamu itu PERCAYA dengan Al-Qur'an. Jadi kalau kamu tidak percaya Al-Qur'an, sebaiknya cuekin saja Al-Qur'an yang menyebut Kristen kaafir, jangan malah seperti orang kebakaran jenggot begitu.

      Delete
    2. ARYA DARMA : Mau menambahkan sedikit mas,saya baca komen kamu diatas mengatakan tidak semua umat Kristen itu kafir ??? Maaf mas sebelumnya apakah mas tau arti dari kafir ??? Kafir adalah menyembunyikan kebenaran/ ingkar... Alquran mengatakan diluar Islam disebut kafir kenapa ???? Karena orang Kristen tidak mengakui Allah sebagai Tuhan...
      Berarti mengingkari kebenaran Allah,Jadi kafir itu "ingkar"....
      Pahami dulu arti dari kafir tersebut ya mas..agar sama2 memahami😊

      Delete
  29. anda salah kalau berkata saya tidak percaya al'quran.saya percaya dengan al'quran, karena apa yang tertulis itu adalah semua mengandung kebenaran.malah justru saya ragu kamu ini umat nabi Muhamad atau bukan.umat nabi Muhammad tentu hadir kedunia untuk memberi pencerahan kepada umatnya agar dapat safaat dari Allah swt,Saya percaya pada Al'quran tetapi tidak mengimani al'quran.karena bagi saya Injil sudah membeli hatiku dan imanku.dan didalam injil tidak ada kebohongan sedikitpun.dan untuk agar dapat mengerti,maka injil harus diterjemahkan dengan hati bukan dengan perasaan yg dangkal.Dan kalau kamu saya kebakaran jenggot itu salah,justru inilah yang membedakan antara umat Yesus dengan umat yang belum mengenal Yesus.Bahasa dan kalimat umat Yeseus selalu dicernak terlebih dahulu,apakah menyinggung perasaan orang lain atau tidak.Karena saya selalu berpegang pada buah Roh,bukan buah keduniawian.Buah roh adalah kasih,lemah lembut.panjang sabar,tidak berdusta,tidak berkata kasar dan tidak sombong.dan contoh yang anda katakan kebakaran jenggot adalah buah keduniawian,karena di hati anda ada kemarahan yang tak tertahan.Apakah anda pantas di sebut sebagai umat nabi Muhammad??? belajarlah selalu berkaca di cermin yang terang jangan berkaca di cermin yang buram,amin

    ReplyDelete
    Replies
    1. Blog ini justru salah satu upaya untuk memberi pencerahan kepada saudara-saudara Muslim. Saya mengimani Al-Qur'an dan di dalamnya dengan sangat jelas menyebut orang Kristen kaafir. Lalu apa salahnya kalau saya menulis sesuai dengan apa yang saya imani. Kamu merasa tersinggung di sebut Al-Qur'an kaafir, itu masalah kamu ya, bukan urusan saya mengurusi masalah kamu.

      Delete
  30. Semua agama itu baik, semua agama itu mengajarkan kebaikan, buktinya tidak ada satu agama pun yang mengajarkan untuk membunuh sesamanya sekalipun itu ajaran "JIHAD". walaupun saya tidak mengerti secara mendalam mengenai "JIHAD", tapi saya yakin "JIHAD" artinya baik karena dalam ajaran kristen pun ada yg namanya "MARTIR". Mungkin saja di luar sana banyak orang" yg tidak bertanggung jawab dan ingin menjadi penguasa di suatu daerah tertentu, lalu mengajarkan "JIHAD" tapi ada latar belakang kepentingan pribadi atau golongan. Mengenai postingan nya, mungkin mengandung SARA min.. agama itu keyakinan seseorang, sama seperti memilih calon istri/suami, mana yg menurut "pribadi" masing-masing kena di hati dan membuat hidupnya lebih nyaman ya itulah yg mereka pilih. jadi jangan pernah membandingkan agama yg satu dengan yg lainnya, karena masing-masing pemeluk agama memiliki hak untuk memilih dan memluk agamanya masing-masing.. memang mimin mau jodohnya dipilihkan org lain? atau pacar/istri mimin dibanding-bandingkan dengan pacar/istri org lain? kan tidak min..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ada bagusnya kalau kamu menulis komentar seperti itu juga di situs-situs saudara seiman kamu yang berusaha melakukan penyesatan terhadap umat Islam dengan membandingkan agama Islam dan Kristen. Coba kamu search judul postingan ini, maka akan keluar situs penyesat. Di sini saya hanya menjawab usaha penyesatan yang saudara kamu lakukan, salahnya di mana?

      Delete
    2. Sesungguhnya orang-orang kafir, sama saja bagi mereka, kamu beri peringatan atau tidak kamu beri peringatan, mereka tidak juga akan beriman. (QS. 2:6)
      Allah telah mengunci-mati hati dan pendengaran mereka, dan penglihatan mereka ditutup. Dan bagi mereka siksa yang amat berat. (QS. 2:7)

      Na'udzubillahi mindzalik.
      Hanya kafir yg dg sadar mau membuka mata, hati dan telinganya yg dg seizin Allah bisa mendapat hidayahNya.

      Delete
  31. Bileam bin Beor,

    Sungguh saya sangat kagum dengan jawaban2 anda. Tingkat kecerdasan seseorang terlihat dari jawabannya yg mampu mengendalikan emosi.
    Berangkat dari tulisan anda yg menjadikan Al Maa'idah: 17 dan Al Maa'idah: 72 sebagai referensi, disitu ada kalimat yg sangat jelas tercantum pada keduanya yaitu : Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya Allah ialah Al Masih putera Maryam".
    Disini terlihat bahwa yg menjadi "gap" antara saudara2 kami Muslim dgn kami kaum Kristiani adalah konsep Trinity. Konsep Trinitas mengatakan bahwa Yesus itu juga bukanlah ALLAH. Sehingga dari sisi kami tentu saja kami menolak disebut Kafir jika terminologinya adalah 2 ayat diatas.

    Tidak ada yang salah dari pengertian keduanya karena saudara2 kami yang muslim memang tidak mengimani konsep Trinity. Jadi saya setuju dengan anda bahwa silahkan saja panggilan "kafir" tersebut dilakukan karena kami juga tidak mengimani Al Quran yg didalamnya terdapat dua ayat tersebut. Dalam konteks hubungan sosial antar umat di Indonesia ini tentu saja panggilan kafir ini tidak secara langsung ditujukan ke orang, misalnya panggil teman yg beragama kristen "Hey Kafir! apa kabar?", karena disitulah letaknya toleransi menurut saya.

    Terimkasih saudaraku Bileam bin Beor

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jika konsep Trinitas mengatakan bahwa Yesus bukanlah Allah, lalu siapa Yesus menurut konsep Trinitas? Tuhan...? Mau dikatakan Yesus adalah Allah atau Yesus adalah Tuhan, tidak ada bedanya. Yesus disembah oleh orang-orang yang meyakini Yesus adalah Allah dan Yesus juga disembah oleh orang-orang yang meyakini Yesus adalah Tuhan. Orang Kristen ada yang menyebut Tuhan Bapa, Tuhan Putera dan Tuhan Roh Kudus. Ada pula orang Kristen yang menyebut Allah Bapa, Allah Putera dan Allah Roh Kudus. Al Maa'idah: 17 dan Al Maa'idah: 72 mengkafirkan orang-orang yang mengatakan Allah ialah Al Masih putera Maryam (Yesus), sedangkan orang Kristen meyakini Allah telah menjelma menjadi Yesus.

      Delete
    2. Saudaraku Bileam bin Beor,

      Yesus menurut iman kristiani adalah Firman Allah yang menjadi manusia. Namun dalam sifat "keilahi-an" Nya Yesus dan Allah Bapa (Pencipta alam semesta) adalah sama.

      Kunci diskusi ini adalah kalimat anda yg terakhir :
      " Al Maa'idah: 17 dan Al Maa'idah: 72 mengkafirkan orang-orang yang mengatakan Allah ialah Al Masih putera Maryam (Yesus), sedangkan orang Kristen meyakini Allah telah menjelma menjadi Yesus"
      Saya melihat ada 2 unsur dalam kalimat tersebut:
      1. Allah ialah Al Masih (Yesus) Putera Maryam
      2. Allah telah menjelma menjadi Yesus
      Sekilas dua kalimat diatas memiliki makna yg sama namun jika ditelaah ada perbedaan yg jelas sekali namun masih ada benang merah persamaannya. Kalimat pertama memiliki makna "Manusia yang diangkat menjadi TUHAN/ALLAH" seperti yg selama ini dipahami/dipersepsikan oleh saudar2ku yg Muslim sehingga tidak setuju dengan konsep ini. Kami umat Kristiani pun setuju dengan pendapat saudara kami yg Muslim, manusia tidak mungkin menjadi TUHAN. Tetapi jika TUHAN punya kehendak untuk menjelma menjadi manusia, menurut iman Kristiani bukanlah sesuatu yang mustahil. Bukankah dengan menyangkal hal ini berarti sama saja dengan menyangkal Ke-MahaKuasa-an TUHAN?, sekali lagi, itu menurut iman Kristiani kami

      Konsep Trinity berangkat dari adanya pengakuan bahwa Firman TUHAN yang menjelma menjadi manusia NAMUN tetap memiliki sifat Ke-ilahian-Nya. lalu darimana kita tahu bahwa Yesus juga memiliki sifat ke-ilahian-Nya? dilihat saja apakah menurut kitab kita masing2 Yesus or Isa pernah berbuat dosa? Adakah mukjizat besar yg pernah dibuat yg hanya bisa dilakukan oleh TUHAN/ALLAH sebagai pribadi yg kita anggap MAHAKUASA?

      Itu sebabnya mungkin ada rasa kurang pas buat sebagian kami umat Kristiani dengan sebutan Kafir tersebut karena menurut kami bukan Manusia yg diangkat menjadi TUHAN, tetapi TUHAN sendiri yg lewat Firman dan JanjiNya datang menjelma menjadi manusia untuk menyelamatkan manusia

      Terimakasih Saudaraku Bileam

      Delete
    3. Pada kenyataannya Yesus memang adalah manusia yang di angkat menjadi Tuhan/Allah, buktinya tidak ada satu pun pengakuan Yesus bahwa dirinya adalah Tuhan/Allah. Orang-orang Kristenlah yang mengangkat/menjadikan Yesus sebagai Tuhan.

      Dalam Injil Kristen disebutkan "Firman adalah Allah" dan "Firman itu telah menjadi manusia", kedua-duanya bukanlah ucapan Yesus, tetapi hanyalah tulisan para penyadur atau pengarang Injil Yohanes. Ayat yang di anggap sangat begitu penting, ternyata hanya ada di Injil Yohanes. Ada yang bilang Yohanes 1:1-14, ayat-ayat tersebut berasal dari hymne Platonis yang diperkenalkan oleh Philo dari Alexandria. Penyalin Kitab Yohanes kemudian mengadopsi hymne ini dan menempatkannya sebagai pembukaan Injil Yohanes, lalu merubah kalimat: “Logos itu berasal dari Tuhan” menjadi “Firman itu adalah Tuhan.”

      Pencaplokan ajaran Platonis oleh penyalin Injil Yohanes ini, dijelaskan oleh bapa gereja Santo Agustinus dalam bukunya The Confession of St. Augustine di bawah sub judul ‘Kitab Suci dan Filsafat Penyembah Berhala’ sebagai berikut:

      “…Book of the Platonis that had been translated ou of Greek into Latin. In then I read, not indeed in these words but much the same thought, enforced by many varied arguments that: In the beginning was the word, and the word was with God and the word was God. All things were made by him, and without gim nothing was made.”

      “… Buku filsafat Platonis yang telah diterjemahkan dari bahasa Yunani ke bahasa Latin. Di dalamnya saya baca, walaupun tidak sama persis tetapi jalan pikirannya sama, didukung dengan berbagai argumen bahwa: Pada mulanya adalah firman, dan firman itu bersama Tuhan, dan firman itu adalah (dari) dari Tuhan. Segala sesuatu dijadikan oleh dia (firman) dan tanpa dia (firman) tidak ada yang dijadikan.”

      Catatan kaki Alkitab The New Testament of the New American Bible, 1970 hal. 203, memperkuat pendapat bahwa Yohanes 1:1-18 bukanlah bagian Injil Yohanes, melainkan karya lepas yang kemudian dimasukkan menjadi pembuka kitab Yohanes tersebut:

      “John 1:1-18; “The prologue is a hymn, formally poetic in style – perhap originally an independent composition and only later adapted and edited to serve as an overture to the Gospel.”

      “Yohanes 1:1-18; pembukaan ini merupakan hymne berbentuk syair – mungkin berasal dari karya bebas, yang kemudian baru dikutip dan diedit untuk berperan sebagai pembuka Injil.”

      Delete
    4. Saudaraku Bileam bin Beor,

      Kontroversi mengenai konsep dalam Yohanes 1 :1 ini sudah lama menjadi suatu pemahaman saudara2 kami dari sekte Saksi Yehova dan ini bukan hal yang baru bagi kami umat Kristiani.

      Baik, sebelum menanggapi hal ini, saya ber-asumsi bahwa anda sudah paham mengenai Filsafat2 Yunani yang melatar belakangi pendapat Philo dari Alexandria ini. Hal ini penting, karena dalam pembahasan saya selanjutnya berikut ini akan banyak mengutip beberapa gagasan dari filsafat-filsafat Yunani.

      Sebagai pembukaan ada baiknya saya menjelaskan sedikit tentang Filsafat Yunani. Secara umum, ruang berpikir Yunani sangat berciri Monisme-Pantheistik, dimana selalu memandang bahwa segala realitas ini adalah satu. Dari mulai Plato hingga Arius tidak pernah dijumpai penciptaan dari tidak ada menjadi ada "creatio ex-nihilo", karena "Kosmos" –alam semesta ini memancar- "Ndlewer" – "Overflow" dari To Hen (Yang Esa). Karena semua realitas ini mengalir dari Allah, maka terdapat persamaan
      dzat diantara keduanya (Allah dan realitas kosmos). Mahzab Stoa mengatakan bahwa Logos ialah emanasi pertama dari Allah, yang oleh Plotinus disebut sebagai Nous. Logos itu dalam istilah Philo disebut sebagai "theos deutros" –"Illah Kedua", yang disebut Demiurgos dalam istilah Plotinus, dimana merupakan "an intermediary being" – "makhluk pengantara" antara Allah dan manusia sebagaimana teori Plato yang mengemukakan bahwa Allah tidak mungkin menyapa manusia – karena Allah berada dalam "Dunia Ide"- tidak berubah, tidak terbagi, dan jauh, dan manusia berada dalam "Dunia Menjadi"–satu dunia empiris, yang berubah, dan terbagi, yakni dunia yang kita diami ini

      Banyak pihak telah salah menyangka bahwa "Logos" dalam narasi Injil Yohanes meminjam atau bahkan memindahkan begitu saja konsep Filsafat Hellenis kedalam jantung Teologi Gereja. Sekalipun prolog Injil Yohanes memakai istilah yang sama yaitu "Logos" namun patut diperhatikan bukanlah dalam kerangka berpikir "Logos" a la Neo Platonisme, melainkan berdasarkan atas Targum Yahudi yang dalam bahasa Ibrani disebut sebagai
      "Davar"- Aram: "Memra" yang berati Firman Allah. Alam berpikir Ibrani mengakar dalam jantung Monoteisme yang sangat ketat, yakni satu sikap yang meng-Esakan Allah, dan tidak ada sekutu bagi-Nya (Mrk. 12:29&32).
      Dengan demikian meyakini bahwa Allah jualah sebagai Pencipta segala yang ada, yang kekal, tiada berawal dan tiada berakhir, yang pertama dari segala sesuatu. Oleh karena itu segala sesuatu diluar diri Allah itu bersifat baru, dan selalu diawali oleh permulaan waktu, dimana dahulu pernah tidak ada–kemudian menjadi ada.

      Berangkat dari dua kenyataan latarbelakang kedua teori itu, maka sudah jelas bahwa justru gagasan Logos yang dikumandangkan oleh Alkitab telah nyata-nyata menghantam habis gagasan "an intermediary being" dalam Filsafat tersebut.

      Terimakasih dan Salam Sejahtera bagimu Saudaraku Bileam bin Beor

      Delete
  32. maaf saya punya pesan utk yg menulis artikel di blog ini, jika memang agama muslim itu sdh benar menurut Allah sprti apa yg tertulis di Aq Quran agama sdr dan mungkin sejak bumi ini di ciptakan hingga di akhir zaman hanya kaum muslim yg masuk sorga sementara kaum non muslim masuk neraka maka tdk perlu lah saudara mengatakan ribuan, jutaan bhkan miliaran kali bhwa muslim itu yg benar dan agama lainnya yg kafir dan sesat kepada seluruh manusia agar dikatahui oleh seisi di jagat raya ini, jika benar sprti perkataan saudara yg begitu yakin bhwa kaum muslim lah yg pantas berada di sorga, iya sudah gak perlu saudara sprti penjual obat murahan di kaki lima sambil berteriak ini obat berkahsiat manjur ajaib dan 100% di jamin halal, lebih baik sdr berpikir bgmn caranya sdr menjaga iman sdr, perkataan sdr dan keyakinan sdr terhadap apa yg sdr percayai, tdk perlu sdr membanding - banding bhwa sdr lebih benar tapi sambil pegang senjata supaya sdr terlihat sprti laskar dari sorga yg utus oleh Allah, seharusnya sdr malu krn tdk ada sifat Allah itu senang pada manusia yg pendengki, iri dan pencela terhadap umat lainnya, jika memang sdr lebih maha mengetahui sprti mana Allah sendiri kenapa tdk saudara saja yg menjadi pengganti Allah, wahai sdr tidaklah bijaksana jika engkau hanya melihat dari sisi mana engkau menilainya, krn kita hanyalah manusia biasa, jika benar Allah menciptakan sorga dan neraka maka biarlah itu menjadi kehendak-Nya, jika sorga diciptakan Allah hanya utk kaum muslim maka berbahagialah tdk lah perlu sdr bicara seperti org yg kehilangan akal dan pikiran, jika neraka yg di ciptakan Allah utk umat non muslim maka bukan sdr yg terbebani oleh hukuman itu, gunakan kepintaran sdr utk kebaikan umat sdr bukan memberi pemahaman agar umat sdr menjadi pembenci terhadap umat lainnya, krn apabila sdr melakukan hal tersebut maka sdr sendirilah yg menanggung akibat nya di akhir zaman, krn Allah sendirilah yg menghukum saudara akibat dari ucapan sdr sendiri.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Al-Qur'an telah jelas menyatakan bahwa agama Islam adalah satu-satunya agama yang di ridhai oleh Allah dan tidak akan diterima agama selain Islam. Al-Qur'an juga menyatakan semua orang yang beriman akan masuk surga dan orang kafir akan masuk neraka. Itu semuanya menurut Al-Qur'an. Kalau memang anda tidak beriman terhadap kebenaran Al-Qur'an, mengapa anda merasa tersinggung ketika Al-Qur'an menyatakan hanya agama Islam yang benar? Mengapa anda marah ketika Al-Qur'an menyebut orang Kristen sebagai kafir dan pasti akan masuk neraka? Kenapa tidak anda abaikan saja semua pernyataan Al-Qur'an yang anda anggap bukan firman Tuhan itu?! Ketika Injil Kristen mengatakan keselamatan hanya melalui Yesus, kami umat Islam tenang-tenang saja. Tetapi ketika Al-Qur'an mengatakan orang Kristen kafir dan akan masuk neraka, kenapa anda seperti kebakaran jenggot, seperti enggak PD dengan kebenaran agama anda sendiri.

      Delete
  33. Saudaraku Bileam bin Beor,
    sungguh artikal yg anda tulis luar biasa, dan saya sangat mengerti dgn apa yg sdr simpulkan, namun tidaklah bijak jika sdr hanya melihat di sisi sudut pandang sdr, jika sdr berpikir bhwa umat sdr yg paling benar di hadapan Allah maka tdk penting lagi sdr menilai umat lain sprti apa, krn bukan sdr yg ditunjuk oleh Allah utk menilai sprti apa kepercayaan bagi umat lain, jadi gunakanlah kepintaran sdr utk hal yg lebih baik selain sdr hanya membuang waktu utk membanding-banding agama sdr dgn agama umat lainnya, Allah memberikan sdr akal dan pikiran bukan utk menyebar rasa tdk nyaman antar umat beragama, ingatlah hal ini jika perkataan sdr tdk lebih baik dari kaum lainnya maka sdr pun tdk akan layak bagi Allah utk menempati sorga di akhir zaman, jika benar sdr berpendapat bhwa Allah sendiri yg mengatakan agama sdr yg paling benar maka seharusnya sdr bahagia akan hal itu, dan jika agama sdr lah tempat Allah berkenan maka tdk perlulah sdr sprti penjual obat yg berteriak - teriak bhwa obat sdr di jamin menyembuhkan dan 100% di jamin halal, sdr hanyalah bagian terkecil dari manusia lain yg lebih memahami tentang rasa menghargai terhadap sesama umat beragama terkecuali jika sdr bukan manusia

    ReplyDelete
    Replies
    1. Blog ini saya buat sebagai media untuk menjawab berbagai tuduhan dan fitnah saudara Kristen anda yang membanding-bandingkan agama Islam dan agama Kristen. Saya tidak akan pernah membanding-bandingkan agama Islam dan agama Kristen jika seandainya saudara anda yang Kristen juga tidak melakukannya.

      Delete
    2. iya benar saudaraku bin beor.. banyak web yg berisikan pandangan kristen terhadap alquran yg menurut sy malah bisa menjerumuskan saudata kita yg muslim, spt dibawah ini:
      https://www.isadanalquran.com/Al-Imran-355/al-quran-tidak-setuju-kristen-disebut-kafir
      maju terus sahabat bin beor....
      kita disebut "domba yg tersesat" gk ada masalah, disebut akan masuk neraka karena tidak mengikuti yesus juga no problem ..karena kita percaya hanya kpd alquran.
      Yang aneh disini saudara kita yg kristen yg marah2 disebut kafir padahal mereka tidak percaya alquran kl mereka percaya dan iman kpd injilnya yg menjamin mereka pasti masuk neraka kenapa sewot dgn sebutan kafir yg berasal dr alquran?..jdi disini yg memaksakan keyakinanya itu siapa ya?
      biar umat islam percaya agama islam yg paling benar, dan biarkan umat kristen dan umat agama lain jg percaya spt itu jgn dipaksakan..itu toleransi yg sesuangguhnya

      Delete
  34. Disinilah sikap toleransi kita diuji. Saya setuju dengan pendapat salah satu kawan yang berkomentar di atas kalau "pandanglah indonesia sebagai negara kesatuan, pandangilah negara yang terdiri dari berbagai macam suku,agama, maupun ras. Jangan meng segmentasikan pikiran kita ke isu SARA tersebut.
    Indonesia bukanlah hanya milik muslim, kalau rakyat masa kini menganggap seperti itu, alangkah sedih dan kecewanya para pahlawan non muslim yang rela ikut berkorban demi kemerdekaan kelak. Ingat, jangan memaksakan kehendak golongan. Marilah bersatu dengan 1 tujuan. Menjadikan negara indonesia negara yang adil, makmur, dan berdaulat.
    Jangan mudah terpengaruh oleh isu politik. Saya sendiri muslim, tapi saya juga tetap menggunakan akal logika dan hati saya. Ketika penjahat dan dia muslim dengan orang biasa dan dia non muslim, saya akan lebih menghormati orang non muslim tersebut. Karena saya memikirkan efek yang si penjahat lakukan. Sekali lagi. Indonesia adalah "Bhineka Tunggal Ika" jadi please, jangan pelihara sikap primordial, etnosentris, atau mementingkan golongan dan menjatuhkan golongan lain.
    #Salamdamai

    ReplyDelete

Pastikan komentar anda tidak keluar dari topik, seperti menjawab atau menyanggah isi postingan. Komentar di luar itu tidak akan pernah ditayangkan.